King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Mendapat kan nya



Khan terlihat duduk di atas sebuah kursi sofa mendominasi berwarna merah, bola matanya menatap tajam ke arah depan nya dimana laki-laki tersebut sama sekali tidak beringsut dari posisi duduknya.


Fokus nya sama sekali tidak beralih sama sekali dari arah depan di mana di ujung sana terdapat sebuah kasur mendominasi berwarna putih dimana di atas nya tampak seorang gadis yang tengah terlelap di dalam tidurnya,hal tersebut membuat Khan tidak ingin melepaskan pandangannya dari gadis tersebut di mana tangan kanan khan terlihat menggesek-gesekan ujung bibirnya untuk beberapa waktu.


Ashley terlihat tertidur lelap entah sejak kapan di atas kasur tersebut, yang jelas selama lebih dari 10 menit yang lalu Khan berada di sana nyata nya gadis tersebut sama sekali tidak beringsut dari posisi tidurnya.


Cukup lama dia menunggu hingga akhirnya secara perlahan Khan beringsut dari posisi nya, memilih untuk bergerak melangkah menuju ke arah kasur di mana Ashley berada.


Dia benar-benar tidur dalam keadaan mati.


Batin Khan pelan, tidak percaya ada gadis model begitu yang tidur bahkan nyaris tidak sadar jika dia kedatangan tamu.


Tapi Khan patut berbangga hati dan juga bahagia nyatanya Nick bener-bener bisa diandalkan dan membuat dia menemukan gadis tersebut hari ini tak perlu menunggu besok malam karena itu akan membuatnya gila jika dia tidak menemukan Ashley secepatnya.


begitu laki-laki itu bergerak mendekati gadis yang ada di hadapannya itu tersebut seketika tiba-tiba saja Ashley menggerakkan tubuhnya secara perlahan.


Khan terlihat diam untuk beberapa waktu menunggu pergerakan berikut nya dari gadis tersebut, cukup lama menunggu tapi Ashley tidak menggerakkan kembali tubuh nya, membuat Khan berinisiatif untuk melangkah maju kembali.


Tapi nyatanya belum sempat dia benar-benar mendekati gadis tersebut tiba-tiba saja.


Klatakkkkkk.


Takkkkkkkk.


"Owh... shi..t"


Khan seketika mengumpat saat dia sadar gadis di hadapannya itu tiba-tiba terbangun dan mengacungkan pistol depan di hadapannya, laki-laki tersebut langsung menaikkan kedua belah tangannya dengan posisi terkejut, dia tidak percaya jika gadis itu terbangun dan nyaris menembak kepalanya.


sebagaimana Khan terkejut begitu juga dengan Ashley, gadis tersebut langsung menaikkan ujung alisnya saat menyadari siapa yang ada di hadapannya itu.


"Kau...?"


Gadis tersebut bicara kemudian dia mendengus dengan kasar.


"Aku cukup terkejut kau ada di sini"


Dia masih membiarkan ujung alis yang naik ke atas menatap laki-laki yang ada di hadapannya tersebut dengan ekspresi cukup terkejut. tidak percaya jika laki-laki itu bisa menemukan keberadaannya padahal dia sudah bersembunyi dengan sebaik mungkin.


"Apa kau lupa siapa aku? hanya untuk mencari keberadaan seseorang aku hanya tinggal menjentikkan jari telunjuk ku, itu terlalu gampang untuk ku"


Begitu sombong cara bicara Khan, dia terlihat mengejek ke arah Ashley.


Terkutuk sungguh Khan, dia tiba-tiba merasa penampilan Ashley membangkitkan gairah kelelakian nya di pagi hari ini.


Sebenarnya bagaimana cara nya kau membuat ku tergoda, sial.


Khan mengumpat kesal didalam hati nya, memperhatikan Ashley dari ujung kaki hingga ke ujung kepalanya.


"So..."


Ashley bicara, gadis tersebut tampak beranjak meraih sebuah kursi kayu yang ada di ujung kamar, menggeser nya ke arah Khan dan mempersilakan laki-laki tersebut duduk, dan bodoh nya Khan patuh pada Ashley kemudian duduk dengan cara yang angkuh.


Tapi satu hal tidak terduga terjadi, gadis tersebut tiba-tiba duduk dipangkuan Khan, membiarkan mereka saling berhadapan dimana Ashley dengan berani naik ke atas paha laki-laki tersebut, hal itu membuat Khan langsung mendengus, laki-laki tersebut menatap tidak percaya atas keberanian Ashley yang duduk di atas paha nya.


Oh shi.t.


Tepat nya Ashley membiarkan pantat nya menduduki bagian atas milik Khan, membuat laki-laki tersebut seketika merasa ini seperti nya tidak baik-baik saja.


"Kenapa mencari ku lebih awal dari perkiraan?"


Gadis tersebut bertanya, membiarkan kedua tangannya melingkar di leher Khan, dia bertanya dan membiarkan netra mereka bertemu antara satu dengan yang lainnya.


Alih-alih menjawab, Khan berkata.


"Kau seperti nya ingin memancing singa dibawah sana agar terjaga, baby"


Dan Khan membiarkan Ashley semakin menenggelamkan diri nya ke pangkuan Khan.


"Dan sudah yakin jika aku mampu membuat kamu menginginkan aku baik pagi, siang sore dan malam?"


Kali ini gadis tersebut kembali bicara sembari memancing.


Percayalah apa yang diucapkan juga apa yang dilakukan oleh Ashley benar-benar diluar akal pikiran Khan, laki-laki tersebut kemudian berkata.


"Mari mengumumkan pernikahannya secepat nya"


Saat Khan berkata begitu, seketika Ashley langsung menaikkan ujung bibirnya dengan tatapan penuh kemenangan.


"Tentu saja"


Gadis tersebut menjawab mantap tanpa menampilkan ekspresi terkejut nya sama sekali.