King Khan's Shackles

King Khan's Shackles
Tidak mungkin mengkhianati nya



Bisa Khan lihat juga Ashley terlihat mencibir ke arah Laura, dia mendengus kemudian membalikkan tubuhnya seolah-olah sang istri tahu jika Laura menyimpan sebuah rahasia besar yang tidak disadari oleh Khan dan yang lainnya.


"Bukankah tidak perlu diperpanjang dalam penjelasannya? ketika dia menantangku tidakkah kamu merasa ada sesuatu yang disembunyikan dibalik tantangannya tersebut, sayang?." dan Ashley mendekati Khan.


Laki-laki tersebut tidak mengeluarkan kembali suaranya dia mencoba menatap dalam bola mata istrinya untuk beberapa waktu kemudian dia melirik ke arah Laura.


"Istrimu sangat pandai membual, kau harus jauh lebih waspada terhadap dirinya Khan, dia bicara seolah-olah dia adalah Tuhan, di mana dia tahu apa yang terjadi kedepannya dan mencoba membuatmu untuk percaya dengan ucapannya, aku hanya merasa jangan-jangan sejak awal dia telah mengatur segalanya agar kau percaya dan tunduk kepada dirinya." Kobaran api penuh kemarahan di balik bola mata Laura.


Khan sama sekali tidak ingin menyimpulkan tapi yang jelas Laura baru kali ini menampilkan kebenciannya terhadap seseorang dan itu adalah istrinya sendiri, perempuan itu tidak pernah melakukan hal tersebut kepada orang-orang terdekatnya, Laura begitu menyukai orang-orang di sekitarnya termasuk adik perempuannya.


Dia pikir bagaimana dua orang tersebut bisa saling memperdebatkan sesuatu saat ini, Khan tidak bisa langsung menyimpulkan sesuatu atau langsung membela salah satu di antara mereka.


Dia tahu dia adalah seorang suami dan sepatutnya seorang suami mempercayai istrinya, tapi realita nya dia belum 100% mengenal Ashley, baginya masih terlalu dini untuknya mempercayai istrinya sendiri, karena tidak sedikit seorang Mafia hancur di tangan istrinya atau bahkan mati di tangan istri mereka karena penghianatan atau bahkan karena lebih memilih selingkuhan daripada bertahan dengan suaminya sendiri.


Dia belum berani menaruh kepercayaan kepada istrinya hingga penuh sampai dengan saat ini, mungkin dia baru menaruh kepercayaan 65% daripada angka 100 yang harus dia berikan kepada Ashley.


Dibandingkan mempercayai Ashley dengan banyak, Khan jelas jauh lebih mempercayai Laura, bagi nya Laura tidak memiliki celah untuk nya mencurigai Laura, Khan jelas mengenal dengan sangat baik perempuan tersebut karena dia dan Laura berteman sejak mereka masih kecil hingga dewasa ini dan tidak pernah terbesit pun di dalam hatinya untuk tidak mempercayai Laura atau berpikir jika Laura menghianati dirinya satu saat nanti.


Jadi Khan dia yakin Laura tidak mungkin mengkhianati dirinya dalam keadaan apapun, perempuan tersebut tidak mungkin ingin mencelakai istri nya apalagi dirinya, itu sangat mustahil baginya.


Tapi dari cara Ashley bicara seolah-olah istri nya tengah memberikan kode kepada dirinya jika suatu hari tidak mungkin dipungkiri bisa saja perempuan itu menghianati mereka atau bahkan mencelakai mereka dengan cara yang tidak terduga. Dan Laura jelas menatap tidak suka kepada istrinya sejak pertama kali dia membawa Ashley di antara semua orang.


"Sejak awal aku bilang, kau menikahi perempuan yang salah," Laura kembali bicara.


"Dia terlihat dengan sangat jelas seolah-olah ingin memisahkan kita atau bahkan ingin membuat sebuah hasutan agar kita pecah belah." Lanjut Laura lagi kemudian.


"Kau bisa menilai ku sendiri Khan, aku hanya berusaha untuk mengantisipasi, sisanya aku tidak menuntut mu untuk membela salah satu dari kami." Dan Ashley bicara pada Khan dengan tatapan seriusnya.


Mendengar ucapan kedua orang tersebut membuat Khan mengeratkan rahangnya, laki-laki tersebut hanya diam dan menatap satu persatu dari kedua perempuan tersebut.


Nyx terlihat mendengus, mungkin dia laki-laki yang paling tahu sosok mana yang bisa dia percaya di antara keduanya tanpa banyak bicara.