
Ashley terlihat mengernyitkan keningnya saat Ford berkata, Zoya meminta untuk segera pulang saat ini juga.
"Apakah terasa tidak nyaman?," Ashley bertanya, menatap ke arah Zoya yang duduk di kursi roda.
Zoya terlihat tidak enak dia kemudian menggelengkan kepalanya secara perlahan.
"Aku hanya merasa pusing, sebaiknya pulang ke rumah paman saja." Zoya menjawab dengan cepat pertanyaan dari Ashley.
Perempuan itu terlihat diam saat dia mendengar apa yang di ucapkan oleh Zoya, hingga pada akhirnya dia menganggukan kepalanya secara perlahan.
"jika kamu yang meminta ini aku sama sekali tidak bisa melarang," ucap Ashley pelan.
dia membiarkan dirinya bergantian menatap kedua orang di hadapan yaitu meskipun agak sedih saya harus pulang tapi ada satu kelegaan tersendiri dimana Zoya seperti nya mulai nyaman berada di kediaman Ford, gadis itu merasa terganggu jika tinggal di depan orang lain.
meskipun sebenarnya dia masih sangat merindukan saya dan ingin sekali berbagi cerita dengan gadis tersebut tapi saat ini dia harus menahan semuanya karena dia pikir dia tidak bisa membuka status di antara mereka lebih cepat karena dia takut itu akan membahayakan Zoya.
"Pulanglah dengan hati-hati dan pastikan tidak terlalu ngebut di jalanan," perempuan itu berpesan kepada agar tidak membawa adiknya dalam kondisi terlalu ngebuat saat menggunakan mobilnya.
Ford yang mendengarkan ucapan dari Ashley, langsung menganggukkan kepalanya dengan cepat pada mengerti dan mencoba untuk meyakinkan perempuan di hadapannya jika dia akan membawa adik perempuan tersebut dengan hati-hati dan dia akan menjaganya sebaiknya.
"aku dan Khan mungkin akan berkunjung besok malam, ada hal penting yang aku ingin bicarakan denganmu, Zoya." Ashley pada akhirnya kembali bicara kepada gadis dihadapannya itu, dimana Zoya masih duduk di atas kursi roda sembari menatap ke arah Ashley sejak tadi.
"Bicara? penting?," Zoya bertanya sedikit polos ke arah Ashley,dia pikir apakah mungkin perempuan itu akan memberikan misi baru kepada dirinya? rasanya tugasnya sudah cukup selesai dan misi yang kemarin juga telah clear dilakukan, tapi kenapa dia pikir perempuan itu berkata ingin bicara dengannya soal sesuatu yang penting.
"He em, ini cukup penting dan sedikit genting," lanjut Ashley lagi.
Percayalah saat dia mendengar ucapan akhir dari perempuan di hadapan nya itu seketika membuat Zoya agak gelisah.
Dalam kegelisahan gadis tersebut, Ford dengan cepat berkata.
"Kalian tentu saja bisa berkunjung kapanpun kalian ingin, kami akan pulang sekarang dan jangan lupa untuk menghubungi Zoya, karena kau pikir dia pasti kesepian sebab selalu sendirian di rumah belakangan ini." ucap laki-laki dengan cepat kemudian secara perlahan dia membalikkan tubuhnya dan menghadap ke arah Zoya, laki-laki itu menundukkan tubuhnya secara perlahan, kemudian dia langsung meraih tubuh gadis itu dan menggendongnya secara perlahan.
Zoya langsung mengalungkan tangannya pada leher Ford, tapi dia sempat berbisik kepada laki-laki tersebut.
"Aku pikir aku bisa menggunakan kursi roda hingga ke mobil?,"
"Itu hanya akan memakan waktu saja." Ford begitu pandai berkilau dan tidak setuju dengan permintaan Zoya.
Gadis itu diam, hanya bisa menatap wajah Ford untuk beberapa waktu.
"Padahal lebih mudah naik kursi roda." batin Zoya didalam hatinya.