LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
S2_Bab 41



" SIAPA " teriak suara dari dalam mansion. Terdengar seperti viola.


" ini KEN MOM " ken balas berteriak. Myra mencubit kecil perut ken yang menjahili mommy nya.


CEKLEK


" dasar anak durhakim, pada .. Hal ... "


" mom, myra pulang .... "


Myra memotong dumelan viola kepada ken. viola nampak membola kan mata nya saat melihat siapa yang berdiri di samping ken.


Perlahan ia melangkah kan kaki nya menuju depan myra, air mata nya perlahan turun. Tangan nya dengan gemetar meraih wajah ayu myra.


Myra juga tidak bisa menahan air mata nya dan segera meraih tangan viola dan menangkupkan ke wajah nya sendiri. Dengan isak tangis yang semakin menjadi, viola langsung menarik myra ke dalam pelukan nya.


" ka .. Kamu pulang sayang, ?" ucap viola di sela - sela tangis nya. Myra hanya bisa mengangguk tanpa mampu mengeluarkan suara karena merasa sesak di hati nya karena kesedihan. Ia hanya bisa membalas pelukan wanita paruh baya yang sudah di anggap sebagai mama nya sendiri itu.


Ken memilih untuk sedikit menyingkir, memberi ruang dan waktu untu mommy nya yang sedang temu kangen dengan myra, ken bisa melihat jika mommy nya begitu shock. Meskipun ken juga tahu jika hal ini lah yang paling di tunggu - tunggu oleh sang mommy. Sedikit banyak, ken Merasa mengangkat sedikit rasa bersalah nya kepada mommy dan daddy nya.


" MOM, SIAPA YANG DAT .... "


suara frans nama menggema saat ia menyusul viola keluar, mengingat jika viola begitu lama untuk kembali hanya untuk membuka sebuah pintu. tetapi suara nya langsung hilang begitu saja sama seperti viola tadi begitu ia melihat siapa yang berada di pelukan sang istri.


Di samping frans yang sedang memandang cengo, bryan nampak berdiri santai sambil memasukkan tangan nya ke dalam saku celana nya. Seakan - akan ia memang sudah memprediksi situasi saat myra menemui mommy dan daddy nya.


Bryan hanya melihat datar ke arah ken yang nampak ikut terhanyut dalam suasana ini.


' ini semua ulah lu, bambang !' batin bryan.


Frans langsung saja menarik kedua wanita itu ke dalam pelukan nya. Tanpa malu dengan keberadaan kedua putra nya, frans ikut meneteskan air mata nya.


Hati nya begitu bahagia, senang tidak terkira melihat sosok di depan nya adalah anak gadis yang selama ini menghilang entah kemana.


" mom, dad ayo masuk dulu, " ajak bryan menginterupsi momen haru itu.


Viola merasa tersentak dengan ucapan bryan. Ia dan frans baru sadar jika mereka kini masih berada di depan pintu.


Beruntung rumah mereka berada di paling pojok hingga tidak ada tetangga ang bisa mengintip.


" mommy lupa, aduhhhh " pekik viola langsung masuk ke alam. Ia tadi nya tengah memasak makan malam, karena ken akan pulang di mansion, viola memutuskan untuk memasak sedikit makan malam yang spesial. Tapi siapa yang sangka jika ia akan menerima kejutan indah dari ken dan malah melupakan masakan nya di dapur.


Frans terkekeh dalam isak nya, ia menuntun myra untuk memasuki mansion ALEXANDER.


Langkah myra mendekat ke arah bingkai foto tersebut di pajang, Bryan, frans dan ken anya membiarkan langkah myra.


Myra nampak membelai lembut foto yang berada dalam bingkai itu. Di sana ada foto diri nya, berdiri di barisan paling depan dengan ken yang saling bergandengan tangan dan tersenyum ke arah kamera.


Sementara di barisan belakang, terdapat 2 pasang suami istri yang juga nampak tersenyum ke arah kamera.


Myra ingat, foto ini di ambil saat ia berusia 6 tahun. tepat nya saat mereka dua keluarga sedang berkumpul merayakan ulang tahun pernikahan mendiang mami dan papi nya.


Ia hanya tidak percaya jika ternyata frans akan memajang nya di sini. Karena setahu myra, bingkai foto ini belum ada saat dulu terakhir kali ia berkunjung.


Di samping nya juga ada foto diri nya dan ken saat masih kecil, hanya foto berdua, seperti nya myra juga mengingat nya. Momen itu terjadi setelah ken memberikan nya bandul kunci berbentuk ying. Itu terbukti karena di foto itu, kedua nya menunjukkan gantungan kunci pasangan itu di tangan mereka.


Myra merasakan emosi di hati nya membuncah, ia sungguh terharu dengan apa yang ia lihat. Tanpa sadar air mata nya kembali turun.


" foto itu mommy mu yang pajang, " ucap frans mendekat. Frans meraih tangan myra dan menuntun nya untuk duduk di sofa. Ken pun mengikuti nya dan duduk di samping myra, sementara bryan memilih sofa tunggal yang berada di seberang.


" sepanjang waktu mommy mu bersedih. Begitu tahu kepergian mu, lalu ken juga memutuskan untuk tinggal sendiri, viola memutuskan untuk mengeluarkan kedua bingkai foto itu untuk di pasang di ruang keluarga ini, "


" setidak nya bisa mengurangi rasa kangen nya, begitu kata nya, "


" padahal, sebenar nya letak bingkai foto itu ada di ruang kerja daddy, dan yang satu nya ada di kamar pribadi ken " kekeh frans sambil melirik ken, mengejek nya.


Myra terkejut dan langsung mengalihkan pandangan nya ke pada ken. Ia tidak percaya jika ken ternyata menyimpan foto kecil mereka di kamar nya.


Ken yang di tatap oleh myra, seketika langsung merasa malu dan sedikit merona. Tapi ia hanya memasang wajah cool nya.


Lalu kenapa ? Toh ken juga sudah mengungkapkan perasaan nya ? Persetan dengan rasa malu yang nggak seberapa ini.


" lo nggak tahu aja kan, myr. Bocah ini simpan foto mu di hape nya. Banyak sekali pose, lo tidur, belajar, baca buku. Dari usia 7 tahun sampai pas SMA sebelum kalian berkonflik sepertinya, Bahkan sampai di kasih sandi terus di taruh di folder tersembunyi, " cibir bryan mengejek ken. Ken melotot kaget.


Bagaimana bisa bryan tahu ? Bukan kah ia sangat menyimpan rahasia ini. Bahkan dulu lusi saja tidak tahu meski sering mengotak atik ponsel nya.


" apa ? Lo lupa abang lo hacker ?" sinis bryan. Ken menepuk dahi nya pelan. Ia benar - benat lupa akan kenyataan itu.


Sementara itu, myra merasakan pipi nya merona parah. Ia juga tidak menyangka jika ken menyimpan foto - foto nya. Bahkan saat SMA juga ada ? Diam - diam hati myra menghangat saat mengetahui kenyataan ini.


Ken nampak tidak perduli lagi dengan cibiran dari bryan, bahkan dengan santai ia meraih tangan myra dan nampak memainkan nya. Frans dan bryan hanya membuka mulut mereka dengan lebar saat melihat myra nampak diam dan hanya menunduk malu.


Frans dan bryan saling berpandangan. Secepat ini ken mendapat maaf dari myra ?