King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Kemarahan Ford



Disisi lain,


Kediaman Crawford.


"Kau membuat kecerobohan lagi?." Suara Ford memecah keheningan malam, bola mata merah menyala terlihat di balik wajah laki-laki tersebut saat ini, di mana dia merasa lagi-lagi adik perempuan bodoh nya membuat sebuah perkara.


"Aku tidak melakukannya dan aku tidak tahu soal apapun kak, sungguh." Clara terus berusaha untuk membela diri bahwasanya dia tidak terlibat satupun pada persoalan yang tanpa melibatkan kakak laki-lakinya tersebut.


Tuduhan yang diberikan kakak laki-laki nya sangat mengejutkan dirinya saat ini, raut wajahnya memucat dan dia terlihat bergetar. Ford saat marah bahkan bisa menelan siapapun yang dia inginkan.


"Jangan membuatku begitu marah karena cinta Clara,kau belakangan menjadi bodoh. Kau mendapatkan Alex bahkan dengan cara yang cukup bodoh, semua ulahmu menggagalkan rencana yang kami semua untuk menjebak Khan melalui Ashley, lalu kini kau kembali membuat kekacauan lainnya yang lebih fatal lagi, hah?." dia sama sekali tidak percaya dengan ucapan adik perempuannya tersebut, berteriak penuh kemarahan memecah kesunyian malam. Dia tidak peduli bagaimana telinga orang-orang mendengar nya yang jelas Ford sudah berada di ambang batasan nya.


Ford tahu Clara tidak dapat diandalkan kecuali dia hanya mampu untuk memamerkan kecantikannya dan juga menghambur-hamburkan banyak uang, begini adik perempuannya tersebut sangat tidak kompeten dan tidak pantas untuk menjadi adiknya, terkadang dia berpikir bagaimana bisa orang tuanya melahirkan perempuan bodoh sekelas Clara.


"aku bilang aku tidak pernah melakukannya dan aku tidak tahu bagaimana bisa laki-laki itu mendapatkan satu informasi yang tidak pernah aku berikan kepada siapapun." Clara. masih terus bersikeras dengan ucapannya jika dia tidak pernah membuat kekacauan lagi setelah dia membuat kekacauan terakhir atas hubungan Alex dan Ashley.


Clara terus bersih keras berkata dia tidak membocorkan informasi soal apapun kepada siapapun dan dia tetap berkata jika dia tidak pernah membicarakan dengan orang luar soal rencana kakaknya dan juga oleh untuk melakukan pergerakan mendapatkan lukisan di kediaman Vander. Lalu dia pikir bagaimana bisa informasi tersebut bocor sehingga orang lain yang bergerak mendahului mereka di mana katanya seorang laki-laki mendapatkan informasi dari dirinya.


Nyatanya dia tidak pernah memberikan informasi pada siapapun soal hal tersebut dan Clara jelas marah besar dengan keadaan ini. Tapi Ford sama sekali tidak ingin mempercayai dirinya karena bagi laki-laki tersebut dia selalu bertindak di luar batas pemikiran dan diakui selama ini dia selalu berpidato dan bodoh tapi sungguh kali ini dia tidak melakukannya.


Ditengah kemarahan Ford dan jutaan pembelaan yang ingin dilakukan oleh Clara, tiba-tiba saja dari arah depan seseorang datang dengan berjalan tergopoh dari arah depan menampilkan ekspresi wajah panik yang begitu luar biasa.


"Tuan celaka." Laki-laki berusia hampir 30 tahunan tersebut datang dengan nafas tersengal-sengal dan bicara dengan cepat ke arah Ford.


"Ada apa?," Ford bertanya sambil menaikkan ujung alisnya.


"Teddy dia-," Laki-laki tersebut tidak melanjutkan kata-katanya.