King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Takut kehilangan



Disisi lain,


Mansion utama Khan dan Ashley,


Lewat tengah malam.


Khan terlihat masih terlelap didalam tidurnya dalam posisi kamar dengan lampu cukup tamaram, hanya suara detak jarum jam yang menemaninya di kamar tersebut diiringi suara ranting dan daun pohon yang ada disisi jendela kamar terus bergerak mengeluarkan suara berisiknya di luar sana karena di tiup angin menjelang musim dingin.


Tidak ada pergerakan sama sekali dimana didalam kamar tersebut dipastikan hanya terdapat Khan seorang diri didalam nya. Laki-laki tersebut sejenak menggerakkan tangannya, mencoba untuk memeluk sesuatu. Tangan nya bergerak meraba-raba bagian sisi kiri dimana dia terlelap, mencari tubuh istrinya untuk beberapa waktu tapi,


Khan mengernyitkan dahinya masih dalam posisi mata masih terpejam, dia meraba lebih cepat kali ini memastikan apa dia tidak salah merasakan jika Ashley tidak ada disampingnya. Laki-laki tersebut buru-buru membuka bola matanya dengan cepat.


"Ashley?." Dia bertanya, mencari istri nya tersebut ke sekitar kamar, nyatanya dia sama sekali tidak menemukan istrinya saat ini di mana bisa dilihat kamar itu benar-benar kosong melompong tanpa ada istrinya sama sekali di sana dan seketika hal tersebut membuat Khan sangat khawatir juga panik.


"Ashley?." dia tidak pernah takut ada apapun tapi saat dia tidak mendapati istrinya di sampingnya bayangkan bagaimana perasaan laki-laki tersebut, dia menampilkan sisi panik yang tidak pernah ditampilkan kepada orang lain.


Khan buru-buru berdiri dari posisinya dengan cepat dan dia langsung beranjak dari sana tanpa berpikir dua tiga kali, mencari sosok istrinya menuju ke arah kamar mand. Dia pikir bisa jadi perempuan tersebut ada di sana mungkin mengalami sakit perut atau apapun itu yang tidak dia ketahui. dia bergerak menuju ke arah kamar mandi dan membuka pintu kamar mandi tersebut namun nyatanya ketika bola matanya menelisik kamar mandi, dia sama sekali tidak menemukan istrinya di sana dan seketika Khan langsung melesat keluar dari kamarnya dengan cepat.


para pelayan di rumah jelas telah terlelap sejak tadi dan para penjaga jelas telah bergerak secara bergantian untuk menjaga bagian daripada mansion nya. Laki-laki tersebut jelas saja dilabakan berlarian menuruni anak tangga dengan cepat dan dia pikir apakah sesuatu yang buruk terjadi pada istrinya.


Dia siap mengeluarkan suara menggelegarnya bahkan membuat kekacauan di malam hari jika dia kehilangan perempuan tersebut saat ini. namun nyatanya belum sempat dia melakukan hal tersebut tiba-tiba saja sang istrinya muncul dari arah dapur dan hal tersebut membuat Khan cukup terkejut.


"Sayang, ada apa?." Ashley terlihat berdiri keluar dari dapur sembari bertanya dan menatap kearah khan untuk beberapa waktu.


Bayangkan bagaimana ekspresi Khan kala dia melihat istrinya saat ini, tanpa berpikir dua tiga kali laki-laki tersebut langsung melangkah dengan cepat berjalan menuju ke arah Ashley, memeluk perempuan tersebut dengan cepat dalam pelukan perasaan penuh khawatir.


"Khan?." Ashley jelas saja terkejut setengah mati karena tiba-tiba sang suami memeluknya dengan begitu erat, membuat perempuan itu tenggelam kedalam dada bidang milik Khan.


"Kau jangan menakuti ku." Ucap Khan pelan.


"Aku pergi untuk mengambil air minum Khan." Perempuan tersebut bicara pelan dengan degub jantung yang tidak beraturan.