
" hai, kakak cupu ku, sudah ganteng nih, sudah ada calon belom ?" kelakar myra yang langsung di hadiahi jitakan di kening nya.
Myra tertawa - tawa kaena kebiasaan melvin. Elvin segera menarik myra ke pelukan nya.
" welcome home, sister, ibu pasti akan senang melihat mu pulang, " kata melvin.
Dalam pelukan melvin myra tersenyum mendengar ucapan kakak tertua bagi mereka semua.
" kak, lo udah punya pacar belom ?" suasana haru yang sempat tercipta tiba - tiba ambyar begitu saja begitu myra menanyakan hal yang cukup menyebalkan bagi melvin.
Seketika melvin langsung melepaskan pelukan nya kepada myra dan memasang wajah datar terkesan cemberut.
Semua nya lantas tertawa mendengar pertanyaan konyol myra. Karena hampir setiap melakukan video call, hal ini juga lah yang selalu myra tanyakan kepada melvin.
" myr, o nggak ada gitu bahasan yang selain itu ? Heran gue," protes melvin keki. Myra masih saja larut dalam tawa nya.
" sudah - sudah, kak myra pasti capek. bagaimana jika kita makan saja, " celetuk fahmi yang langsung mengundang pertanyaan di batin mereka semua.
" apa hubungan nya capek sama makan, dodol ! " sengit darren yang sedari tadi hanya terdiam menyimak acara teu kangen kakak dan juga sahabat - sahabat nya itu.
" ehhmm, gue laper darr, lo tahu sendiri kan sehabis kita menyetel flying dragonfly gue belom sempet makan, " keluh fahmi.
Myra tertegun mendengar nya. Ia baru tersadar, ia sampai bandara tepat jam 7 pagi. Dapat di pastikan jika mereka yang menunggu nya tadi sudah sampai lebih aal dari jam kedatangan.
" gaya lo mi mi, lo biasa juga nggak makan kalo lagi nugas, " cibir melvin menggoda fahmi. Hal yang tidak pernah berubah sedari dulu. Myra senang akan hal itu.
" jadi, kamu sering telat makan, mi ?" terdengar suara yang lembut tetapi bak petir yang menyambar dari arah belakang fahmi. Ia bahkan sudah merasakan aura mencekam dari balik tubuh nya itu.
DEG
' Mampus, kak Melvin mulutnya ember banget deh, sengaja banget bia gue ketahuan sama kak myra ' batin fahmi menciut.
Ia nampak menggerakkan lehernya patah - patah da mendapati myra sudah memasang ajah murka.
Melvin dan gery serta rose hanya terkikik geli saat melihat tampang fahmi yang biasa nya garang kini bagaikan kelinci yang menunggu di sembelih. Sedangkan darren yang tidak tahu apa - apa hanya bengong saja.
" em... Ma maaf kak, nggak sering kok, cuma kadang kelupaan pas lagi buru - buru kuliah sama kontrol anak - anak, " jawab Fahri takut - takut.
" halah, bohong aj ... "
" sssttt kasihan fahmi ogeb. Kebiasaan banget dah lu kak, " sengit rose sambil membekap mulut lemes melvin yang malah nampak tertawa itu. Melvin memang seringkali menggoda fahmi apalagi jika ada myra. Karena fahmi hanya akan merasa ketakutan saat melihat myra yang murka. Marah nya orang sabar lebih menyeramkan, right ?.
" sudah - sudah, darren punya recommend tempat sarapan yang bagus. Bukan hanya menu sarapan, bahkan menu makanan berat buat makan siang dan dinner juga ada. Belum lagi dessert nya penuh dengan makanan khas nusantara terutama daerah jawa" ucap darren yang bersemangat.
Mendengar ucapan darren, fahmi langsung ikut bersemangat karena ia tahu di mana tempat itu berada, pasalnya ia sering di ajak darren untuk singgah dan ia juga sangat cocok dengan menu di sana. Sedangkan yang lain hanya melihat darren penasaran.
" kak myra suka pecel buat sarapan ?" tanya darren tanpa menghiraukan tatapan penasaran dari semua.
" pecel ?" beo myra masih belum mengerti.
" yaps, pecel sayur khas daerah jawa, " jawab darren.
" maksud kamu sayuran terus di siram saus kacang itu ?" tanya myra yang mulai antusias.
" wah, kak myra tahu ya ? benar banget, terus di tambah cocolan tahu dan tempe goreng kak, " kata darren tak kalah antusias.
Gery menepuk kening nya perlahan hingga membuat calon istri nya keheranan.
" hampir setiap hari myra tanya ke gue beb, ' dimana ya makanan nusantara ada ger, yang di siram saos kacang itu loh ger, ' nye nye nye " jawab gery sambil menirukan gaya bicara myra yang membuat rose terbahak.
" terus sekarang darren malah nawarin, pasti dia girang banget, " kata gery sambil tersenyum dan menatap ke arah myra yang nampak bicara dengan darren penuh minat.
Rose mengusap rahang gery dan berjinjit lalu mengecup nya pelan. Ia tahu, bagaimana harus sabar nya gery.
" kebahagiaan myra sederhana beb, kasih aja nasi tiwul buatan fahmi, " kekeh rose yang di sambut tawa gery.
" yuk kak, kita berangkat kesana. Keburu ruangan VIP nya abis nanti di pesan orang. Biasanya bakal rame kalo jam - jam sarapan gini " ajak darren.
Akhirnya mereka meninggalkan area pintu kedatangan. Setelah fahmi di bantu dengan melvin menyimpan kembali flying dragonfly, mereka segera beranjak menuju tempat makan recommend nya darren.
💨💨💨
" myr ... "
" no, lo nggak boleh pergi lagi, "
" myr "
" MYRAAAAAAAAAAAA "
HOSH HOSH HOSH.
Nampak ken terengah - engah setelah bangun dari tidur lelap nya. Ia melirik jam yang tertempel indah di kamar apartemen nya. Pukul 06.30 pagi. Untung saja jarak antara apart milik nya dengan gedung ALEXANDER GROUP hanya berselang 15 menit jika mengendarai mobil.
Ken meraup kasar ajah nya. Ia segera meraih gelas berisi air putih dan segera meminum nya rakus.
Jakun nya nampak naik turun saat ia menelan minuman nya itu. Menampilkan tontonan yang menggoda bagi siapa saja kaum hawa yang melihatnya. Sayang nya tidak akan ada yang bisa melihat nya kecuali wanita yang pilihan ken nanti nya. Yang tak lain dan tak bukan hanya Almyra Salsabila seorang. Yang keberadaan nya hingga kini masih saja misterius.
' apa maksud mimpi gue barusan, ' batin ken menghela nafas kasar.
' lo dimana myr, ' lanjutnya lagi.
Ken segera beranjak dari ranjang king size nya dan segera melaksanakan ritual mandi. Hari ini entah kenapa setelah melaksanakan kewajiban nya sebagai muslim ia kembali tidur dan berakhir bangun kesiangan.
Tak sampai 30 menit, ken selesai dengan ritual mandi nya. Ken segera memilah dan memilih baju yang di rasa pantas. Hari ini hari sabtu. Tetapi ia masih harus mengecek berkas - berkas untuk proyek komplek rumah pintar nya dengan bryan.
Hari ini ken mengenakan stelan santai.sebuah kaos putih yang nampak melekat pas di tubuhnya. Dengan bawahan celana chinos berwarna biru navy. Ia lalu melapisi kaos nya dengan jaket bomber yang malah menambah ketampanan nya.
Ken keluar dari kamar nya. Dan ia langsung melihat bryan yang nampak sedang membolak - balik kan berkas di tangan nya.
" lo udah lama bang ?" tanya ken basa - basi.
" ck, ya udah lah. Tidur jam berapa lo ! Sampai kesiangan gini, " gerutu bryan. Ken hanya terkekeh.
" kenapa nggak lo bangunin gue nya bang, " kata ken santai tanpa menanggapi gerutuan bryan.
" ya lo nya nyenyak banget tadi. Udah gue keluar lagi akhirnya, " kata bryan.
Bryan memang sempat menengok ke kamar ken. Tetapi melihat adik nya nampak sangat lelap dan ia juga tahu jika ken jarang tidur lelap maka ia sengaja membiarkan nya.
" ya udah maaf maaf, kita langsung berangkat atau sarapan dulu ?" tawar ken.
" kita sarapan dulu, kita ke ' JAWA'S BAHAGIA CAFE ' saja "