King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Perempuan murahan



Laura langsung melepaskan ciumannya pada Khan dengan perasaan senang, karena dia tahu jika istri Khan melihat apa yang dilakukannya terhadap laki-laki tersebut dan dia yakin jika Ashley pasti akan merasa terluka atas apa yang dilakukannya.


Bayangkan istri mana yang akan menyukai jika suaminya berciuman dengan perempuan lain dan dia yakin hal tersebut bisa memicu pertengkaran sepasang suami istri tersebut dan dia tahu kan tidak akan mungkin mampu marah kepada dirinya atau bertindak di luar batasan karena laki-laki tersebut begitu melindungi dan menyayangi dirinya selama ini.


Laura terlihat melirik ke arah Ashley yang sejenak mematung menatap ke arah dirinya dan Khan, di beberapa detik berikutnya tiba-tiba perempuan itu berjalan dari posisinya mendekati dirinya dan Khan.


Khan sendiri begitu Laura melepaskan ciuman nya jelas saja tampak mengeluarkan ekspresi aneh nya dan tanpa di duga laki-laki tersebut langsung menghapus bekas bibir Laura. Hal tersebut jelas saja membuat Laura cukup terkejut dengan respon yang diberikan oleh sahabat baiknya tersebut.


"What the hell?." Laki-laki tersebut seketika meninggikan suaranya, dan ini untuk pertama kalinya laki-laki tersebut terlihat begitu marah kepada Laura sembari dia menatap tajam ke arah perempuan yang sudah menjadi sahabat baiknya sejak dulu.


"Apa kau gila?, ada apa dengan mu, Laura?." Dia benar-benar kesal.


"Khan, kamu membentak ku?." Laura bertanya sambil mengerutkan keningnya, ekspresi wajahnya menampilkan kesedihan yang luar biasa, dia benar-benar pandai berakting.


"Ada apa dengan ekspresi itu, Laura?." Tiba-tiba Ashley angkat bicara begitu dia berada tepat di hadapan perempuan tersebut dan dia langsung berdiri di sebelah suaminya.


Khan yang baru menyadari kehadiran istrinya seketika langsung menoleh dan tidak tahu kenapa wajahnya langsung berubah pias dan diliputi rasa bersalah.


"Apa kamu melihat nya baby?." Laki-laki tersebut benar-benar merasa berdosa, dia takut istri nya tersebut salah paham.


"Aku cukup terkejut saat melihat seorang perempuan mencium suami ku." Ashley langsung memotong ucapan suaminya dan dia menatap tajam ke arah Laura.


"Lucu memang, yang memberikan respon awal malah kamu." Ashley terlihat mengejek, dia berdiri tepat dihadapan Laura, mensejajarkan diri mereka berdua di mana Ashley menatap tajam Laura, tapi Laura dengan penuh percaya diri seolah-olah sengaja ingin menyakiti Ashley.


"Tapi anehnya aku tidak merasa terkejut dan shok, karena pada dasarnya laki-laki itu seorang raja dan suami ku sesuai nama nya merupakan seorang raja, dan dia terlihat biasa-biasa saja di cintai oleh banyak perempuan termasuk kamu."


Laura tidak mengerti ke arah mana maksud dan tujuan perkataan Ashley, dia terlihat mengerutkan keningnya untuk beberapa waktu dan mencoba untuk mencerna apa yang diucapkan oleh perempuan yang ada dihadapan nya tersebut.


"Tapi kau, yang aku pikir adalah teman baik suami ku juga yang aku anggap seorang perempuan baik-baik, nyatanya ketika kau melakukan hal seperti tadi membuat aku berpikir, sepertinya kau terbiasa bermain dengan beberapa laki-laki dan hal tersebut membuat aku berpikir kau adalah perempuan murahan yang bebas mengobrol diri pada siapapun termasuk pada seorang laki-laki yang sudah memiliki seorang istri." Lanjut Ashley lagi.


Dan apa yang diucapkan oleh perempuan tersebut seketika membuat wajah Laura memerah karena malu.


"Apa?" Laura terlihat sedikit mengeram.


"Bukankah aku sudah bilang sayang?, dia sudah terlalu lama menginginkan kamu." Dan Ashley bicara sambil melirik kearah Khan, menyakinkan laki-laki tersebut soal apa yang dia ucapkan beberapa waktu kemarin pada suaminya.


Khan terlihat sedikit sedikit mendengus melirik ke arah Laura, dan di titik berikutnya dia menetap dalam ke arah bola mata istrinya.