
Khan dan Ashley benar-benar bergerak seperti pencuri profesional, mereka mengendap naik dan memastikan diri sampai pada lantai atas bangunan tersebut, mengintip disisi kiri dan kanan, saling memberikan kode dengan jemari tangan dengan gaya yang begitu tenang.
Keheningan tercipta di antara mereka, dimana Ashley berusaha menaikkan jari telunjuknya memastikan diseberang sana dari balik headset bluetooth mereka berkata jika Khan dan Ashley aman untuk masuk saat ini menurut pantauan kamera pengintai dari radius jauh. Dan Ashley ikut memastikan didalam cukup aman, dia membiarkan Khan masuk mendahului dirinya secara perlahan.
Saat jari telunjuk Ashley bergerak memberikan kode masuk, Khan buru-buru masuk kedalam dengan cekatan, persis seperti pencuri profesional tanpa cela dan cacat, sangat keren bagaikan adegan film big movie saat pencuri profesional masuk untuk mencari barang curiannya.
Khan bergerak perlahan sambil menggenggam pistol ditangan nya, dimana bola mata nya terus menatap awas disekitar nya dalam ke awasan nya. cukup lama mereka bergerak dalam ke awasan tiba-tiba suara di ujung sana melalui headset bluetooth mereka terdengar.
"Radius 5 meter bagian kiri mendekat," ucay seseorang dibalik headset bluetooth-nya sehingga membuat Khan dan juga Ashley langsung merapatkan tubuh mereka pada bagian sisi dinding dan tidak bergerak sama sekali hingga menunggu sang musuh datang mendekat.
Tidak usah menunggu waktu terlalu lama hanya dalam hitungan detik seorang laki-laki mendekati mereka sembari membawa senjata di bagian tangan kanannya, berjalan dengan cara yang begitu angkuh dan tidak menyadari kehadiran Khan dan juga Ashley, begitu dia bergerak dan melintas ke arah kanan dalam hitungan detik tiba-tiba.
Srrrtttttttttr.
Khan langsung menarik laki-laki tersebut dengan cepat kemudian.
Casshhhhhhhh.
Slasshhhhhhhh.
Satu tembakan yang tidak mengeluarkan suara langsung menghantam kepala laki-laki tersebut dan membuatnya tumbang secara perlahan, Khan menyeret laki-laki itu ke pinggir dinding dan mendudukkannya di sana membuatnya seolah-olah tertidur di bagian sisi kiri di mana mereka berada.
Khan mengedipkan sebelah matanya ke arah sang istri, membuat Ashley sedikit menaikkan ujung bibirnya.
Mereka kembali bergerak dengan cepat menuju ke arah depan di mana tujuan mereka terletak pada bagian lantai bawah bangunan Vander.
"Sisi kanan radius 3 meter, Ashley." kembali terdengar suara di seberang sana di mana dia berkata musuh kembali datang mendekam membuat Ashley langsung awas. Seperti semula Khan dan Ashley memepetkan tubuh mereka ke dinding, menunggu musuh datang mendekat.
Casshhhhhhhh.
"Akhhhh." Masih bisa didengar erangan dari laki-laki itu ketika Ashley menghantamnya dengan pisau belati.
Dan seketika laki-laki tersebut menjadi tumbang secara perlahan dimana tubuhnya coba ditahan oleh Ashley agar tidak tumbang dan mengeluarkan suara berisiknya. Kemudian Ashley secara perlahan meletakkan laki-laki tersebut ke lantai.
Katakan pada Khan, melihat aksi istrinya tentu saja hal tersebut membuatnya semakin jatuh cinta pada Ashley.
"You're perfect, baby." Sempat-sempatnya laki-laki tersebut berbisik dan memuji istrinya sembari dia memberikan sebuah ciuman di bibir perempuan itu dengan penuh gairah.
"Oh shi-t pemandangan macam apa itu." seseorang mengumpan dari balik headset bluetooth mereka.
Membuat Khan mengulum senyuman nya.
"Shi..t aku pikir kita sepertinya kedatangan tamu yang berbeda." Dan suara lainnya tiba-tiba terdengar dibalik headset bluetooth mereka.
Nyx bicara dengan cepat.
Khan dan Ashley menaikkan ujung alis mereka.
"Sial, pencuri lain masuk mencoba mencuri start." Nyx kembali bicara dengan nada seriusnya.
"Apa?." Khan jelas saja mengerutkan keningnya.
Tapi Ashley terlihat begitu tenang dalam ekspresi nya.