
Ashley menatap Alex untuk beberapa waktu dengan tatapan yang penuh dengan kebingungan dan juga dipenuhi jutaan tanda tanya yang menghiasi kepalanya.
"Ada apa ini?." batin Ashley masih berusaha untuk mewaraskan kepalanya yang tiba-tiba terasa tidak baik-baik saja.
"Kamu berenang dan tiba-tiba tenggelam, bukankah kamu pandai berenang?, kenapa tiba-tiba tubuh kamu melumpuh begitu saja?." Alex kembali bicara dan memecah keheningan membuat asli berusaha untuk menarik kesadarannya beberapa waktu gadis tersebut menetapkan oleh suaminya untuk beberapa waktu.
"Demi apapun kamu kehilangan nafasmu itu beberapa waktu dan itu membuat panik, semua orang termasuk para pelayan. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi padamu tiba-tiba saja kamu kehilangan kesadaran di tengah kamu memacu kecepatan dalam renangmu." Alex terus menampilkan ekspresi wajah penuh kegelisahan dan juga ketakutan menatap ke arah Ashley yang saat ini seperti orang bingung.
Dia memberikan jeda sejenak atas ucapannya pada gadis di depannya tersebut.
"Untungnya aku pernah belajar bagaimana cara untuk menyadarkan orang yang tenggelam, aku bahkan berpikir mungkin seharusnya menghubungi pihak rumah sakit untuk datang dan memeriksa keadaan mu tadi, kamu tahu Ashley?, pikiran ku kacau balau tadi saat melihat kamu tenggelam, wajah memucat dan entahlah."Alex terus bicara sembarisan ini dia menyentuh kedua belah wajah Ashley.
"aku benar-benar ingin mati tak bisa melihatmu di dalam sana." lanjut laki-laki itu lagi.
Sungguh Ashley masih cukup bingung dengan keadaan ini karena dia sebenarnya masih belum paham dengan apa yang terjadi. dia membiarkan laki-laki itu menyentuh kedua belah pipinya di mana Ashley masih berusaha untuk menyambung apa yang sebenarnya menimpa dirinya.
Ashley pikir pasti ada yang salah saat ini karena dia ingat betul, bukan di sini tempat seharusnya dia berada terakhir kali. Seketika dia mencoba untuk menatap Alex.
"Tunggu dulu." Gadis tersebut mengernyit kan dahi nya untuk beberapa waktu.
Wajah Alex kenapa berubah lebih muda?, tidak ada luka?, dan....
Gadis itu menyentuh lembut kening nya.
"Apa kamu sakit?, seharusnya kamu tidak pergi berenang. Besok hari pernikahan kita, kau membuatku begitu khawatir dan panik sayang, kita telah menyusun pernikahan begitu lama bagaimana bisa jika sesuatu yang buruk terjadi padamu, aku harus bagaimana?." kembali laki-laki tersebut bicara ke arah Ashley dan ucapan dari Alex jelas semakin mengejutkan gadis tersebut.
"Apa?, menikah?." Dan seketika bola mata Ashley membulat nyaris keluar.
Seorang pelayan memberikan pakaian pada Alex, dan sebuah handuk baru untuk mengeringkan tubuh Ashley dan rambutnya.
"Come sayang, aku harap kamu tidak jadi amnesia saat ini setelah tragedi tenggelam tadi, tentu saja besok hari pernikahan kita, gantilah pakaian mu dan aku akan memanggilkan dokter untuk memeriksa keadaan kamu." Alex langsung berdiri dari posisi duduknya di mana dia tadi berada tepat di hadapan Ashley duduk diantara kursi yang saling berhadapan antara satu dengan yang lainnya.
Laki-laki tersebut kemudian kembali melanjutkan kata-katanya.
"aku akan pergi malam hari ini, orang-orang bilang calon pengantin seharusnya tidak bertemu ketika semakin mendekat pada acara puncak pernikahan, tapi rasanya terlalu gelisah aku tidak bertemu denganmu dalam beberapa hari ini." Lanjut Alex lagi kemudian.
Dan yakinlah Ashley terlihat cukup ternganga mendengar apa yang diucapkan Alex pada dirinya.
Tidak mungkin bukan?!.