
Ujung bibir Khan naik dengan sempurna ketika dia menatap Ashley yang terus berdiri didepan para tamu undangan, menyalami satu persatu daripada tamu-tamu tersebut sejak tadi, dia tahu gadis itu kelelahan karena acara pernikahan mereka malam ini yang diselenggarakan di sebuah hotel bintang 5 dengan cara yang megah luar biasa tapi dia sangat menikmati kecantikan dari gadis yang berdiri tepat di samping nya tersebut.
Ashley memang memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh perempuan atau gadis lain yang pernah dia temui sebelumnya.
Dia pikir izin pernikahan mereka pada keluarga nya akan sangat rumit dan sulit, syukurnya kedua orang tua nya tidak terlalu banyak drama, begitu humble dan gampang menerima siapapun disekitar mereka selama orang itu baik dan benar. Tapi dia tahu daddy nya tidak mungkin sembarang menerima menantu tanpa menyelidiki latar belakang nya.
"Janda?!." Meskipun tidak dipungkiri laki-laki itu cukup terkejut dengan status Ashley, tapi laki-laki tua itu terlihat begitu bijaksana, tidak langsung menolak atau menerimanya namun dia menyambut Ashley dengan baik kepada pertemuan pertama mereka.
namun setelah itu dia tahu daddy nya tidak mungkin tidak menyelidiki lebih dulu siapa calon istri nya, dia yakin laki-laki tua tersebut pasti diam-diam menyelidiki calon menantunya tanpa sepengetahuan dirinya laki-laki itu bajunya memang luar biasa.
"Daddy tidak menolak keberadaan nya? atau sedikit membuat drama penolakan karena Ashley seorang janda?" dia melesatkan tanya tersebut kepada daddy nya, menata bola mata laki-laki itu untuk beberapa waktu beberapa waktu sebelum pernikahan mereka.
"Daddy bukan tipe orang tua yang terlalu rumit, selama anak-anak menyukainya dan selama itu bukan pernikahan palsu bagi daddy itu bukan masalah, daddy bukan laki-laki kolot yang harus menghalangi cinta seseorang hanya karena status sosial, status keperawanan atau sekedar pemikiran dia putri dari lawan bisnis dan lain sebagainya, kehidupan daddy di masa lalu bersama para saudara daddy sudah terlalu dramatis dan penuh dengan drama, itu sudah cukup menjadi pembelajaran untuk kami dalam mengambil keputusan untuk anak-anak" Ucap daddy Gao nya pada saat itu.
Dan Khan cukup senang mendengar nya, cukup tidak menyangka jika semua berjalan sangat lancar diluar ekspektasinya.
"Lelah?" Khan berbisik tepat di balik telinga kiri Ashley, membiarkan bibirnya nyaris mengenai cuping telinga gadis yang ada di sampingnya tersebut sembari tangan kanannya menyentuh lembut gadis yang telah menjadi istri nya tersebut.
Mendapatkan pertanyaan yang tiba-tiba cukup membuat Ashley terkejut, dia menoleh ke arah Khan dengan cepat.
"Kamu bisa menebaknya" Bisik Ashley pelan.
mereka masih berdiri membiarkan para tamu menyalami mereka tanpa henti, tentu saja gadis itu lelah bahkan kakinya terasa ingin lepas dari posisinya saking dia sudah tidak kuat lagi untuk berdiri sejak tadi karena banyaknya para tamu yang datang silih berganti, menikah dengan Khan jelas bukan main-main, dia pikir mungkin mereka hanya mendaftarkan pernikahan di catatan sipil kemudian mereka menjalani hari-hari dengan cara membosankan kemudian memutuskan untuk bercerai nyatanya semua benar-benar berada di luar ekspektasi gadis tersebut karena kan tidak membawanya dalam posisi main-main. Laki-laki tersebut menikahi asli dengan cara yang sangat luar biasa layaknya seorang bujangan yang mengambil seorang perawan.
"Aku bisa melihat dari raut wajah mu saat ini" Khan kembali berbisik, dia menyalami tamu yang masih terus melewati mereka satu persatu.
"Malam ini kita sah menjadi suami istri" Laki-laki tersebut bicara untuk mengingat kan.
Ashley sejenak mengernyitkan keningnya.
"Karena aku merupakan laki-laki yang cukup pengertian sepertinya malam ini kita akan menunda malam pertama kita" Laki-laki tersebut berbisik begitu sensual, menbuat Ashley sedikit merinding dibuatnya.
"Tapi besok kita bisa memulai nya, karena aku ingin tahu bagaimana cara istriku memuaskan ku seperti janjinya tempo hari, membuat ku menginginkan nya pagi, siang, sore dan malam " Dan ketika laki-laki tersebut kembali melanjutkan kata-kata terakhirnya seketika membuat Ashley langsung menoleh karena laki-laki itu untuk beberapa waktu sembari gadis tersebut menelan saling.
Khan tampak menaikkan ujung bibirnya sembari mengedipkan sebelah matanya, jika Alex yang melakukan nya percayalah Ashley mungkin akan muntah,tapi saat melihat Khan yang melakukan nya laki-laki tersebut terlihat begitu mahal dan menggoda, membuat wajah Ashley seketika memerah dibuat nya.
"Hahahaha" Dan gadis cantik tersebut berusaha untuk tertawa dengan sedikit dipaksa.
Pagi, siang, sore dan malam?!.
******
Catatan \= Mak S2 Ahem dan Hayat sudah muncul yaaaa, cek di profil atau beranda.
Ditunggu kehadirannya MAKKK💋💋❤️❤️.