LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 36



" myr, ibu sudah mengirim kan nya. Sudah dalam perjalanan ke ruangan mu, " ucap melvin.


Ucapan melvin mengejutkan myra dan ken yang tengah berbincang santai. Mendengar ucapan melvin. Mata myra tidak bisa untuk tidak berbinar. Ken sampai bertanya - tanya apa gerangan yang membuat gadis pujaan nya ini begitu antusias.


" hah ? Beneran ?" seru myra tidak sabar. Ia bahkan tidak menghiraukan tatapan tanya yang di layangkan ken kepada nya.


" hmmm, ayo. Gue udah minta OB untuk menyiapkan piring di ruangan mu, kita ajak ken dan juga bryan sekalian " jawab melvin tersenyum. Bagi nya bukan hal yang aneh melihat myra yang antusias hanya dengan makanan hasil masakan ibu nya.


" ehm, " angguk myra. Kini ia menatap ken. Sementara melvin mengajak gery da yang lain nya untuk pergi duluan ke ruangan myra.


" ada apa, hm ? Kenapa kamu begitu antusias ?" tanya ken lembut. Pipi myra merona karena kegembiraan menyelimuti nya.


" ayo makan siang bareng aku, kamu mau kan ?" ajak myra kembali ke stelan awal. Stelan gadis sederhana yang sangat ken suka.


" hmm, tentu. Lagi pula ini juga sudah masuk waktu makan siang, " jawa ken sabil melirik ke arah jam tangan nya.


" ya, kamu benar. Mari kita segera ke ruanganku, " ajak myra tidak sabar.


" sebenarnya apa yang di katakan kak melvin ?" tanya ken.


" ehm, itu. Kemarin lusa aku sempat memesan masakan khusus dari ibu kak melvin. Beliau berjanji akan mengirimkan nya ke kantor. Dan tadi kak melvin bilang jika makanan tersebut sudah datang, " jelas myra. Ken mengangguk. Ia langsung berdiri.


Kedua nya nampak beriringan berjalan bareng menuju lantai 10 tempat kantor myra berada.


Sepanjang perjalanan, ken selalu nampak mencuri pandang ke arah myra ia masih setengah tidak percaya jika di samping nya berdiri gadis yang selama ini ia nantikan.


" ada apa ken ?" tanya myra. Ia merasa ia tengah di tatap begitu intens dari arah samping. Ken hanya tersenyum. Ia meraih tangan myra untuk di genggam nya.


" terima kasih, sudah mau pulang dan memberi kesempatan kepada ku, " ucap ken tulus. Myra tersenyum dan mengangguk.


" terima kasih sudah mau berubah dan mengetahui perasaan mu sendiri, " balas myra. Ken mengangguk. Kedua nya segera bergegas masuk ke dalam lift dan melaju ke atas.


TING


Mereka sampai di lantai 10. Myra membimbing ken untuk mengikuti nya. Begitu membuka pintu ruangan, nampak melvin, gery, dan bryan di bantu oleh rose tengah menyiapkan makanan.






( gambar hanya pemanis. Sumber : google )


Di atas meja yang biasa di gunakan untuk menerima klien, kini sudah terhampar beberapa makanan yang belum familiar bagi ken, tetapi tidak untuk bryan dan yang lain nya.


Bryan bahkan cukup antusias saat melihat ikan asin dan sambal bawang. Belum lagi ada lalapan daun pepaya dan juga ada tahu tempe goreng. Air liur bryan bahkan sudah hampir menetes saat mencium aroma bawang di sambal tersebut.


" nah, coa lah. Ak yakin kamu belum pernah makan ini, ini sangat enak, " ucap myra sambil menyodorkan piring yang sudah berisi sejumlah menu untuk nya.


Ken hanya menatap ke arah myra, sesaat kemudian tatapan nya beralih ke piring yang sedang ia pegang.


" kenapa ? Kamu nggak mau coba ?" tanya myra yang menyadari jika ken belum merespon piring nya.


Ken menatap ke arah bryan, gery, rose bahkan melvin yang nampak sangat lahap menyantap makanan mereka ia meneguk ludah nya sendiri. Mungkin memang ia tidak familiar dengan menu yang berada di hadapan nya. Tapi mencium aroma sambel dan juga aroma ikan asin bakar nya, sudah membuat perut ken semakin keroncongan. Apalagi myra juga masih terus melihat nya.


" ayo coba ken, lo pasti akan ketagihan. Ini sangat nikmat " ucap bryan dengan makanan yang tidak berhenti ia suapkan ke dalam mulut nya.


" ehm, lu harus makan pakai tangan, seperti ini " tambah melvin sambil mempraktekkan cara makan nya. Melvin tengah mengambil sambel untuk lalap daun pepaya nya. Dan dengan kepala yang besar ia menyuapkan makanan itu ke mulut nya.


" au akan mengajari mu bagaimana cara nya, " ucap myra lembut. Myra juga sedang menyiapkan makanan nya. Nampa ia sangat menahan diri untuk makan dengan lahap karena tengah menunggu ken. Sementara gery dan rose sama sekali tidak memusingkan sekitar mereka karena sudah terhanyut dengan menu di hadapan nya.


Ken langsung mengubah posisi duduk nya. Ia berjalan menuju ke wastafel untuk mencuci tangan nya terlebih dahulu. Myra juga mengikuti nya. Myra akan mengajari ken cara makan dengan tangan.


" ayo, ikuti aku. Seperti ini ken, " ucap myra saat kedua nya sudah duduk an bersiap dengan piring yang masing - masing berada di depan mereka.


Dengan sabar myra mengajari cara makan yang benar menggunakan tangan. Bagaimana pun, menurut myra makan nasi tiwul pakai sambar dan lalapan akan semakin nikmat jika menggunakan tangan.


Meskipun sedikit terlihat medok, ken berhasil menjumput sedikit nasi lengkap dengan sambal dan lalapan serta tempe goreng. Ken mulai menyuapkan makanan nya, myra nampak menahan nafas saat melihat ken yang mulai mengunyah dan menelan suapan pertama mereka.


" ba .. Bagaimana ?" tanya myra dengan gugup. Ken belum bereaksi kecuali melebarkan mata nya. Myra tidak bisa menyimpulkan apa arti nya,


ken tidak langsung menjawab, ia malah memilih untuk menjumput nasi nya lagi, berulang kali mengulang dan terus menyuap makanan nya.


Myra akhirnya terkekeh, ia bisa menyimpulkan jika ke mulai menikmati rasa makanan yang nampak asing di mata nya.


" ini sangat enak, aku baru pertama kali mencoba nya tapi ini sungguh nikmat, " ucap ken. Mulut nya nampak membuka dan menutup karena mulai merasa pedas.


" nah kan, gue bilang juga apa. Ketagihan kan lo ! " sahut bryan. Ia dan melvin sudah menyelesaikan makan siang mereka. Dan sekarang tengah menikmati teh lemon yang juga di bawakan oleh ibu melvin. Ken hanya mengangguk untuk merespon ucapan bryan.


" coba pakai ikan asin bakar ini, ini akan semakin nikmat, " ucp myra menyodorkan cuilan ikan bakar asin kepada ken.


Ken tidak membantah dan langsung mencoba apa yang di rekomendasikan oleh myra. Sekali lagi ia menjumput nasi nya. Kali ini lauknya adalah sambal dan ikan asin.


" uhhhhhmmm, ini jauh lebih nikmat, " girang ken. Myra tersenyum senang karena ken ternyata suka dengan menu favorit nya.


Ken, myra, gery dan rose menyelesaikan makan siang mereka. Kini mereka tengah bersantai sambil menunggu makanan nya tercerna.


Bryan dan melvin memilih meneruskan pembicaraan mereka mengenai proyek sembari bersantai.


Sedangkan gery, rose, myra dan ken memilih sedikit jauh dari melvin dan bryan.


" kamu akan tinggal di rumah komplek, kan ?"


DEG