
" sakit sekali ger, semua sudah selesai. Mungkin saat ini adalah saat untuk aku menyerah tentang nya ... "
BRUK
" NONA MUDAaaaaa...."
Setelah mengatakan beberapa patah kata, tubuh myra ambruk. Gery kaget dan refleks berteriak panik. Payung terlepas dari tangan nya.. Dan ia dengan sigap segera membopong myra. Membawa gadis malang itu pergi mendapatkan pertolongan pertama. Ger menekan jam tangan pintar nya.
" honey bee, ku mohon hiks. Keluarkan perintah untuk red eagle membersihkan area vip di kondou hospital, "dengan suara serak karena menahan air mata gery memberi perintah.
Perintah mutlak dari gery ia suarakan kepada jam tangan yang terhubung dengan honey bee robot pegangan nya. Dan perintah itu sekejap tersebar di elit pasukan khusus bagian medis yang di maksud.
Di seberang sana rose juga ikut panik. Apalagi layar ponsel nya masih terhubung dengan monitor flyng dragonfly yang senantiasa mengikuti myra sebagai sasaran projek yang di setting di program nya.
Rose refleks melompat dari atas kasur nya. Tak peduli dengan hujan yang tengah deras - deras nya mengguyur langit negara I, rose segera menyambar jas hujan milik nya dan segera keluar memesan ojek yang masih mangkal di samping asrama sekolah.
💨💨💨
Sedangkan ken..
Saat ini ia sedang melamun di balkon kamar nya. Setelah ia pergi meninggalkan myra sendiri, hujan turun dengan deras. Muncul rasa menyesal di hati nya sudah menampar sahabat kecilnya itu.
' kenapa ? Kenapa kamu harus sejauh ini hingga tega memfitnah kekasihku ?'
' apa kamu begitu terobsesi dengan kekayaan ku ? Dengan statusku kamu memaksakan perjodohan ini ?'
' aku harap kamu kembali menjadi gadis lugu yang selalu aku sayang seperti dulu, ' batinan ken. Ia memegang sebuah gantungan kunci berbentuk setengah yin. Karena setengah nya (yang ) lagi berada di tangan myra. Gantungan kunci yang ia berikan sebagai hadiah saat ulang tahun myra yang ke 8 tahun.
(gambar hanya pemanis. Sumber : google )
Ken masih nampak kecewa dengan tuduhan yang di lontarkan myra kepada lusi. Ia sama sekali tidak habis pikir dengan apa yang di lakukan oleh myra. Bahkan ia menganggap ucapan lusi sebagai kenyataan tanpa menyelidiki nya terlebih dahulu. Ternyata ken memang tidak mengenal myra karena myra begitu rapat dalam menutup akses kehidupan pribadi nya.
💨💨💨
Kondou hospital.
Rumah sakit kecil hanya dengan dua lantai tetapi memiliki fasilitas yang super lengkap ini memang sengaja di dirikan oleh kenshin untuk keluarga dan staff karyawan nya. Tetapi jika memungkinkan mereka juga menerima pasien yang berada di sekitar lingkungan. Rumah sakit ini berdiri tepat di belakang gedung apartemen kondou dan hanya berjarak sekitar 500m dari kantor pusat kondou inc.
Di lorong rumah sakit, terdengar bunyi brankar yang di dorong dengan tergesa - gesa. Di atas nya berbaring lemah sosok nona muda kondou inc. Di samping kanan dan kiri nya nampak berlari sang asisten nya dan juga sekretarisnya di ikuti oleh beberapa dokter dan perawat.
Rose datang tepat waktu saat myra sampai di rumah sakit itu. Tanpa bertanya apa pun, rose segera membantu gery untuk membawa myra menuju ruang pemeriksaan.
Myra di bawa ke dalam ugd terlebih dahulu. Gery dan ros nampak menunggu di luar ruangan.
Tak lama kemudian, dokter keluar.
" bagaimana keadaan nona muda ?" tanya gery yang langsung bangkit di ikuti oleh rose.
" alhamdulillah tuan gery, nona muda tidak apa - apa. Hanya kelelahan kemungkinan karena padat nya jadwal beliau. Di tambah sedikit stress dan syok serta terkena air hujan hingga tubuh nya sedikit demam. Tapi beliau tidak apa - apa " jelas dokter tersenyum. Gery dan myra menghela nafas lega.
" saya akan memberikan vitamin dan beberapa suplemen kepada nona muda, sementara tunggu botol infusan nya habis baru boleh pulang lebih baik beliau istirahat dulu dua atau tiga hari, tuan gery, " pesan sang dokter dan di angguki oleh gery. Setelah itu dokter pun berlalu meninggalkan gery dan rose.
kedua nya masuk ke dalam kamar myra di rawat. Terlihat myra masih memejamkan air mata.
Rose segera duduk di sisi kanan bed myra. Ia menatap sendu sahabat sekaligus bos nya ini.
" myra mengikuti akselerasi untuk semester dua ini, " ucapan gery memecah keheningan di antara mereka berdua. Rose terkejut, ia mendongak kan kepala nya menatap gery.
" ayah bilang, dia diam diam mengikuti akselerasi, diam - diam juga ia mendaftar sekolah di singapura, " kata gery lagi. Rose semakin terhenyak. Sejauh ini myra memikirkan rencana nya. Seperti ny ia sudah merencanakan semua saat ken tidak memberikan celah untuk diri nya masuk di hati ken.
Seperti nya kejadian di taman tadi hanya merupakan pemantapan rencana myra. Dan ternyata sesuai dengan dugaan nya. Gadis itu sudah lama pesimis dengan hubungan nya dengan ken. Hingga ia berani mengambil keputusan sebesar ini.
" lalu, bagaimana mengenai perlombaan dengan kak melvin ?" tanya rose. Myra memang sudah memiliki jadwal untuk lomba dengan melvin mewakili sekolah.
" dia meminta opsi cadangan, dia memasukkan ku sebagai cadangan, jika terjadi sesuatu kepada myra atau kak melvin, " ucap gery lirih. Rose diam. Otak cerdas nya kini sedang mencerna.
" kita nggak akan diam saja kan kali ini ?" tanya rose. Ini mengacu tentang lusi dan gerald. Dan juga ken.
" nggak, kita nggak akan diam kali ini, " tekad gery. Ia memandang wajah pucat sang bos.
.
...----------------...
Beberapa jam kemudian, tangan myra bergerak perlahan. Di ikuti dengan gerakan di kelopak mata nya. Perlahan namun pasti, mata myra terbuka, sedikit mengernyit karena silau akan cahaya lampu ruangan kamar nya. Ia mulai mengerjabkan mata nya perlahan. Meneliti di mana ia sekarang. Nuansa biru soft langsung menyambutnya. ia sadar di mana ia berada. Ia merasakan tangan nya sedang ia genggam oleh seseorang. Myra mendapati rose yang tertidur sambil menggenggam tangan nya erat. Ia mulai menelisik ruangannya lagi. Gery juga terlihat terlelap di sofa di sudut ruangan. Ia mulai mengingat - ingat kejadian sebelum ia berakhir di rumah sakit. bayangan taman, pertemuan dengan ken, bentakan , hinaan dan berakhir kehujanan. Potongan demi potongan kejadian sebelum nya sudah mulai ia ingat. Dan tanpa ia sadari, air mata nya menetes lagi. Dia kalah, diri nya benar benar kalah dan harus menyerah untuk ken. Dan ia akan menjalankan rencana lain nya.
Isakan demi isakan mulai terdengar, dan nampak nya rose terganggu dengan itu hingga ia terbangun. Ia mendapati tubuh myra bergetar karena menangis dan kini sahabat nya sedang menutupi wajahnya dengan tangan kanan nya. Terlihat lelehan air mata di sela - sela tangan nya.
Rose segera bangun dan mendekap erat myra. Gery yang ikut terbangun karena juga terganggu dengan isakan bos nya juga segera mendekat. Ia juga memeluk kedua nya. Mencoba ikut meredam kesedihan sang myra.
" aku menyerah guys, sakit sekali .. "
hai hai, bonus ya ini..hehe
sebelum nya selamat berbuka puasa bagi yang menjalankan ibadah puasa ..
tetap dukung bun ntib yaa... ❤️❤️