LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !

LOVE ME PLEASE, MY NEIGHBOUR !
Bab 55



Hari minggu malam, saat ken dan lusi sedang asyik berkencan. myra memantapkan hati nya untuk memberi tahu kepada ken mengenai hubungan lusi dan jhonson.


Kini ia tengah merangkai kata apa yang akan ia katakan kepada ken. Mengingat jika hubungan nya dan ken yang semakin menjauh. Terkadang myra merasa jika tatapan ken terhadap nya begitu dingin dan menusuk. Ia terkadang heran, ada apa dengan teman kecil nya ini. Tanpa ia sadari hampir setiap hari ken selalu di pengaruhi oleh lusi yang mengatakan jika myra sering terlihat dengan pria - pria yang berbeda pergi ke arah hotel.


💨💨💨


Hari senin menjelang dengan begitu cepat. Myra memutuskan menemui ken saat jam istirahat. Ia memilih masuk ke lab lagi karena diam - diam ia melakukan kelas akselerasi untuk menyelesaikan semester dua di kelas satu SMA nya ini.


" ken, boleh aku bicara dengan mu ?" tanya myra saat ia sudah menemukan ken. Sangat susah bagi myra untuk bertemu dengan ken tanpa kehadiran lusi yang akhir - akhir ini selalu menempel dengan ken. Dan saat ini myra memiliki kesempatan untuk mendekati ken saat lusi tidak terlihat di sekitar nya.


Myra menyempatkan untuk berbicara dengan ken meski ia di acuhkan


" bicara apa ?" tanyakan datar. Sungguh sudah tidak ada nada hangat nan lembut yang keluar dari mulut ken untuk myra. Myra tentu tidak mengetahui apa penyebab nya.


" nanti jam 3 sore aku ingin berbicara dengan mu, di taman samping rumah ku " kata myra dengan senyum lembutnya. Ken hanya mengangguk pelan. Myra segera pamit untuk pergi dari hadapan ken.


' kenapa kamu harus berubah myr, siapa pria - pria yang berada di foto - foto mu itu ? ' batin ken menatap sendu pada punggung myra yang semakin menjauh dari hadapan nya.


💨💨💨


Sore hari tepat pukul 15.00


Ken berjalan pelan menuju taman dekat dengan rumah nya dan juga myra. Pikiran nya semrawut, ia penasaran dengan apa yang akan myra kata kan hari ini setelah hampir 3 bulan lebih ia menghilang dari lingkungan kelas. Bahkan ia juga jarang melihat myra berada di rumah sehingga memperkuat dugaannya mengenai hasutan lusi.


Terlihat myra yang sedang berdiri membelakangi nya. Myra nampak mengenakan dress bermotif floral. Di padukan dengan sepatu sneaker putih. Myra juga mengenakan cardigan untuk melindungi bahu nya yang terbuka dari hembusan angin sore. Wajah nya ia bingkai dengan bando dengan motif yang sama dengan dress yang ia kenakan. Belum lagi rambut nya yang panjang sepinggang ia biarkan ter urai. Nampak begitu manis. Meskipun ia masih setia dengan make up yang tebal untuk menutupi wajah mulus nya.


myra berbalik dan tersenyum saat melihat ken yang berjalan mendekati nya. Jantung nya berdebar kencang melihat betapa tampan nya makhluk Tuhan di depan nya. Ken hanya mengenakan kaos hitam dengan celana levis berwarna putih. Dipadukan dengan sepatu sneaker berwarna senada dengan kaos nya. Rambut nya di biarkan berantakan begitu saja sehingga menambah kesan cool dan seksi secara bersamaan.


" ken, kamu sudah datang ?" tanya myra sambil tersenyum.


" hmm, ada apa ? " tanya ken. Myra menghembuskan nafas nya kasar mendengar tanggapan ken yang cuek dan datar. Tapi myra masih bisa tersenyum.


" sudah lama sekali kita tidak bertemu berdua seperti ini, " kata myra. Ken hanya terdiam sambil tetap mendengarkan apa yang di katakan oleh gadis di depan nya ini.


" apa kabar mu ken ?" tanya myra lagi. Jelas saja myra berusaha menikmati suasana yang sangat jarang terjadi. Apalagi semenjak ken menjalin hubungan dengan lusi dan i yang tengah mengejar proyek flying dragonfly.


" ken, kamu serius menjalin hubungan dengan lusi ?" pertanyaan myra kali ini membuat alis ken mengerut.


" apa maksud mu ?" tanya ken. Suara nya bergetar. Myra menatap ken dan tersenyum lembut. Myra mencoba menyelami manik mata ken. Mencoba menggali apa kah ada pancaran cinta di mata itu. Dan hasil nya nihil. Mungkin da setitik rasa, tetapi ken selalu bisa menutup rapat perasaannya.


" aku tanya, apa kah kamu serius degan hubungan mu dengan lusi ? Apakah dia wanita yang akan kamu pilih ?" sekuat tenaga myra menahan emosi nya saat menanyakan hal tersebut. myra tetap mempertahankan senyuman di bibir nya.


" ya, tentu saja aku serius. Lusi yang aku cinta, ia yang pantas mendampingi ku kelak, " jawab ken tanpa ada keraguan sedikit pun.


NYUT


" lalu, bagaimana dengan ku ? Bagaimana dengan perjodohan kita ?" tanya myra. Ia menggigit bibir nya untuk menahan air mata nya. Ken mendesah pelan.


" bukan kah aku sudah bilang jika aku memintamu untuk membatalkan perjodohan kita, bukan kah aku sudah bilang , kita hanya teman sejak kecil dan selama nya akan tetap begitu, " jawab ken tegas. Bertolak belakang dengan hati nya yang sedikit merasa nyeri bibir nya saat mengucapkan itu semua.


DEG


sekali lagi myra tertegun dengan ucapan ken yang tegas. Kini ia yakin untuk melepaskan semua nya. Ia akan bersiap untuk menyerah terhadap ken.


Jika ken tidak mencintai nya, jika ia hanya penghalang bagi ken, ia akan dengan ikhlas mundur sekarang. tapi ia tidak akan rela jika ken harus dengan lusi yang jelas - jelas ia memergoki nya tengah mengkhianati ken.


Myra nampak menghela nafas kasar. Sedangkan ken hanya menatap datar kepada gadis yang sedang berada di depan nya. Beberapa saat hanya ada keheningan yagng menemani kedua insan yang tengah bertemu.


" ken, ada yang aku ingin bilang kepada kamu, dan ini mengenai kekasih mu itu, " ucap myra dengan suara tertahan. Ken mulai memasang telinga nya. Ia penasaran dengan apa yang akan myra katakan mengenai pacar nya.


" ken, aku nggak akan menghalangi mu jika kamu ingin menjalin hubungan dengan gadis lain dan memilih memutuskan perjodohan kita, tapi aku hanya bilang, jangan dengan lusi, " kata myra. Ken menatap myra dengan tajam saat ia mendengar jika myra melarang nya berhubungan dengan gadis polos dan imut nya.


" kenapa ?" tanya ken datar. Myra menghela nafas.


" ken, dia berselingkuh dari mu, " kata myra pelan. Tapi ken masih bisa mendengar nya.


" apa ? Apa yang ingin kamu katakan sebenarnya myra ?" emosi ken mulai tersulut saat mendengar myra memfitnah kekasih nya.


" iya ken, aku melihat nya kemarin hari sabtu sore di lobby kondou apartemen. Aku melihat ia sedang... Sedang berciuman dengan seorang pria, "


" dan pria itu adalah jhonson " sambung myra dengan lancar.


Ken terpaku. Ia syok. Ia tak menyangka jika teman kecil nya ini akan mengatakan hal omong kosong mengenai pacar nya. Dan lagi lusi berciuman dengan siapa ? Jhonson ? Bahkan seluruh sekolah juga tahu jika lusi dan jhonson adalah sepasang kakak dan adik.


" apa maksud mu myr ! Kamu memfitnah lusi ?" teriak ken dengan keras. beruntung suasana taman sedang sepi sehingga mereka tidak menjadi tontonan.


" tapi aku benar ken, aku melihat nya sendiri " kekeh myra. Ken tersenyum remeh. Ia muak kali ini.


" buktikan, mana bukti nya ? Hah ? Mana bukti nya ?" teriak ken. Hilang sudah bayangan ken yang ramah terhadap nya, ken yang selalu menatap nya dengan lembut. kini hanya ada ken yang dingin dan di tambah tengah membentak nya.


" aku tidak sempat memfoto nya ken, tapi itu benar - benar lusi, " myra ikut berteriak. Menambah emosi ken naik.


" jangan mencoba memfitnah lusi, myr. Jangan.. Jangan pernah berani , " kata ken berusaha menahan emosi nya.


" tapi aku benar - benar melihat nya ken, aku melihat di depan mata ku sendiri, aku melihat mereka berciuman di sepanjang jalan menuju lift. Aku bahkan sempat menegur mereka, dan malah lusi membentak ku, ak ....... "


PLAK


" CUKUP ..."