
Laki-laki tersebut terlihat gelisah, terus menatap kearah dokter yang kini mulai memeriksa keadaan istrinya. Prosedur nya terlalu banyak dan terlihat merepotkan, membuat dia sedikit terlalu gelisah. Dari pemeriksaan biasa, di atas tempat tidur yang seperti kasur tapi dengan posisi agak terangkat di bagian kepalanya, tidak lupa tensi darah, disusul pemeriksaan bagian perut, dilanjutkan meminta istrinya ke kamar mandi di bantu seorang perawat, kemudian kembali ke atas kasur dilanjutkan dilanjutkan dengan sesi sedikit tanya jawab yang membuat gelisah dirinya.
Terlalu merepotkan dan membuat Khan terlalu gelisah dengan keadaan.
Prosedur nya terlalu lama, padahal saat dia sakit cukup periksa, cek tensi darah kemudian langsung diagnosa. selesai!.
Tapi pemeriksaan Ashley terlalu berbelit-belit, membuat orang sekelas Khan jadi gelisah dan takut, takut jika istrinya mengalami sakit yang serius, gelisah bagaimana jika istrinya tidak baik-baik saja.
"No," Khan berusaha menggeleng-gelengkan kepalanya.
Dia tidak pernah jatuh cinta pada perempuan manapun sebelumnya, jadi dia tidak berharap hal yang buruk terjadi pada Ashley dan perempuan itu meninggalkan dirinya.
Khan pasti merasa akan mati karena nya.
Sejenak Khan menghela nafas nya agak lega, setelah seluruh prosedur yang rumit dan panjang akhirnya selesai juga. Dokter yang memeriksa istrinya kini bergerak menuju ke arahku kursi yang ditempati dokter tersebut sebelumnya, di ikuti istrinya yang bergerak menuju kearah dirinya. Ashley duduk tepat disampingnya, dimana Khan langsung menggenggam erat telapak tangan istrinya tersebut kemudian dia menatap kearah sang dokter.
"Apakah istri ku baik-baik saja, dokter?," Tanya laki-laki tersebut cepat, dia bertanya dengan tidak sangat tidak sabaran.
Sang dokter mengembangkan senyumannya, menulis sesuatu di atas kertas dengan cepat.
alih-alih menjawab dokter itu malah bertanya pada Khan.
"jadi kamu merasa mual Khan?," Dia bertanya cepat.
"Berhari-hari muntah tanpa bisa mencegah nya?," Lanjut pertanyaan itu lagi.
Khan menaikkan ujung alisnya, dia pikir kenapa juga dia yang di tanya? Itu seharusnya tentang Ashley, bukan tentang dia kan?.
Dengan perasaan enggan dia menjawab.
"Yeah aku pikir perut ku juga bermasalah karena aku terus merasa mual dan muntah tapi aku sudah melakukan pemeriksaan ditambah lagi sudah mengkonsumsi obat yang bisa menurunkan rasa itu." Dia menjawab dengan perasaan enggan.
" lagu apa yang terjadi pada istriku? Apakah dia baik-baik saja? Karena itu cukup membuatku khawatir." dia langsung berusaha mengalihkan pembicaraan dan ingin tahu bagaimana keadaan Ashley.
"Semua baik-baik saja, mereka sehat dan tidak perlu ada yang di khawatiran,"
"Ya?,"
Kata mereka cukup mengganggu perasaan nya.
"Yang harus diperhatikan di trimester pertama adalah kondisi mu dan keadaan kamu, sedangkan Ashley aku akan memberikan vitamin, susu dan beberapa anjuran yang baik untuk istri kamu Khan dan baby di perut nya," Ucap dokter tersebut panjang lebar.
Dan percayalah apa yang diucapkan oleh sang dokter langsung membuat Khan terkejut dan dia membelalakkan bola matanya.
"Ibu dan anak memiliki stamina dan kesehatan yang bagus, tidak ada yang perlu di khawatirkan,tapi kondisi cauvage sindrom mu sepertinya akan bertahan cukup lama, kamu harus cukup sabar melewati semuanya." Lanjut nya lagi kemudian.
Dan kini seolah-olah menyadari apa yang terjadi pada istrinya, Khan dengan jantung berdebar langsung bertanya tidak percaya.
"Ashley hamil?," Bibir Khan terlihat gemetaran.
"Selamat Khan, kau akan jadi seorang ayah."
Bayangkan bagaimana perasaan Khan mendengar ucapan dokter dihadapan nya tersebut, dia langsung menoleh ke arah Ashley dengan bola mata yang berkaca-kaca.
"Aku cukup kehilangan kata-kata, oh god, oh god, oh my god," dan Khan langsung memeluk istrinya dengan jutaan rasa bahagia.
Ashley jelas ikut bahagia, bola matanya terlihat berkaca-kaca, terlalu bahagia saat dia mendengar soal apa yang terjadi pada dirinya, air mata perempuan itu jatuh tidak tertahankan.
"Khan," dia menangis didalam pelukan laki-laki tersebut.
******
Catatan \= S1 king Khan usai Mak, lanjut dengan sudut pandang Ashley yang jauh lebih terperinci di KELAHIRAN KEMBALI ISTRI TUAN MAFIA.
Dengan kisah yang sama tapi dengan cara penyajian yang berbeda, membuka kedok teka-teki soal kehidupan Ashley dan apa yang terjadi kemarin, membuka tabir soal laki-laki di rumah sakit dan dipenjara.
Langsung merapat ke sana ya mak.