
" ya jelas lah kakak ipar nggak tahu, kan ini memang bukan kak myra yang bikin, " ucap fahmi santai. Gery masih saja fokus dengan layar laptop fahmi yang kini sedang menampilkan gambar ken sedang berbaring di ranjang myra.
" hah ? Maksudnya ini ... ! Jangan bilang jika ini kerjaan kalian berdua, " taya rose tepat sasaran.
Gery akhirnya menoleh ke arah rose dan meringis memperlihatkan jajaran gigi nya yang putih.
" haaaahh, yaaah memang kami yang pasang kamera mini yang cukup tersembunyi. Aku yang menyuruh fahmi memasangnya saat aku tahu jika ken sedang di permainkan oleh lusi. Sebenar nya semenjak aku tahu jika lusi dan jhonson yang menyewa unit di lantai 5 kondou apartemen, aku langsung memantau mereka, aku bahkan memasang kamera di dalam kamar mereka. Dan aku langsung tahu jika mereka adalah pasangan kekasih, "
" tetapi myra malah nggak langsung bertindak terkesan kurang percaya " cerita gery menghembuskan nafas kasar.
" kami hanya jaga jaga jika kak myra melakukan hal yang aneh - aneh jika suatu saat sikap pria bre*sek itu kelewatan, " timpal fahmi.
" dasar kalian ini. Jika saja myra tahu dengan apa yang kalian perbuat, maka habis lah kalian , " ancam rose benar.
Gery dan fahmi saling memandang dan terjengit kaget. Mereka melupakan fakta ini. Fahmi tentu tahu jika myra mulai menunjukkan taringnya saat marah, sangat menakutkan.
" ba .. Babe, jangan bilang sama myra ya .. " ringis gery terbata - bata. Meskipun myra nampak hanya seperti gadis lemah, tetapi ia akan sangat mengerikan jika sedang marah.
Myra memegang sabuk hitam dengan strip 3 putih di taekwondo. Belum lagi ia sedikit tahu sedikit teknik aikido dan juga menguasai ilmu panahan kyudo yang terkenal di negara tempat mendiang papi nya terlahir.
Myra memang tidak mengungkapkan kemampuan nya ini. Gery pun baru tahu jika myra ahli beladiri saat mereka berada di negara S di tahun pertama. Saat itu ada beberapa preman di sebuah wilayah di mana myra dan gery sedang melakukan kunjungan kerja.
Gery dengan bola mata yang nampak ingin keluar menyaksikan bagaimana bos sekaligus sahabat nya itu melibas habis 5 preman yang ingin mengganggu mereka.
Sejak saat itu, dalam hati gery terus menggumamkan untuk tidak membuat myra marah ataupun tersinggung.
" haaahhh, kalian ini, harus nya tuh mikir dulu lah, udah tahu jika bos nya itu bak macan betina yang tengah hibernasi, " kata rose pasrah.
Gery dan fahmi hanya cengengesan mendengar omelan rose yang sial nya adlah hal yang benar dan tidak bisa mereka elak.
" lalu, apa myra juga tahu jika kalian memberikan akses kepada ken untuk masuk ke rumah komplek ? Bertemu dan bahkan menyapa rania ? Dan sekarang ? Ken malah masuk ke kamar pribadi myra ?" cecar rose lagi.
Lagi - lagi fahmi dan gery hanya meringis dan menggelengkan kepala nya.
" haaaaaahhhhh, kalian tangung sendiri akibat nya " desah rose yang sudah tidak bisa berkata apapun.
" babe, tenang aja. Pokok nya kamu jangan sampai ember. Aku rasa myra tidak akan pernah ke rumah komplek untuk waktu dekat ini, "
" ia masih sedikit trauma dan sedikit takut untuk ke sana. Apalagi pasangan tua ALEXANDER masih tinggal di mansion utama mereka kan?" kata gery menenangkan rose.
" hmm, mereka memang tetap tinggal di sana. Hanya saja yang aku tahu, semenjak keberangkatan mu menyusul myra, ken memutuskan untuk tinggal di apartemen pribadi nya. Tower A dekat dengan ALEXANDER GROUP," jelas rose.
" jadi? Hari ini adalah hari pertama ia pulang ke kawasan komplek itu ?' tanya gery. Selama ini gery memang hanya menerima laporan jika fahmi tetap melaksanakan perintah dari myra utuk menjaga ken tanpa tahu ken ada dan tinggal dimana.
" yaa sesekali dalam sebulan ia datang mengunjungi emaknya bang, cuma sangat jarang. Malah terkadang emak nya yang berkunjung ke apartemen bang ken untuk menengok nya, " sahut fahmi membantu rose menjawab.
Gery nampak mengangguk - anggukkan kepala nya tanda mengerti.
" semua nya sudah siap sih, ruangan meeting 1 sudah di siapkan. Lengkap dengan beberapa komputer yang akan di gunakan untuk demo **rumah pintar** nanti nya, " jawab rose sambil menyenderkan kepala nya di bahu sang calon suami.
Tentu saja gery segera mengelus - elus kepala sang kekasih dengan lembut yang menimbulkan decakan jengah dari fahmi.
" apa bocil, cari pacar sono, jangan cari musuh terus, " ledek gery.
" hiiii apaan sih, ami masih kecil kata kak myra juga. Tahun besok mau ikut pertukaran mahasiswa ke kota B " jawab fahmi sekaligus memberi tahu kabar.
" heh ? Ada gitu pertukaran mahasiswa antar kota ?" tanya ery sambil mengernyitkan dahi.
" entahlah, mungkin wacana baru , " jawab fahmi sambil mengendikkan bahu.
" eh eh eh bang, itu bang ken mau pergi deh kayak nya " tunjuk fahmi ke layar laptop nya.
Gery dan rose segera beranjak dari posisi ena nya dan mulai ikut menatap layar laptop fahmi.
💨💨💨
Ken nampak tidak kuat untuk mendengar lebih lanjut video di mini proyektor tersebut. Ia langsung mematikan mini proyektor itu begitu saja.
Nampak helaan nafas kasar keluar dari hidung nya yang tengah kembang kempis menahan tangis. Memerah selaras dengan mata nya yang sudah ber kaca - kaca.
" jika aku menyakiti mu terlalu dalam, lalu masih adakah maafmu untukku myr ? Apakah masih ada kesempatan bagi ku untuk memiliki hati mu lagi ?" gumam ken.
Tak terasa, air mata nya luruh begitu saja. Entah berapa kali ken meneteskan air mata nya hari ini.
Ken bangkit dari posisi berbaring nya. Ia menatap sekeliling kamar myra dengan sendu. Nampak bayang - bayang yra yang tengah tersenyum ke arah nya,, myra yang tengah berlarian, myra yang tengah bersedih, menangis.
Satu persatu bayangan itu muncul begitu saja tanpa ken minta. menambah remuk suasana hati ken saat ini.
Ken menyudahi acara berkeliling kamar myra. Ia bergegas keluar dengan tangan yang membawa mini proyektor dan juga gantungan kunci pasangan milik nya.
Saat tiba di depan pintu masuk rumah, ken kembali menatap ke atas tangga. Ke arah kamar myra berada.
" system "
" ya prince "
" sebenarnya ... Kamu itu apa ?"
" menjawab prince. Kami adalah sekumpulan sistem komputer yang di rancang menjadi sebuah program. Kami di tanamkan di dalam mekanisme sistem sebuah hunian. Sehingga hunian tersebut menjadi sebuah hunian berbasis komputer atau lebih di kenal sebagai ' rumah pintar ',"
" ' rumah pintar ' memungkinkan menerima perintah yang mencakup pekerjaan rumah, keamanan rumah menggunakan program. Kami di kendalikan dengan gelombang suara yang sudah di aplikasi kan dan sudah di gabungkan di sistem kami,"
" lalu, siapa yang membuat mu ?"