LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 8



...WELCOME HOME, OUR PRINCES...


...ALMYRA SALSABILA K...


Mata myra terbelalak kaget dengan apa yang ia lihat. Di depan sana terdapat segerombol orang - orang yang tengah berdiri. Di atas mereka samar - samar myra bisa melihat ada beberapa pasang flying dragonfly yang nampak menerbangkan sebuah spanduk.


Myra mengenal wajah - wajah orang - orang tersebut. Di belakang ada 5 - 7 pria paruh baya yang sangat myra kenali wajah ny sebagai orang kepercayaan di era sang papi. Sedangkan di depan mereka nampak 4 sosok yang selama ini hanya bisa ia lihat ajah nya lewat sambungan video call.


Perlahan air mata yra menetes. Ia cukup terharu dengan kejutan ini. Ia menoleh ke arah gery yang juga tengah menatap nya sambil tersenyum lembut.


" terima kasih, kakak, " ucap myra. Selama ini ia memang merasa jika sosok gery telah papi dan mami nya siapkan sebagai seorang kakak yang selalu ada untuk nya mesipun berada di situasi tersulit nya.


Myra nampak setengah berlari setelah ia mengucapkan terima kasih kepada gery. Gery cukup kaget dengan panggilan dari myra. Tapi ia akhirnya tersenyum lega. Setidak nya myra bahagia dengan kejutan yang telah ia dan staff inti junior siapkan.


Myra melihat jika rose, melvin dan juga si kecil fahmi sedang merentangkan tangan nya . Berusaha menjadi orang yang pertama untuk di sambut myra. Terutama fahmi. Ia bahkan sudah melangkah maju agar dia yang menjadi orang yang pertama di peluk oleh myra.


Myra menyeringai kecil. Ia aka mengerjai adik bontot nya itu. Dengan sengaja myra melewati fahmi yang langsung menurunkan senyumnya dan berubah menjadi kerucutan di bibir nya. Myra nampak masuk ke dalam pelukan rose.


Meskipun ia terkikik geli bersama rose karena sudah mengerjai fahmi, nyata nya air mata mereka berdua mengalir tanpa bisa di halangi.


Nampak sekali emosi terkandung di dalam na. meski rose juga sering berkunjung ke negara S untuk menemui gery dan juga bertemu dengan myra, tetap saja mereka merasa emosional.


Rose hanya merasa sedih karena myra yang sekarang sudah sangat berubah. Dahulu myra selalu bercerita mengenai apapun bahkan tentan ke dan juga lusi. Tapi semenjak insiden 6 tahun yang lalu, myra menjadi sosok yang tertutup. Ia lebih memilih memendamnya sendiri daripada berbagi bahkan dengan rose sekalipun.


" hei, selamat datang babe, everything gonna be okay, right?" kata rose yang sekarang engah menepuk - nepuk punggung myra karena ia merasa jika pundak nya basah. Rose tahu ini bukan hanya air mata terharu lagi. Pasti myra sedang merasa sesuatu yang lain. Apalagi mereka berada di bandara yang juga memiliki kenangan di sini.


" uhhh, kak myra ja .... Hat " protes fahmi yang kemudian berhenti saat rose memelototi nya. Fahmi terdiam saat melihat pundak sang kakak nampak bergetar hebat.


Melvin yang tahu jika situasi sudah mulai menyendu segera meminta agar frederick mengajak para dewan direksi untuk kembali terlebih dahulu. Biarlah nanti myra kan datang menemui mereka jika ia sudah tenang.


" kak, jangan nangis, " ucap Fahmi yang juga merasa sendu.


Myra segera sadar. Ia kemudian mendongakkan wajahnya bangun dari senderan bahu rose. Ia mengusap mata nya kasar. Ia lupa jika ia tengah bertemu dengan teman - teman nya. Ia merasa lepas kontrol karena menganggap ini masih saa mimpi.


Myra hanya merasa takut jika hati nya belum bisa menerima kenangan masa lalu nya. Dan parah nya bagaimana jika ia bertemu dengan ken saat hati nya belum bisa melepaskan ken sepenuhnya. Lalu bagaimana jika ken sudah memiliki pengganti lusi. Bagaimana jika ken ternyata sudah memiliki pasangan, tunangan atau bahkan sudah menikah ?


Apakah ia akan merasa kuat ? Karena itu lah ia sangat berusaha untuk menyibukkan diri nya dengan bekerja dan juga belajar dengan keras. alih - alih hanya untuk mengalihkan segala pikiran nya agar tidak tertuju pada tanah air.


Myra mulai memindai wajah - wajah yang kini sudah bertranformasi menjadi sosok yang lebih dewasa.


Melvin yang nampak sangat gagah kini sedang memakai setelan jas dengan dalaman kemeja putih yang tidak ia kancingnya. Sudah tidak ada lagi kacamata bulat yang membingkai mata tajam nya itu. Rambut yang belah tengah dahulu sudah tidak ada lagi.


Lalu di samping melvin ada seorang pemuda yang myra perkirakan sepantaran dengan fahmi. Pemuda itu mengenakan kacamata minus yang menambah kesan manly. Pembawaan nya yang kalem karena pernah mengenyam bangku pendidikan di sebuah pesantren saat sekolah jenjang smp. Myra langsung bisa menyimpulkan jika ia adalah darren, adik dari melvin karena sedikit banyak ada kemiripan di antara mereka.


Lalu fahmi, pria kecilnya ini bahkan sudah menunjukkan banyak perubahan di tubuhnya. Otot - otot yang kekar sudah menggantikan tubuhnya yang cungkring di masa lalu. Badan yang tegap dengan postur tinggi badan yang sudah melebihi myra membuatnya semakin kelihatan macho. Wajahnya yang masih nampak imut seperti sedang menyembunyikan aura ganas yang terpancar di mata nya. Oh ayolah, di usia fahmi yang akan memasuki 19 tahun ini ia sudah menjadi ketua tim pasukan khusus yang bertugas untuk menjaga myra secara langsung, RED EAGLE.


" hai bocah, " sapa yra kepada fahmi yang langsung membuat fahmi mengerucutkan bibir nya sekali lagi.


" aku sudah bukan lagi bocah tau , " sewot fahmi. Tapi tak urung remaja tanggung itu langsung menarik myra ke dalam pelukan nya.


" jangan pernah tinggalin fahmi lagi kak, bawa fahmi jika kakak akan pergi lagi, " ucap fahmi di iringi dengan pundak myra yang perlahan basah. Myra tersenyum sambil menepuk -nepuk pelan punggung adik kecil nya ini.


" maaf, maafin kakak, semoga tugas dari kakak tidak membuatmu kerepotan, " jawab myra lembut.


Fahmi terus terisak. Yang lain pun paham karena mereka tahu bagaimana kedekatan Fahmi dengan myra. Bahkan ia yang sangat murka begitu tahu jika myra kecelakaan hanya untuk menyelamatkan pria yang fahmi anggap bajin*an tidak tahu diri. Dan jika saja bukan karena di halangi oleh myra, fahmi pasti akan membalas ken kala itu. Kekesalan fahmi bertambah saat myra malah mengaskan nya untuk tetap berada di negara ini alih - alih ikut dengan gery dn myra hanya untuk menjaga ken dar jauh.


Melvin tengah menunggu giliran untuk memeluk adik kelas nya ini. Ia cukup jengah jika harus berebutan dengan si bontot cengeng tapi pemarah itu.


sedangkan darren yang baru pertama face to face dengan myra nampak menyembunyikan kegugupan nya. Karena bagaimana pun ia baru bertemu dengan sosok bos yang mengangkatnya menjadi staff Inti bagian IT.


rose dan gery malah hanya menjadi penonton di pinggiran sana sambil saling mengaitkan tangan mereka di pundak pasangan masing - masing. Lebih tepat nya gery yang merangkul kan tangan nya di pundak sang calon istri. Mereka cukup memberi waktu bagi yang lain karena rose sudah sering bertemu dengan myra. Apalagi gery yang bagaikan bayangan bagi myra. Dimana myra berada, di situlah gery berdiri. Bak anak kembar upil ipil yang beda emak.


Fahmi sudah selesai memeluk myra meski belum rela, tapi fahmi juga tahu jika bukan hanya diri nya yang rind dengan myra. Kini myra beralih di hadapan melvin, pria cupu kakak kelas nya.


" hai, kakak cupu ku, sudah ganteng nih, sudah ada calon belom ?"