King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Berhenti banyak bicara



"Katakan pada ku siapa?." Khan bertanya ingin tahu, siapa yang menjadi penyusup dan mencoba masuk di antara mereka.


"Beatle black ." Nyx terdengar menjawab dengan tenang dari seberang sana membuat Khan cukup terkejut mendengar nya.


"Apa?." Laki-laki tersebut mengerutkan keningnya.


Beatle black bagian daripada Alex, dia cukup terkejut laki-laki tersebut juga menginginkan lukisannya, itu artinya Alex sedikit banyak juga telah mendapatkan informasi soal lukisan tersebut. Pertanyaan nya bagaimana bisa Alex bisa tahu dengan cepat di mana keberadaan Vander saat ini setelah peristiwa penggerebekan semalam, dan itu cukup membuatnya menjadi gelisah karena Alex sama seperti mereka menginginkan lukisan yang dimiliki oleh Vander saat ini.


Khan terlihat melirik kearah Ashley dimana bisa dia lihat sang istri nya berkata.


"Kau boleh menyimpulkan sesuatu atas banyak hal soal diriku." Begitu tenang perempuan itu menjawab seolah-olah dia membiarkan suaminya berburuk sangka terhadap dirinya.


"Aku tidak suka memaksa seseorang untuk mempercayai ku, tapi kamu bisa melihat dan mencoba untuk memikirkannya sendiri nanti apa yang akan terjadi berikutnya. Namun untuk saat ini jangan berpikir yang cukup buruk diantara banyak hal karena aku sedang ingin membawamu untuk mengikuti sebuah permainan manis untuk beberapa waktu, Khan." lanjut Ashley lagi kepada laki-laki yang ada di hadapannya tersebut.


Hal itu sontak membuat Khan sedikit menaikkan ujung alis. Meskipun tidak dipungkiri dia menyimpan jutaan kecurigaan terhadap istrinya di mana Alex juga berada di sana bersama timnya sehingga membuat dia berpikir yang tidak-tidak untuk saat ini namun realitanya ucapan dari sang istri cukup membuatnya terkejut.


"Mari bermain lompat untung, satu kali menyeberang 2 pulau kita lampaui." Ucap Ashley kemudian.


Dia pernah mendengar istilah tersebut, mereka akan mendayung dalam satu perahu, menggapai dua pulau dalam sekali dayung, alias sekali bergerak langsung dapat 2 keuntungan.


"kau akan lihat sendiri nanti." Ali Ali menjawab apa yang diucapkan oleh suaminya perempuan itu mencoba untuk membawa Khan bergerak pergi dari sana secara perlahan.


"Bukankah terlalu kebetulan juga Alex juga masuk ke tempat ini? kau pikir segala sesuatu di dunia ini hanya bermodalkan dengan kata kebetulan? ini membuatku juga takut jangan-jangan sejak awal istrimu ingin menghianati kita dan menjebak kita di dalam permainan ini." Laura tiba-tiba mengeluarkan suara ini ya Dari ujung sana melalui headset bluetooth mereka.


Khan terlihat tidak menjawab sama sekali, dia bergerak secara perlahan mencari bagian tangga untuk menghadap turun ke arah bawah dimana lukisan yang mereka inginkan disimpan. Diikuti gerakan Ashley yang bergerak cepat dengan cara yang begitu cekatan.


"Tidak kah kalian bisa memikirkan nya?." Laura kembali bicara dan melesatkan tanya.


Beberapa orang terlihat diam di bagian headset bluetooth mereka masing-masing.


"Ini membuatku agak gelisah." Satu suara terdengar menjawab perlahan.


"Aku benci mengatakan nya, bisakah kita tidak usah terlalu banyak bicara saat ini?." Dan suara Nyx berhasil memecah keadaan.


"jika ada yang berkhianat dalam misi ini kau tahu aku bisa menggila dan bahkan bisa membunuh 1000 orang dalam satu malam dengan kekuatanku Dan juga kekuasaanku, jadi berhati-hatilah." lanjut laki-laki tersebut di ujung sana, dia masih menikmati wine di tangannya, membiarkan bola matanya terus awas menatap ke beberapa layar monitor ada di hadapannya, di mana dia saat ini bisa dia lihat pergerakan satu persatu timnya yang kini terus menyerbu markas persembunyian Vander.


Dan ketika Nyx sudah bicara maka semua orang lebih baik memilih diam dan tidak melanjutkan ucapan mereka.