
" waaah.. Ada apa ini ? Kenapa pakai acara peluk - peluk an kayak gini ?" myra kembali ke tempt ken dan yang lain nya berkumpul bertepatan gery yang merangkul ken setelah acara kultum singkat dari gery untuk ken.
" ah .. Lama banget lo, kasian ken dari tadi nungguin lo dateng, " ucap gery setengah bercanda. Berusaha mengalihkan perhatian myra agar tidak bertanya - tanya kenapa ia merangkul ken. Jangan sampai myra tahu jika ia sempat mengintimidasi ken. Bisa kena kultum balik dari myra dia.
" maaf - maaf, tadi sempat pamer nasi tiwul sama kak mikayla dan yang lain nya. Lalu ... Mike juga mengajak berbicara, " myra lebih memilih jujur, karena dari sini pun kendan yang lain bisa melihat jika ia tadi sempat mengobrol berdua dengan michael.
Myra menatap ken dengan tersenyum, ken juga tersenyum paham. Setelah mendengar ucapan dari gery, ken mulai memikirkan perasaan myra. Jangan sampai hanya karena cemburu nya, ia akan menyakiti myra kembali dengan kata - kata kasar nya.
" duduk lah, aku sudah sangat lapar. Kamu abil apa ?" tanya ken sambil menuntun myra untuk duduk, menyingkirkan gerald yang di balas dengan dengusan jengah oleh sang empu nya tubuh.
" lihat, aku ambil gulai sapi buat kamu." ucap myra sambil memperlihatkan sepiring nasi cukup banyak untuk nya dan ken, serta semangkuk penuh gulai. Myra juga nampak membawa segelas infused kurma untuk minuman nya dan sepiring kecil gethuk lindri.
ken mengangguk dan menunggu myra makan, myra dengan telaten menyuapi ken sedikit demi sedikit.
Melvin, gerald, gery, dan rose hanya melihat pemandangan ini dari pinggir. Mereka tersenyum lega, melihat kedua insan yang akhir nya bisa bersama setelah badai menerjang kedua nya.
" ger, gimana buat bessok ?" tanya myra di sela - sela suapan nasi nya untuk ken dan sesekali untuk diri nya sendiri.
Gery yang mendapat pertanyaan tersebut langsung menyadarkan diri dari lamunan nya.
" alhamdulillah, tinggal akad saja, ibu bang mel emang the best " ucap gery sambil mengacungkan jempol nya kepada melvin.
" alhamdulillah, " serentak myra dan yang lain nya.
" gimana lo, rose ? Hati aman ?" goda gerald. Rose nampak menyembunyikan wajah nya yang mulai memerah itu.
" ha ha ha. Gue baru tahu, acara pesta lajang malah makan - makan kayak gini. Mana dua calon pengantin nya tetap ngumpul lagi, " tawa melvin menambah suasana menggoda rose.
" hmm, gery sama rose nggak mau pingitan, padahal inu udah bilang buat di pisah barang sehari aja, " cibir myra. Mata nya menatap sinis ke arah gery dan rose.
" nggak lah, gue udah kenyang ldr an, masa mau di pisah lagi, " manyun gery sambil menatap rose yang malu - malu.
" ya kan cuma sehari doang GERY !! " ketus myra gemas.
Melvin mengusak wajah gery dan memisahkan jarak antara gery dan rose dengan duduk di tengah - tengah kedua nya.
" inget, tinggal besok. Sabar dikit " cibir melvin.
Gery dan yang lain nya tertawa. Suasana kembali hangat lagi **** setelah ada beberapa kendala tadi nya.
" lalu, bang mel kapa nyusul ?" tanya ken yang sedari tadi diam menyimak interaksi myra dengan yang lain nya. Acara makan nya sudah selesai, myra tengah mengambil vitamin yang di tinggalkan oleh dokter will tadi.
" ahh .. Gue mah nunggu lo sama myra dulu lah, ken" gurau melvin sambil tertawa.
" bener ? Nanti myra bilang ibu loh " sahut myra yang datang dengan membawa bungkusan vitamin, ia menyodorkan tablet vitamin dan segelas air putih untuk ken.
Melvin tersentak dengan ucapan myra, ia lupa jika adik nya ini cukup super jahil nya, diam - diam ia menelan ludah ya kelat. Bagaimna jika nanti nya myra benar - benar bicara kepada sang ibu.
Maa melvin menatap myra dengan binar permohonan, jangan sampai adik iseng nya yang melebihi fahmi ini benar - benar bicara kepada sang ibu. Myra hanya menaikturunkan alis nya menggoda melvin.
" hayo loh bang, kalau myra ngomong ke ibu, ibu bakalan percaya sih, " goda gery mendukung aksi usil myra.
" waaahh.. Hayo loh bang, lo bakalan nyari di mana tuh calon nya " sahut gerald tak ingin ketinggalan.
Wajah Melvin nampak masam, mata nya nampak memelototi myra yang langsung di tutupi oleh tangan besar ken. Melvin mendengus dan diam tanpa ingin membalas ejekan para adik kelas nya.
Myra nampak trenyuh melihat pandangan melvin kepada mikayla. Sedikit myra bisa merasakan kegundahan melvin. Melvin pasti merasa rendah hati setelah mengetahui identitas mikayla. Myra menghela nafas kasar, kakak nya ini terlalu merendah. Bukan kah posisi sebagai ketua produksi di KONDOU bukan lah hal yang mudah untuk di tempati ? Bahkan nama melvin sudah sangat terkenal di kalangan pengusaha. Jadi, kenapa melvin masih rendah hati ?
Myra menggelengkan kepala nya pelan, menarik perhatian ken yang sedari tadi nampak memperhatikan tingkah myra.
" kenapa hm ?" tanya ken sambil menarik myra untuk lebih dekat dengan nya.
" hmmm, kasihan sama kak melvin, " jawab myra sedikit tak bersemangat. Dahi ken berkerut, kenapa dengan melvin ? Pria ini tidak terlalu memperhatikan saat yang lain menggoda melvin tadi, ia sibuk dengan ponsel nya, berbalas pesan dengan bryan.
" kak melvin tuh ada sesuatu sama kakak nya mike, " bisik myra kepada ken. Membuat ken mau tidak mau melirik ke arah kumpulan michael.
" bener ? Bukan nya mereka baru pertama ketemu sama kayak aku ?" tanya ken yang keheranan.
" bukan, mereka udah ketemu 5 tahun yang lalu, pas lomba di negara S itu, sempat komunikasi, tapi kak kayla tiba - tiba menghilang dan akhir nya bertemu hari ini, " myra nampak sedikit ember kepada ke. Ken hanya mengangguk - anggukkan kepala nya mengerti kemudian acuh. Lagi pula, apa yang bisa dia lakukan? Ia juga tidak terlalu dekat dengan mikayla, jangan kan dekat, mereka hanya saling tahu nama hari ini. Sementara dengan melvin, ken tidak terlalu akrab.
" kamu sudah lelah ?" tanya myra ketika mendapati ken yang diam.
Ken mendongakkan kepala nya dan menggeleng, ia tentu akan pulang ketika myra pulang.
" aku akan bareng sama kamu, " ucap ken sambil mengelus rambut panjang myra. Myra tersenyum dan mengangguk.
Myra dan yang lain nya meneruskan obrolan mereka. Masih seputar menggoda melvin dan terhenti saat michael membawa mikayla dan bob mendekat untuk berpamitan kembali ke unit mereka.
Tak lama setelah michael pulang, myra, melvin darren juga ikut pulang. Rose akan kembali ke penthouse milik myra sementara myra pulang ke rumah komplek bersama ken.
" sayang, setelah acara gery, mau kah kamu menikah dengan ku ?"