
Nyx terlihat sibuk bicara dengan beberapa orang disekitarnya, membiarkan diri untuk berbaur dan berbincang-bincang tanpa peduli pada orang lain. Laki-laki itu terlihat cukup serius sembari sesekali terlihat anggukan di kepalanya. Gaya kharismatik dan tenang nya membuat siapapun cukup sungkan setiap kali berhadapan dengan laki-laki tersebut.
Di ujung sana Laura terlihat bergerak mendekati Nyx, sembari membawa segelas wine 🍷 untuk laki-laki tersebut, dimana jemari Laura bergerak menjentikkan sesuatu didalam kuku nya dan menyemburkan bubuk dari sana ke dalam minuman tersebut secara perlahan kemudian dia menggoyangkan gelas itu hingga membuat minuman nya tercampur aduk menjadi satu.
Seulas senyuman picik tampak mengembang di balik bibirnya, perempuan itu tengah merencanakan sesuatu untuk laki-laki yang ada di ujung sana, malam ini dia harus menyelesaikan segala misi-misi dalam menuntaskan segala hal yang menjadi rencananya kemudian menyingkirkan orang-orang yang menjadi penghalang terbesar untuk nya naik menjadi nyonya Khan.
Nyx jelas merupakan ancaman paling terbesar untuk dirinya, sejak awal laki-laki tersebut selalu mencurigai pergerakan nya, bahkan Nyx tidak terlalu mempercayai dirinya dan selalu memasang mata awas terhadap dirinya, Belum lagi terkadang Nyx yang selalu mampu mengontrol Khan dan membuat laki-laki tersebut patuh dan menuruti perintah Nyx, Seolah-olah Nyx adalah penasehat kepercayaan Khan, hal tersebut membuat Laura terkadang kesal dan juga geram pada laki-laki tersebut. Karena itu bagi nya Nyx menjadi ancaman terbesar nya, Laura harus memikirkan banyak cara untuk melenyapkan Nyx hingga akhirnya terpikir kan satu ide untuk melenyapkan Nyx dari sisi Khan.
Dan satu ide melintas di kepala nya, Laura pikir dia harus menyingkirkan Nyx dan Ashley secara bersamaan sehingga membuat Khan membenci kedua orang tersebut secara bersamaan. Rencana yang dia susun dengan matang saat ini dia yakini bisa membuat kedua orang tersebut dibenci bahkan di lenyapkan oleh Khan sendiri jadi dia bisa berhasil membuat kedua orang itu terjerumus pada dosa dan kesalahan Yang sama.
Bayangkan bagaimana kebahagiaan terjadi jika dia berhasil melenyapkan dua orang tersebut secara bersamaan.
Perempuan tersebut terus berjalan mendekati Nyx, hingga pada akhirnya dia sudah berdiri tepat di sisi kiri laki-laki tersebut, Laura menyentuh lembut bahu kiri laki-laki itu dengan tangan kirinya, membuat Nyx spontan menoleh ke arah perempuan itu sembari menaikkan ujung alisnya.
"Aku pikir kamu pasti membutuhkan minuman, Nyx," Ucap Laura sambil menaikkan gelas minuman yang ada di tangan kanannya kemudian dia memberikannya kepada Nyx.
Sejenak laki-laki tersebut menatap ke arah Laura kemudian melirik ke arah gelas berisi wine 🍷 yang diberikan oleh perempuan di samping nya tersebut.
"Aku cukup terkejut kamu membawa minuman ke arahku dan memberikannya kepadaku," laki-laki itu bicara dengan cepat sembari mendengus, dia meraih gelas semua ini tersebut secara perlahan.
"Ini adalah pesta perayaan kebahagiaan jadi aku mendatangi beberapa orang yang kukenal dan memberikan mereka minuman termasuk kamu, bahkan Khan dan Ashley juga menerimanya tadi." ucapnya dengan cepat kemudian dia menjentikkan jemarinya ke arah sisi kanannya di bagian belakang Nyx, memanggil seorang pelayan yang membawa minuman di mana perempuan itu meraih satu gelas menaikkan gelas tersebut ke hadapan Nyx.
Dia membawa laki-laki itu untuk bersulang bersamanya.
Nyx tanpa sedikit mengejek dia menaikkan gelas miliknya kemudian menyesap minumannya secara perlahan.
Laura menghabiskan minumannya dengan gerakan yang begitu tenang dalam beberapa kali teguhkan kemudian dia melirik kembali ke arah mic Nyx, memperhatikan minuman laki-laki tersebut yang menyusut sedikit.
"Tidak terlalu buruk," batin perempuan itu.
Dia lantas kembali berkata.
"Selamat bersenang-senang, Nyx." Ucap Laura kemudian.
Nyx sama sekali tidak menjawab dia membuang pandangannya menuju ke arah bagian pintu masuk saat dia menyadari kehadiran seseorang di ujung sana yang terlihat berdiri menatap seluruh ruangan seolah-olah sedang mencari seseorang.