King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Perut yang tidak baik-baik saja



Setelah meminum minuman yang diberikan Laura, kembali Khan merasa perutnya begitu mual dan dia ingin memuntahkan seluruh isi perutnya saat ini juga, dia buru-buru menoleh ke arah Ashley di mana Laura bergerak menjauhi mereka.


"Baby aku pikir aku akan memuntahkan seluruh isi perut ku," Khan bicara dengan cepat kepada istrinya sembari menatap dalam wajah istrinya.


Ashley yang mendengar ucapan suaminya seketika langsung mengernyitkan keningnya, dia pikir laki-laki itu belakangan benar-benar terlihat buruk soal kesehatannya, mual, muntah, temperamental nya sering naik turun dan dia benci dengan aroma perempuan terutama parfum, belum lagi aroma dapur.


Semua makanan yang dimasak membuat Khan terus mengeluh dia tidak menyukainya, hal tersebut sontak membuat perempuan itu sangat gelisah melihat kondisi suaminya.


"Aku sudah bilang sebaiknya kita memeriksakan dirimu ke dokter, Sayang." Ashley bicara dengan cepat pada laki-laki tersebut, dia menatap Khan dengan perasaan yang begitu iba.


Alih-alih menjawab, laki-laki tersebut mencoba untuk menarik nafasnya dengan panjang kemudian dia bergerak dengan cepat menuju ke arah kamar mandi saat ini juga, demi apapun kan bener-bener siang untuk memuntahkan seluruh isi perutnya termasuk minuman yang dia minum tadi. Secepat kilat laki-laki itu bergerak menuju ke arah kamar mandi diikuti oleh asli yang tampak begitu khawatir menatap sang suaminya tersebut.


Khan bergerak terburu-buru tanpa menghiraukan orang-orang di sisi kiri dan kanannya bahkan siapapun yang menyapa dirinya karena dia benar-benar siap untuk menumpahkan semua isi perutnya saat ini juga, hingga pada akhirnya begitu dia menemukan kamar mandi laki-laki tersebut dengan cepat masuk ke dalam sana dan di detik berikutnya dia benar-benar menumpahkan seluruh isi perutnya tanpa berpikir dua tiga kali.


Beberapa laki-laki yang melihat Khan memuntahkan seluruh isi perutnya jelas terkejut mereka pikir Ada apa dengan laki-laki tersebut.


"Anda tidak apa-apa, sir?," tanya salah satu dari mereka.


"Mister Khan, are you okay?,"


beberapa orang terlihat panik melihat laki-laki itu memuntahkan seluruh isi perutnya, mereka mencoba untuk mencari minyak angin dan lain sebagainya sedangkan di luar sana Ashley terlihat menunggu suaminya dengan perasaan yang begitu khawatir dan cemas. Ashley berusaha untuk menggenggam kedua belah tangannya, menatap cemas kearah pintu kamar mandi.


"Bukan masalah, aku hanya sedikit kurang baik." Khan menjawab dengan cepat pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan orang-orang di sekitarnya, dia meminta semua orang tidak usah khawatir terhadap dirinya dan meminta mereka pergi dan tidak usah menghiraukan dirinya di mana dia meyakinkan diri jika dia baik-baik saja saat ini.


Khan berusaha untuk memijat-mijat kepalanya beberapa waktu dia pikir sepertinya memang benar kesehatan tubuhnya cukup turun drastis dan mungkin seperti kata istrinya dia memang membutuhkan dokter untuk memeriksa keadaannya saat ini.


Ashley di luar sana terlihat diam untuk beberapa waktu, sejenak perempuan itu seolah-olah ingat sesuatu buru-buru mencoba masuk kamar mandi perempuan dan Ashley bergegas untuk mengerjakan sesuatu di dalam sana. Cukup lama perempuan tersebut memilih berada di kamar mandi hingga pada akhirnya dia buru-buru keluar dari sana dan mencoba mengintip apakah suaminya sudah keluar dari kamar mandi saat ini.


Bola mata perempuan tersebut pada akhirnya bertemu dengan sosok Khan, buru-buru dia mendekati sang suami, kemudian berkata dengan cepat.


"Mungkin kamu bisa beristirahat sejenak di salah satu kamar hotel yang telah kita pesan Khan, aku akan menyelesaikan semua urusan di luar sana saat ini juga, karena kita tidak mungkin meninggalkan para tamu tanpa tuan rumahnya." Ucap Ashley kemudian.


Khan terlihat menganggukan kepalanya dengan cepat, membiarkan Ashley untuk segera pergi ke depan dan menyambut para tamu juga menyelesaikan semuanya di mana dia pikir dia memang sedikit membutuhkan istirahat saat ini dan ingin menyelesaikan sesuatu.


Disisi lain Laura terlihat mencari keberadaan Khan dan juga Ashley, namun sebelumnya perempuan tersebut terlihat bergerak mendekati Nyx, membawa segelas minuman ke arah laki-laki tersebut. Dia sedang merencanakan sesuatu untuk kesenangannya malam ini.


Disisi lain nya, Zoya terlihat menatap kearah sekelilingnya begitu dia memasuki gedung perayaan ulang tahun perusahaan Hillatop, dibantu oleh Ford yang ada dibelakang nya. Zoya menyentuh telapak tangan Ford dan meminta laki-laki tersebut mendekati nya, gadis itu terlihat membisikkan sesuatu kearah Ford dengan cara yang begitu serius.