
"Aku putrinya Komandan nomer satu negri ini. Namaku Batari Abar Darmawan. Mamaku bernama Amanda dan Papaku bernama Barnes Adiwilaga Darmawan. Oleh karena itu, di tengah-tengah namaku ada Abar, singkatan dari Amanda dan Barnes Aku suka kamu karena, warna rambut kita sama, tapi rambutku keriting dan rambutmu lurus. Dan aku mengikatmu sekarang. Kamu milikku mulai dari sekarang" Grab! gadis kecil seumuran Noah itu, langsung meraih tangannya Noah dan ia genggam erat dengan senyum lebar di wajah cantiknya.
Batari Ayu Darmawan, memang cantik bak boneka karena, ia mewarisi wajah Barnes Adiwilaga Darmawan dan mewarisi rambut keriting kemerahannya Amanda. Sempurna dari segi wajah, namun keceriwisan dan kecerobohan juga tindakan gegabah anak gadisnya Barnes dan Amanda itu seringkali membuat orang-orang di sekitarnya merasa terganggu.
Noah langsung menarik tangannya dari genggaman tangannya anak gadis yang belum pernah ia lihat dan belum pernah ia kenal sebelumnya dengan menautkan alisnya dan cemberut.
Amanda langsung menghampiri putrinya saat ia melihat putrinya kembali membuat kesal seseorang. Amanda lalu berkata ke Noah, "Anak tampan, maafkan Putri Tante yang memang suka ngawur ini. Maafkan kalau Batari udah bikin kamu kesal"
Noah kemudian mengulas senyum dan berkata, "Tidak apa-apa, Tante. kalau begitu, Noah permisi" Noah kemudian melangkah pergi dari depannya Amanda dan Batari.
Batari mendongakkan wajahnya sambil bersedekap dan berkata dengan bibir manyun, "Mama, sih! Udah bikin gebetan aku hilang"
Barnes yang telah berdiri di samping istrinya, langsung menggendong putrinya dengan tawa renyahnya dan bertanya, "Kenapa putri Papa yang sangat cantik ini, manyun?"
"Gebetan aku hilang, Pa dan itu gara-gara Mama"
Barnes kembali tergelak geli dan Amanda mendelik ke Barnes, "Kenapa kita bisa punya putri yang unik kayak gini, Mas?"
Amanda langsung merengut dan menepuk pelan bahunya Barnes Adiwilaga Darmawan, suami tercintanya dan Barnes Adiwilaga Darmawan, kembali tergelak geli.
Noah berlari kecil dan menabrak punggung papanya. Adam menoleh ke belakang dan langsung menggendong Noah sambil bertanya, "Kenapa kamu tampak ketakutan? kamu habis bertemu dengan siapa?"
"Ada seorang anak kecil, dia cewek dan sangat ceriwis, Pa. Dia bahkan mengatakan kalau akan menikah denganku dan mengatakan kalau aku sudah menjadi miliknya" Noah berkata sambil mendekap erat tubuh papanya.
Adam Baron secara refleks tertawa lepas mendengar ocehannya Noah Baron.
Kisah Noah Baron, akan dilanjutkan di Nobel saya yang berjudul, Mister Polisi, Yes I Do! Akan ada kisah seru di sana. Dan akan ada banyak kejutan menarik yang lain dari yang lain. Kisah Noah Baron yang kaku dan memiliki alergi terhadap cewek sejak ia diculik oleh seorang wanita kejam musuh bebuyutan papanya, bertemu dengan putrinya Barnes Adiwilaga Darmawan yang tomboy, ceroboh, sering melakukan tindakan gegabah tanpa pikir panjang, akan menimbulkan sensasi kisah yang seru.
Noah sejak berhasil ditemukan dan dibebaskan dari penculik wanita yang sangat kejam saat ia masih berumur tujuh tahun, memiliki alergi pada wanita sejak saat itu. Setiap kali berdekatan dengan seorang wanita dalam model,bentuk dan rupa apapun, bahkan dengan mamanya sendiri pun, Noah akan mengalami bersin-bersin dan diserang rasa pening di kepala yang cukup hebat.
Putri Barnes Adiwilaga Darmawan yang ceroboh, ceriwis, sering gegabah di dalam pengambilan keputusan, telah mengenal Noah Baron sejak mereka masih kecil. Putrinya Bareng Adiwilaga Darmawan dan Noah Baron pertama kali bertemu di pesta pernikahannya Satya. Lalu, takdir akan mempertemukan mereka kembali saat Barnes menyelamatkan Noah Baron dari penculik kejam dan membawa Noah Baron untuk menginap di rumahnya selama sehari.