King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Tidak seburuk yang dia bayangkan



Acara puncak ulang tahun perusahaan the Hillatop company,


Hotel xxxxxxx,


pusat kota.


Begitu tiba di hotel xxxxxxx dihadapan mereka, Zoya terlihat menatap ke arah bangunan di depannya untuk beberapa waktu, bisa dilihat pada tamu undangan sejak tadi telah berdatangan tanpa henti dan mereka telah tiba saat acara telah dimulai.


Gadis tersebut menggeser posisi duduknya tapi tiba-tiba bahu nya ditahan oleh Ford dan laki-laki tersebut berkata.


"Tunggu di sini aku akan menurunkan kursi rodanya terlebih dahulu." ucap laki-laki tersebut dengan cepat.


Dia melarang Zoya untuk turun dengan kondisi yang tidak dianggapnya baik-baik saja, karena baginya gadis tersebut tidak dalam kondisi yang cukup memungkinkan untuk berjalan tanpa bantuan orang lain atau tanpa bantuan kursi roda dan seseorang ada di sampingnya. Mendengar ucapan laki-laki tersebut seketika membuat Zoya langsung menoleh ke arah laki-laki itu dan dia ingin bicara namun chord langsung kembali membuka mulutnya.


"Tidak ada alasan untuk berjalan tanpa bantuan, kondisimu tidak dalam keadaan baik-baik saja hmmm." lanjut lagi tersebut lagi kemudian.


"Aku tidak ingin lukamu semakin parah karena dokter berkata kamu belum mampu untuk melakukan banyak aktivitas dalam satu dua minggu ini." Ford mencoba untuk memperingati dirinya tentang kondisi kesehatan Zoya.


Dan seketika Zoya terdiam ketika dia mendengar apa yang diucapkan oleh Ford, gadis tersebut memilih untuk tidak menjawab ucapan laki-laki itu di mana bisa dia lihat Ford secara perlahan langsung turun dari mobilnya kemudian memutar arah lantas laki-laki tersebut menurunkan sebuah kursi roda secara perlahan setelah itu dia bergerak ke arah pintu mobil di mana Zoya berada membukanya dengan gerakan perlahan lantas meraih tubuh Zoya dengan sangat hati-hati di mana dia membiarkan tangan gadis tersebut naik ke atas bahu dan lehernya.


"Tentu saja ini sama sekali tidak merepotkanku, aku senang melakukannya.". Ford menjawab dengan begitu tenang ucapan gadis dihadapannya tersebut, dia membenahi posisi Zoya agar gadis tersebut nyaman dengan keadaan.


Zoya terlihat diam, dia menatap wajah laki-laki di hadapannya tersebut untuk beberapa waktu, menelisik wajah dengan seksama di mana dia pikir dan cukup tidak menyangka jika laki-laki itu memiliki sisi yang sangat baik dan hangat di balik sifat garang dan juga wajah datar di hadapan orang lain yang sangat tidak bersahabat tersebut.


Kemarin sebelum mengenal laki-laki tersebut di mana dia tahu hanya bagian-bagian buruk daripada sifat Ford, bahkan dia banyak tahu sifat buruknya dari Laura dan orang-orang yang hilir mudik kediamannya, jadi alam bawah sadar nya dan juga sugesti nya selalu berpikir jika laki-laki itu bukan orang yang baik. Tapi nyatanya sekarang dia baru tahu betapa baiknya laki-laki tersebut, ditambah lagi saat kejadian di cafe tempo hari, ketika seorang perempuan bicara soal kebaikan Ford, seketika dia langsung kehilangan kata-katanya.


"Oke mari kita masuk ke dalam sekarang juga." Ucap Ford lagi sambil langsung berputar dan membiarkan dirinya berada tepat di belakang Zoya.


Di sisi lain tidak jauh dari mereka ketika Ford dan Zoya baru saja masuk ke dalam gedung hotel xxxxxxx tersebut, terlihat sebuah mobil baru saja menepi dan seorang gadis turun dari mobil secara perlahan, mencoba untuk membenahi pakaiannya secara perlahan hingga tiba-tiba seorang perempuan lainnya bergerak dengan cepat dari sisi berbeda mendatangi gadis dihadapannya tersebut.


"Nona," Wanita tersebut bicara pada gadis itu sambil menundukkan kepalanya.


Dia mencoba memajukan wajahnya dan berbisik pada gadis tersebut dengan cepat.


"Tuan Ford.....-" dan perempuan itu mulai bicara pada gadis itu dengan hati-hati.


Awalnya gadis itu terlihat biasa-biasa saja, didetik berikutnya ekspresi gadis tersebut langsung berubah.