King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Mendapatkan apa yang mereka inginkan



Ashley masih menggerakkan tangannya dengan lincah di mana Khan secara perlahan membantu dirinya di belakangnya.



...(Hanya visual)....


Krieeetttttt.


Satu angka bergerak dan ditemukan.


Krieeetttttt.


Kembali satu angka bergerak dan ditemukan.


Krieeetttttt.


Sekali lagi satu angka bergerak dan ditemukan.


Hingga akhirnya secara perlahan Ashley memutar titik angka terakhir yang ada di hadapannya cukup lama dan,


Kletakkkkk.


Seketika suara angka terakhir memecah keadaan dan titik berikutnya pintu mulai bergeser. Seulas senyuman mengembang dibalik wajah Ashley saat dia berhasil membuka brangkas yang ada dihadapan nya. Khan jelas langsung membulatkan bola matanya dengan senang, juga tidak percaya saat melihat istrinya berhasil membuka brangkas dihadapan mereka.


"Perfect." Laki-laki tersebut membatin.


Ashley tanpa banyak bicara memutar brangkas, mendorongnya dengan cepat kemudian bisa dia lihat apa yang mereka inginkan langsung terlihat dihadapan mereka.


Tanpa menunggu waktu lama dia bergerak meraih lukisan yang mereka inginkan, mengikat nya dengan cepat ke bagian punggung nya saat ini.


"Alex dan tim bergerak turun menuju ke arah bawah." Suara Nyx memecah pendengaran mereka.


"Mari mulai permainan kedua." Ashley bicara sambil mengembangkan senyumannya kearah Khan.


mendengarkan apa yang diucapkan oleh istrinya seketika membuat laki-laki tersebut menaikkan ujung alisnya.


"Ya?." Khan bertanya dengan nada penasaran.


******


Disisi lain,


Alex dan tim.


Alex terlihat bergerak memecah barisan di mana mereka masuk ke dalam markas Vander pada malam hari ini dan akan mengambil lukisan yang telah mereka incar sejak lama, persiapan yang mereka gunakan jelas sudah sangat matang dan mereka yakin akan berhasil mendapatkan apa yang mereka inginkan malam ini tanpa terkecuali.


pergerakan mereka jelas telah diperhitungkan dengan matang, tidak sedikitpun ingin menciptakan kecerobohan dalam aksi yang akan mereka lakukan. lagi lagi tersebut bergerak melalui bagian sisi kanan bangunan markas Vander, biasanya begitu dia masuk dia telah disambut dengan orang-orang Vander, hal tersebut jelas mewujudkan dirinya di mana Alex pikir bagaimana bisa Vander lebih dulu tahu kehadiran mereka.


"Brengsek." salah satu orang kepercayaan Vander bicara sembari berdiri dan meludah ke arah lantai ketika dia menyadari itu adalah Alex.


"diri kau berencana menyusup dan mencuri bersama timmu yang telah datang lebih dulu." lagi lagi di hadapan ya bicara dengan penuh kemarahan sembari dia langsung bergerak menyerang Alex tanpa basa-basi.


sejujurnya Alex cukup terkejut dengan ucapan laki-laki itu namun dia tidak sempat untuk berpikir dengan baik karena dia keburu diserang oleh tim Vander tanpa jeda sedikitpun, aksi saling hantam dan saling pukul antara satu dengan yang lainnya terlihat terjadi di antara mereka dimana beberapa anggota Vander terus bergerak melakukan penyerangan terhadap dirinya hingga membuat Alex cukup terkejut, namun beberapa tim Alex juga bergerak untuk membantunya dan menyerang balik musuh saat itu.


Dii beberapa sisi pertarungan dan perkelahian seperti itu juga terjadi bahkan tidak sedikit senjata saling meletus dan ditembakkan antara satu dengan yang lainnya di antara mereka semua.


Alex yang berpikir rencana mereka yang disusun dengan matang akan berhasil nyatanya melenceng dari perkiraan, tidak menyangka jika mereka akan ketahuan jauh lebih dulu sebelum pergerakan terjadi.


"Ada apa ini?." Itu yang menjadi pertanyaan laki-laki tersebut saat ini.