LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 51



📞: " aku akan pulang saat ini juga, "


📞: " hah ? Kenapa memang nya ? Bukan nya kamu pulang sore nanti ?"


TUT TUT TUT


Myra tertegun, kenapa ken langsung memutuskan telepon nya. Kening myra mengernyit heran. Ada apa dengan kekasih nya ini ? Kekasih ? Terkadang myra masih belum percaya dengan status nya dnegan ken. Myra tersenyum - senyum sendiri.


" ada apa kak? Siapa yang nelpon ? Kenapa kak myra senyum - senyum sendiri ?" tanya fahmi pura - pura tidak tahu. Padahal ia sudah tahu siapa yang nelpon. Pasti ken, saat tadi ia menerima telpon dari Ken, fahmi memang sengaja pergi ke toilet agar myra tidak tahu jika ia memberi tahu perihal kedatangan michael. Fahmi sangat menantikan, pertunjukan apa yang akan ken lakukan. Dia - diam ia menyeringai jahil. Rasakan ! Kebakaran jenggot kan, lo !


Ekspresi myra langsung berbah menjadi kebingungan lagi saat mengingat sikap ken yang tiba - tiba menutup telepon dan mengatakan jika ia akan pulang saat ini juga.


" entah, ken menelepon ku. Tapi ada yang aneh, ada apa ya ?" ucap myra nampak memikirkan sesuatu.


" aneh ? Aneh kenapa " tanya fahmi santai seakan tanpa dosa. Padahal di hati nya kini, ia tengah mencemooh abang ipar nya itu.


" tadi ia bilang jika akan pulang, mu pakai penerbangan saat ini juga. Tapi kenapa ya ? Padahal tadi pagi dia menurut saat aku ilang harus selesaikan pekerjaan nya dulu. Tapi kenapa ia berubah pikiran ?" jawab myra. Mata nya sambil melihat ke depan, mengawasi jika rombongan michael muncul.


" hmmm, mungkin kangen sama kakak kali, " ucap fahmi sambil menaikkan kedua bahu nya. Myra nampak merona.


" apa iya ya ? Apa perlu aku kirim heli aja ya ?" tanya myra meminta pertimbangan fahmi.


" alah, nggak usah lah. Lagian bang bryan juga pasti sudah pesan kan tiket pesawat saat mendengar bang ken mau pulang, " tanggap fahmi cepat. Biarkan saja si ken itu, biar dia merasakan kecemasan saat melakukan penerbangan.


" hemm tap .... "


" MYRAAAA ... "


Sebelum menyelesaikan ucapan nya, myra mendengar seseorang memanggil nama nya. Wajah nya mendongak dan mata nya mulai mencari, siapa gerangan yang sudah memanggil nya.


Di depan sana, myra bisa melihat seseorang dengan beranggotakan 3 orang sedang melambaikan tangan nya ke arah nya. Bibir pria itu nampak tersenyum lebar.


Fahmi juga ikut - ikutan menatap seseorang yang sedang melambai itu. Ck ck ck, ganteng juga tuh. Wa ha ha ha, seperti nya bang ken akan mendapatkan saingan yang lumayan berat. Batin fahmi.


Myra nampak tersenyum dan ikut melambaikan tangan nya. Secara perlahan, ketiga manusia itu berjalan mendekat ke arah myra dan fahmi berdiri.


MYra bisa mengenali pria yang satu nya agi. Itu bob, asisten pribadi. Myra tentu sering kali bertemu dengan bob jika michael menyambangi nya ke kantor cabang negara S.


Lalu, saat lagi adalah seorang wanita dewasa seumuran dengan melvin. Itu pasti mikayla alkawa, kakak michael, serta wanita yang di sukai melvin. Myra nampak menelisik wajah wanita itu perlahan. Cantik, cantik banget. Mata myra berbinar cerah, pantas saja melvin pernah merasa uring - uringan saat mereka lost kontak. Yaaa, meskipun sekarang melvin nampak sedikit acuh dan berusaha melupakan nya, tetapi myra sebagai mantan yang gamon kawakan, tentu tahu jika melvin juga belum bisa melupakan wanita ini sepenuh nya.


Michael tersenyum cerah sat ia berada di depan myra saat ini. Michael nampak menelisik wajah myra yang semakin ayu di mata nya.


" assalamualaikum, little bee, " ucap nya dengan senyum lembut di wajah nya. Myra nampak merona dan memukul pelan lengan pria tampan itu.


" apaan sih, masih aja ingat sama nama pena itu, eh waalaikum salam, " jawab myra tertawa renyah.


Michael tertegun sejenak saat melihat tawa myra yang sangat lepas itu. Selama 6 tahun ia mengenal myra, belum pernah ia melihat tawa myra yang se lugas itu.


' apa aku memang sudah nggak punya harapan lagi, myra ? Sepert nya kepulangan mu kali ini sudah menemukan kebahagiaan yang dulu sempat kamu bilang ke aku' batin nya tersenyum kecut.


" ha ha ha, tentu dong aku inga. Ehhmm, kenalin ini kakak aku, mikayla alkawa, " jawab michael sambil mengenalkan kakak nya kepada myra.


Wanita cantik itu tersenyum saat melihat myra. Ia bahkan nampak antusias.


" waah, ini yang nama nya almyra ? Cantik banget, imut. Pantas saja mike su .... Hmmp hmmmp " belum lagi mikayla selesai bicara, michael nampak membungkam mulut kakak nya itu


" maaf ya myr, kakak ku ini emang rada sengklek, " canda michael.


Michael dan mikayla memang keturunan negara S dan I. Sang ibu berasal dari nusantara bertemu dengan sang ayah yang seorang pengusaha dati negara S. Jadi bahasa michael sangat nyambung dengan myra dan gery saat itu.


MYra hanya tersenyum manis melihat michael yang sedang mengumpat panjang pendek ke kakak nya dengan suara rendah. Terlihat lucu saja melihat mike yang nampak salah tingkah saat mikayla ingin membuka aib adik nya.


" hai, kak mikayla. Senang juga bisa kenalan sama kakak. Hmmmm, apa seharusnya kita sudah bertemu semenjak 6 tahun yang lalu ya, " ucap myra dengan wajah yang penuh misteri.


Mikayla nampak mengerutkan kening nya. Apa gadis di depan nya ini salah ingat ? Jelas - jelas ini adalah pertemuan pertama mereka.


Fahmi dan mike jelas juga merasa kaget dengan ucapan myra. Bagaimana bisa ? Sementara fahmi, bukan nya 6 tahun yang lalu seharusnya kakak nya pergi ke negara S untuk menjalani pengobatan di sana ?


Dari ke lima orang itu, hanya bob yang nampak santai dan menyimak pembicaraan, ia malah tengah asik menatap layar ponsel nya, sesekali mengecek laporan dan mengirimkan email untuk bawahan nya di kantor milik ALKAWA Inc. Maklum, asisten berdedikasi memang seperti itu. Meskipun michael memberi nya libur, tetapi bob tetap saja bersikeras untuk mengerjakan pekerjaan meski harus berteman dengan tab. Ia tentu saja juga mengenal almyra salsabila kondou. Siapa juga yang tidak kenal dengan pemimpin kondou inc cabang negara S ini ? Myra dan asisten pribadi nya, gery. Sudah terkenal di jajaran para pengusaha muda di negara S sana, tentu saja karena prestasi mereka yang cukup menggemparkan dengan proyek flying dragonfly dlu.


Bagi bob, ia sangat menghormati sosok gadis muda itu, sedikit menyapa juga sudah di lakukan lagi, jadi bob tidak ingin ikut campur dengan pembicaraan antara pemimpin kondou dengan bos nya.


" he he he, kakak pasti bingung ya, kalian berdua juga bingung ?" tanya myra kepada mikayla. Yang di angguki oleh michael serta fahmi.


" ehhhmmmm, seharusnya yang jadi pendamping kak MELVIN saat lomba tema robotic di festival saat itu adalah aku, "