LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 40



' mami papi, myra pulang ' batin myra sendu. Ia nampak melihat ke arah seberang jalan depan rumah nya. Mansion ALEXANDER nampak berdiri menjulang di sana.


ken dengan sigap merogoh kunci rumah myra dari saku nya dan membuka pintu. Myra mengernyitkan dahi heran.


" kamu punya kunci rumah ku ?"


DEG


Tangan ken masih menggantung, menahan handdle pintu. Dengan gerakan patah - patah ia menoleh ke arah myra yang kini menatap nya tajam. Ken meringis canggung.


" kita masuk dulu, " ucap ken canggung. Myra menurut meskipun di hati nya tersimpan banyak pertanyaan.


..." system active "...


..." welcome prince ken, please your password "...


..." KENNEDY LOU ALEXANDER "...


..." password accept, can we help you ?"...


Myra semakin melotot. Bahkan ken bisa tahu tentang keberadaan RANIA ? Dan bahkan sepertinya ken udah pernah berinteraksi dengan RANIA sebelum nya.


" kamu tahu tentang RANIA juga ?" tanya myra saat mereka duduk di sofa ruang tamu.


Ken menghela nafas nya, seperti nya gery memang tidak memberi tahu tentang ia yang masuk ke rumah ini kemarin lusa. Pa jangan - jangan semua itu memang sudah di atur oleh gery untuk membuatnya bisa memasuki rumah komplek dan tahu tentang perasaan myra lebih dalam.


Seperti nya ia memang harus berterima kasih kepada gery yang memberikan kepercayaan kepada nya.


" kamu nggak tahu ? Kemarin pas di CAFE JAWA'S BAHAGIA gery memberikan kunci ini dan memberi tahu ku tentang akses RANIA, " ucap ken hati - hati.


Myra nampak terkejut. Dengan melihat ekspresi myra, kini ken yakin jika myra benar - benar tidak tahu tentang rencana gery kemarin. Itu berarti myra juga nggak tahu jika gery meninggalkan beberapa rekaman tetang myra.


" hah ? Sia**n si gery pea " gerutu myra malu. Ia tidak menyangka jika gery akan berbuat sejauh itu untuk mendekatkan nya kembali dengan ken.


Ken hanya terkekeh dan mengusap kepala myra dengan lembut.


" bahkan dia juga kasih aku kunci kamar mu, " bisik ken sambil mengedipkan mata nya. Myra kembali mengedip - kedip kan mata nya. Mulut nya kembali menganga lebar.


" ihhh, kembaliin " myra mulai memukuli ken dengan bantal sofa. Ken tidak berusaha melawan dan hanya tertawa.


Setelah hampir 5 menit, ken menangkap tangan myra agar myra berhenti. Myra juga nampak terengah - engah. Ken menatap myra lekat.


" mungkin, gery sedang membuka kan jalan untukku, agar aku tahu perasaan dan penderitaan kamu karena aku, " kata ken dengan sendu. Myra tertegun mendengar ucapan ken. Lalu ia tersenyum lembut.


" lalu, apa kamu bagaimana kesedihan ku dulu ?" tanya myra main - main. Myra tidak tahu jika ia sempat terekam cctv tersembunyi yang gery pasang saat sedang menangis dahulu.


Ken tersenyum sendu dan mengangguk.


" ya, aku tahu. Saat itu aku baru sadar, jika aku begitu bren*sek, " lirih nya.


" bukan nya semua sudah berlalu ? Jangan di ingat - ingat lagi" ujar myra tetap tersenyum.


Ken mengangguk dan menarik myra ke dalam pelukan nya.


" jangan pernah lagi menghukum ku dengan pergi menjauh dari ku, jika kamu suatu hari marah, pukul atau omelin aku langsung, jangan pernah pergi lagi, " kata ken dengan penuh kengerian. Myra hanya mengangguk mengiyakan ken.


" ayo kita ke rumah ku, " kata ken tiba - tiba. Myra menegang. Apa harus sekarang ?


" kamu nggak kangen sama mommy dan daddy ?" tanya ken sambil merapikan rambut myra.


" hmmm, kangen. Sudah hampir seminggu aku nggak kirim pesan ke mereka, karena sibuk mengurus keperluan buat terbang ke sini dan memindahkan beberapa kerjaan di sana agar bisa di urus ke sini, " kata myra.


" kamu benar - benar curang. Bisa - bisa nya kamu berkomunikasi dengan mereka bahkan sama bang bryan tapi nggak pernah sekalipun menampakkan diri kepada ku, " manyun ken, merajuk.


Myra terkekeh melihat ken yang seperti anak kecil sedang merajuk.


" yaa.. Saat itu aku juga menahan diri, menahan untuk nggak menghubungi mu, hampir 1 bulan aku menjalani perawatan untuk luka ku, sambil belajar kurikulum di sekolah sana, " jawab myra mengangkat bahu seolah acuh.


" kamu tahu, aku bahkan meminta bantuan abang buat melacak keberadaan kamu, tahu nya malah kamu masih menghubungi dia. Mana bang bryan nggak pernah sekalipun ngebahas kamu, " ucap ken semakin merajuk. Jika di pikir ia merasa keki dengan kelakuan abang nya dulu. Bisa - bisa nya ia menangis di depan bryan untuk mencari myra sedangkan kenyataan nya abang nya tengah chatting an dengan myra !. Tapi ken tentu tidak bisa marah, Bryan mungkin tengah memberi nya pelajaran.


Myra hant terkekeh pelan tanpa ada niat menyela keluhan ken.


" aku bertanya kepada gery, kak melvin bahkan recokin rose tiap hari untuk menanyakan keberadaan mu, " lanjut ken. Myra mengusap wajah ken pelan.


" tapi kamu nggak tahu kan, jika fahmi selama ini mengamati mu ?" tanya myra pelan. Ken berhenti manyun dan menatap myra.


" pria kecil itu ? Pantas beberapa kali aku melihat dia berada di sekitarku, ku kira hanya kebetulan, " kata ken lirih.


" aku yang meminta nya untuk menjaga mu, " ucap mya. Membuat ken sekali lagi menoleh kepada nya.


" aku meminta nya untuk menjaga mu dari jauh, aku hanya takut jika antek - antek paman lusi menargetkan mu karena lusi di tangkap, siapa tahu ternyata paman lusi malah acuh dan akhirnya dia juga di tangkap oleh interpol, " jelas myra santai. Ken menarik myra dan memeluk nya erat.


" terima kasih, kenapa kamu baik sama aku setelah aku menyakiti mu begitu dalam ?" tanya ken lirih. Hati nya kembali sesak saat mendengar sebua fakta besar lagi. Myra masih peduli kepada nya meski pun ia sudah menyakiti myra berkali - kali.


" karena aku cinta kamu, ken " ucap myra tersenyum tulus. Ken semakin mengeratkan pelukan nya. Dalam hati ia bersumpah, ia akan menjaga myra dan akan mengembalikan cinta myra hanya untuk nya. Ia akan menghapus keraguan yang kemungkinan masih ada di hati myra.


" terima kasih, sayang " ucap ken. Myra mengangguk dan tersipu.


" gemes banget kalo kamu malu gini, " ken mencubit pelan hidung myra.


" ayo ke mansion, mungkin saat ini mommy sedang nyiapin makan malam, bang bryan tadi bilang kalau mommy nungguin aku pulang, " ajak ken sambil berdiri bersiap.


" system nonactive " gumam ken menon-aktifkan RANIA.


Kemudian ken menuntun myra untuk berdiri dan menariknya untuk menyebrangi jalan pemisah antara rumah myra dengan mansion ken, mobil ken sengaja di tinggal di rumah myra.


TING TONG


Ken membunyikan bel, sedangkan myra hanya berdiri dengan gugup di samping en.


" tenang aja sayang, kita akan berikan kejutan buat mommy dan daddy, " kata ken terkekeh. Myra tersenyum dan mengangguk. Ia masih berusaha untuk meredam kegugupan nya.


" SIAPA " teriak suara dari dalam mansion. Terdengar seperti viona.


" ini KEN MOM " ken balas berteriak. Myra mencubit kecil perut ken yang menjahili mommy nya.


CEKLEK


" dasar anak durhakim, pada .. Hal ... "


" mom, myra pulang .... "