King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Kecurigaan besar



Mansion utama Ford,


Ruang kerja Ford.


Laki-laki tersebut terlihat duduk di atas kursi kerjanya sambil laki-laki tersebut menatap ke arah layar laptop miliknya untuk beberapa waktu, mencoba membuka sebuah rekaman di sana secara perlahan.


Sebuah rekaman tanpa gambar dan suara terlihat di balik layar laptop tersebut, hanya sebuah cahaya titik yang terus berkedip mendominasi berwarna merah.


Itu adalah alat pendeteksi keberatan yang dia letakkan di jaket Zoya.


Dia tahu gadis tersebut tidak mungkin menggunakan jaket nya, Zoya pasti meletakkan jaket milik nya di lemari tidak terpakai atau di gudang tua di kediaman nya. Karena itu dia tidak butuh memberikan rekaman gambar atas suara dibalik jaketnya tersebut kecuali alat pendeteksi agar dia bisa tahu di mana gadis tersebut berada saat ini.


Dia hanya ingin tahu di mana Zoya menetapkan tempat tinggalnya, memastikan juga di situ baik-baik saja dan tidak dalam keadaan yang buruk dan pergi ketempat yang tidak layak.


Gadis tersebut seperti nya menyewa sebuah apartemen di bagian Utara Paris, dia tahu dimana posisi Zoya saat ini, dia pikir gadis tersebut cukup pintar mencari tempat tinggal, wilayah bersih, yang cukup bebas dari kejahatan untuk gadis seusia dirinya.


"Ford?." Satu suara mengejutkan dirinya, membuat laki-laki tersebut langsung menutup layar laptop nya.


Seorang gadis masuk kedalam sana secara perlahan.


"Bagaimana?." Ford berdiri dari posisinya saat ini kemudian bertanya pada gadis yang barusan saja masuk ke dalam ruangannya.


"ini adalah rekaman percakapan yang terjadi di club malam xxxxxxx pusat kota, malam sebelum semua orang mencoba untuk mendapatkan lukisan di markas Vander." ucap gadis itu cepat.


mendengarkan apa yang diucapkan oleh gadis itu membuat Ford langsung menaikkan ujung alisnya, laki-laki tersebut menerima flashdisk dari tangan gadis itu kemudian kembali bergerak menuju ke arah kursi dan meja kerja nya.


"Aku pikir di antara kita ada yang sedikit bermain-main dan mencoba untuk berkhianat, hanya saja aku belum tahu siapa orang yang paling pantas untuk dicurigai di antara semua orang." gadis itu bicara kembali dan dia mengikuti langkah dari Ford, dia memilih duduk di kursi sofa yang letaknya tidak terlalu jauh dari posisi laki-laki tersebut.


Ford sama sekali tidak menjawab ucapan dari gadis itu dia memilih untuk membuka flashdisk yang ada di tangannya tersebut di mana telah dia masukkan ke dalam laptopnya secara perlahan.


"Aku belum berani mengambil kesimpulan tapi aku pikir Alex dan Laura perempuan yang bekerja dengan Khan seperti nya memiliki satu hubungan rahasia yang tidak kita ketahui." Ucap gadis itu lagi.


"Dan aku pikir seperti nya dia ingin memanfaatkan Clara persis seperti dia memanfaatkan Ashley untuk mendapatkan sesuatu dibelakang semua orang saat ini." Lanjut gadis tersebut lagi.


Ford terlihat menghentikan gerakan jemarinya pada keyboard laptopnya, kini pandangannya langsung menatap lurus ke arah gadis yang ada di sisi kanan nya.


"Apa?." Tanya laki-laki tersebut sambil mengernyitkan keningnya.


"aku tidak ingin menyampaikan ini sebenarnya, mungkin aku yang terlalu berlebihan, tapi aku pikir Alex memiliki rencana dibelakang mu tanpa sepengetahuan mu."