
" nah nah bocah, kamu mau jadi kepala keamanan di tempatku ?" tanya myra. Tak hanya pemuda itu yang kaget, bahkan gery pun sampai melepaskan pegangan tangan nya dari pemuda pencuri itu.
" hei, apa - apan maksud lo bos, " tanya gery yang tak terima. Pemuda itu masih diam memandang myra lekat dan penuh selidik.
" jadi bagaimana, kamu mau bekerja di tempatku, ?" tanya myra lagi. Myra memilih untuk mengabaikan gery. Ia memilih bertanya lagi kepada pemuda itu.
" hei almyra salsabila. Apa maksud dari semua ini, " tanya gery keki.
" ett bener - bener deh si gery, "
"lo nggak bakal menang sih kalau lawan nih anak, " sambung myra. Gery terkejut mendengar apa yang di katakan oleh myra. Begitu juga dengan pemuda itu.
" nah, siapa nama mu ?" tanya myra lagi.
" fah . . . Fah mi kak, " akhirnya setelah dua pertanyaan sebelumnya di abaikan, pemuda itu mau menjawab pertanyaan myra.
" nah baiklah fahmi, apa kamu mau bekerja dengan kakak ? Kakak akan menjadikan mu kepala keamanan junior di perusahaan kakak, "tawar myra sekali lagi. Fahmi nampak masih meneliti myra yang sedang tersenyum ke arah nya. Ia juga nampak menimbang - nimbang keputusan nya.
Tak lama kemudian ia mengangguk. Myra tersenyum puas.
" sebelumnya, apa fahmi sekolah ?" tanya myra hati - hati. Fahmi mengangguk.
" iya kak, di SMP SETARA di bawah jembatan sana, " jawab fahmi lirih. Myra mengangguk. Ia tentu tahu mengenai bangunan yang mencakup SD, SMP untuk anak - anak yang tidak mampu,
" oke, besok pagi datang ke alamat ini ya, bilang mau bertemu dengan bapak frederick, " suruh myra sambil memberikan kartu nama frederick dari tas selempang nya.
FLASHBACK OFF
" waktu itu aku terus bertanya - tanya, apa yang salah dengan myra sampai merekrut seorang pencuri. Terlebih lagi anak itu masih kecil. Sedangkan yang di tawarkan myra adalah posisi kepala keamanan, "
".... lo selidiki saja latar belakang anak itu, lo pasti akan tahu kenapa aku merekrut nya dan juga kenapa lo akan kalah jika melawan nya, serta pasti ada alasan sehingga ia mencuri, ....."
" lalu gue langsung saja menyelidiki anak itu setelah sampai rumah ini, hasilnya sungguh buat gue tercengang kak, "
" fahmi afrizal. 14 tahun. Kelas 2 SMP SETARA. Juara bertahan karate tingkat propinsi selama 2 tahun. Kandidat menang lagi di turnamen di tahun ini, ia memiliki seorang ibu yang sedang sakit parah saat itu dan terpaksa mencuri untuk pengobatan sang ibu. Sayang, meskipun saat itu myra memberikan perawatan full kepada ibu nya, ibunya tetap tidak bisa bertahan karena penyakitnya terlambat di tangani dari awal, "
" saat melihat biodata fahmi, gue kembali bertanya - tanya, bagaimana myra bisa tahu, gue tanya lagi sama dia, "
" ah elah, gitu aja lo nggak tahu sih ger, masa perlu gue jabarkan ? coba lo lebih jeli lagi. mungkin akan melihat dari hasil latihan nya di fisiknya, karena orang yg selalu push up, akan selalu tegap ketika berjalan, selain itu kadang bisa di lihat di tangan mereka biasanya di ujung kepalan menebal karena sering latihan memukul, atau telinganya tebal karena sering sparring, "
( sumber penjelasan : google ( quora ) ).
" di situ gue mulai sadar dengan kemampuan yang myra miliki, ia bisa melihat peluang di dalam diri orang lain, dan myra tidak akan menyia - yiakan kesempatan untuk merekrut mereka, " jelas gery. gery bercerita panjang - panjang sambil menunggu camilan yang akan di sediakan oleh rania.
Sementara melvin yang mendengarkan hanya bisa mengangguk - angguk kan kepala nya. Sekali lagi ia di buat kagum dengan pemikiran myra yang sangat maju.
" lalu, jika ibu anak itu meninggal, bagaimana dia sekarang ?" tanya melvin yang ternyata asih kepo dengan nasib anak itu.
" siapa ? Fahmi ? Setelah 7 hari meninggal nya ibu nya, myra menjemputnya. Kemarin sempat di tawari untuk tinggal di sini dan akan dia angkat sebagai adik myra, tapi anak itu menolak karena merasa terlalu berlebihan dengan kebaikan myra. Sekarang ia tinggal di asrama sekolah. Ia di pindah ke sekolah yang lebih bergengsi. Dan setiap di akhir minggu, ia akan di gembleng dengan pelajaran beladiri sebagai usaha untuk meningkatkan kemampuan nya. Myra juga rutin mengunjungi nya setiap hari minggu. " jelas gery lagi.
Kini melvin merasa sangat beruntung dan diam - diam mengucapkan terima kasih kepada pak samuel, kepala sekolah nya. Karena telah menyandingkan diri nya menjadi pendamping myra dalam perlombaan festival robotic nanti nya. Dia jadi mendapat tawaran yang sangat di ingin kan oleh semua orang bahkan dia belum lulus sekolah.
( gambar hanya pemanis, tidak bermaksud menyinggung instansi terkait. Sumber : google )
Jangan di tanya bagaimana ekspresi yang di tunjukkan oleh melvin. Sudah pasti ia lebih syok. Karena jika sedari tadi gery hanya bercerita tanpa ia melihat kenyataan nya, kini ia dapat melihat dengan jelas sosok dari salah satu rancangan myra.
di atas nampan yang d bawa robot pelayan itu terdapat dua piring berisi onde - onde dan 4 gelas jus buah naga pesanan gery.
( gambar hanya pemanis, Sumber : google )
( gambar hanya pemanis, Sumber : google ) ( anggap aja ada 4 gelas :) )
Setelah meletakkan jatah melvin dan gery, robot pelayan itu berjalan menuju myra dan rose.
" thanks, rania " kata myra
" you'r welcome my lady, "
Melvin masih menatap lekat robot pelayan yang mula meninggalkan ruang kerja. Ger hanya terkekeh melihat melvin.
" nanti juga kakak akan belajar membuat nya, " kata gery enteng. Melvin menoleh ke arah gery.
" apa benar ?" tanya melvin berbinar. Gery mengangguk sambil terus memakan kudapan yang telah tersedia.
mereka berdua akhirnya memilih untuk melanjutkan obrolan yang semakin ngalor ngidul itu.
.
...****************...
Melvin mengakhiri kunjungan nya di ruah myra. Setelah melakukan ibadah magrib ia memilih untuk pulang. Tentu nya akan di antar gery karena motor nya di tinggal di area sekolah.
" myra, makasih loh ya. Sekali lagi terima kasih juga mengenai tawaran kerjaannya, " ucap melvin sambil mengacungkan TAB khusus yang telah di berikan oleh myra untuk mempelajari apa saja pekerjaannya sebelum ia di pertemukan dengan frederik dan kepala tim produksi.
" ha ha ha, santai saja kak mel, maaf nih jadi nggak ngasih makan dulu. Lagian kakak nggak mau nungguin, padahal rose dan gery juga akan makan di sini dulu, " kata myra.
" sudah terlalu malam, nanti ayah ibu ku malah nyariin, "
" oke kak, jangan lupa sampaikan surat pengantar tadi ke orang tua kakak, dan sampai bertemu saat kita membahas perlombaan nanti, " kata myra sambil tersenyum.
Sedangkan di seberang jalan rumah myra ...
" ternyata apa yang di bicarakan lusi tadi benar, myra bahkan membiarkan lelaki masuk ke rumah nya dalam keadaan sepi seperti itu "