King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Solusi tak terduga



Kembali ke kediaman Ashley dan Khan,


masih di atap teras rumah kediaman Khan dan Ashley.


"Aku pikir apakah kita harus memindahkan Zoya ke tempat kuliah yang lain? atau kalian bisa pergi ke luar negeri?," Ashley bertanya kepada Ford, di mana mereka kini berdiri di pinggiran atas dan berpegangan pada sisi pagar pembatas.


"Aku khawatir nyawa nya akan terancam, Antoni pasti bergerak lebih cepat saat ini, karena di masa lalu pun dia selalu bergerak dua langkah lebih dulu dariku, dan aku yakin di masa kini dia tidak mungkin tidak bergerak jauh lebih cepat dari semua orang," Ashley kembali bicara sembari dia membiarkan pandangan bola matanya menatap ke arah depan.


Yah dia khawatir saat Antoni kehilangan dirinya untuk dimanfaatkan menandatangani surat wasiat keluarga, dia yakin Antoni pasti sedang merencanakan sesuatu yang berbeda saat ini menggunakan Zoya seperti di masa lalu untuk memanfaatkannya.


Jika dimasa lalu laki-laki tersebut bisa membuat Zoya tunduk pada nya, menandatangani surat wasiat kakek nya dan kemudian Zoya di jual Antoni dan di beli oleh Ford dalam kegelapan, diperlakukan semena-mena karena Zoya tidak pernah mencintai Ford dalam perjodohan yang di atur Antoni maka di masa kini, dia menciptakan sejarah baru dan kisah baru di mana kedua orang itu harus perlahan selalu mencintainya salah satu dengan yang lainnya dan menerima.


Dia mungkin tidak bisa mengubah takdir tentang jodoh, kematian dan kehidupan, tapi setidaknya dia bisa memperbaiki takdir agar jauh lebih baik. Kesempatan kehidupan ke dua jangan pernah dia sia-siakan, karena itu dia mengatur semuanya agar berada diposisi nya masing-masing tapi dengan kisah manis bukan kisah pahit. Dia menciptakan cinta di antara semua orang dibalik kekejaman dan keserakahan orang-orang disekitar mereka.


Dia akan membuka satu persatu benang kusut yang ada dan juga akan membongkar kedok orang-orang yang ada di sekitar mereka satu persatu baik dari keluarganya, Barmingham ataupun orang-orang yang berusaha berkhianat di kehidupan Khan Hillatop untuk diseret ke liang penjara atau liang lahat sekalipun.


Dan Ashley tidak ingin satupun rencananya hancur berantakan, dia harus membuat rencana matang dalam seluruh keadaan.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Ashley, membuat laki-laki di sampingnya itu langsung melirik ke arah Ashley.


"Itu jelas bukan pilihan yang tepat, semakin jauh saya berlari semakin kencang dia akan dikejar, kau tidak perlu khawatir tentang keamanan Zoya, selama dia berada di bawah perlindungan ku, Antoni tidak akan berani untuk mengambil nya dari tangan ku." Ford menjawab dengan cepat ucapan perempuan di sampingnya tersebut dan berusaha meyakinkan Ashley jika semua pasti baik-baik saja.


"Tapi cepat atau lambat Zoya akan sembuh dari keadaannya, dia tidak mungkin mau bertahan di kediamanmu setelah semua luka-luka nya sembuh total, adik ku pasti akan meminta pergi dan pulang, dan aku tidak yakin jika kamu dan aku memiliki alasan yang tepat untuk membuatnya tetap tinggal di kediaman kamu." Ashley kembali bicara sembari membiarkan tatapan mereka bertemu.


"Mengawasi nya dari kejauhan jelas bukan pilihan yang baik, melindungi nya seolah-olah dia barang berharga dan berkata agar Antoni tidak menggangu ketenangan nya juga bukan hal yang masuk akal, Antoni tentu saja tidak takut untuk mendapatkan Zoya, karena bagi nya kau bukan siapa-siapa Zoya."


Dan mendengar ucapan Ashley, seketika membuat Ford sedikit bingung, dia pikir apa yang diucapkan oleh perempuan itu benar adanya, Antoni memang cukup takut dengan kekuasaan tapi laki-laki itu tidak pernah takut untuk menyentuh barang yang bukan miliknya, laki-laki tersebut hanya takut menyentuh segala sesuatu yang adalah miliknya dan Zoya jelas bukan siapa-siapa nya.


Laki-laki itu diam, tidak memiliki jawaban atas apa yang diucapkan oleh Ashley, dia mencoba untuk berpikir dengan keras saat ini. keheningan terjadi di antara mereka, cukup lama.


"Hanya ada satu cara yang bisa kita lakukan saat ini dan itu bisa membuatku tenang," tiba-tiba saja perempuan tersebut kembali bicara, Ashley tiba-tiba memiliki sebuah ide dikepalanya.


Ford kembali menoleh kearah perempuan itu, dia menaikkan ujung alisnya sembari menunggu kata-kata apa yang akan diucapkan Ashley berikutnya.


"Nikahi adikku dan semuanya akan aman seiring berjalannya waktu." ucap Ashley kemudian dengan tatapan yang begitu serius.


Ford jelas saja langsung membelalakkan bola matanya, dia sangat terkejut mendengar ucapan dari perempuan di sampingnya tersebut.


"What?,"


"Dengan begitu, Antoni pasti cukup takut untuk mengusik ketenangan Zoya dan merampas nya dari mu."


Ford jelas saja masih terkejut dengan ucapan Ashley, ide yang diberikan oleh perempuan itu jelas sangat gila dan tidak masuk akal.


"Apa kau sedang bercanda?," tanyanya kemudian dengan tatapan tidak percaya.