Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 86: Latihan Tembak



Keesokan paginya. Dimana Young Soon sudah bangun, dan sudah mandi. Ia pun langsung mengenakan pakaian hitamnya, yaitu pakaian bodyguard.


"Pakaian sudah siap. Dan sekarang, aku tinggal ke tempat pelatihan." Ucap Young Soon merapikan rambutnya, dan langsung keluar dari kamarnya.


Saat keluar kamar, Young Soon langsung terkejut, karena di depan kamarnya, sudah ada Devian. "Eh, mati kau. Astaga, Devian. Kau mengejutkanku saja." Ucap Young Soon kaget.


"Ngapain kau ada disini?." Tanya Young Soon langsung bersender di samping tembok.


"Aku tadi mau membangunkamu, ternyata kamu sudah bangun. Maafkan aku." Jawab Devian, langsung mengelus lehernya.


"Ouh, aku kirain apa." Ucap Young Soon melihat Devian, dari bawah, lalu sampai keatas.


"Kenapa menatapku seperti itu?." Tanya Devian bingung.


"Tidak ada, kau hanya tampan saja menggunakan pakaian kemarin ini. Perfect." Jawab Young Soon tersenyum tipis.


"Hei kalian. Kenapa masih mengobrol disini. Cepat sana, bos Vinson sudah mencari kalian berdua. Cepat sana." Ucap pengawal tersebut.


"Eh, kau juga mengejutkanku saja. Bisa bisa aku jantungan lagi disini. Iya, iya. kami akan kesana secepatnya." Jawab Young Soon kembali tenang.


"Baguslah." Langsung meninggalkan mereka kembali, sambil memegang pistol penjaga.


Young soon dan Devian, langsung datang ke ruang pribadi bos Vinson. Sesampainya, mereka langsung menundukkan badan mereka bersamaan.


"Salam bos Vinson. Ada apa ya bos?." Tanya Young Soon dengan sopan.


"Saya memanggil kalian, untuk menjaga rumah saya, karena saya mau pergi ke luar kota. Ada barang terlarang yang harus saya jual disana, dengan begitu, kalian harus menjaga rumah saya dengan ketat. Apa kalian bisa menjaminnya." Jawab bos Zax dengan serius, sambil menyilangkan kakinya.


"Baguslah. Dan ini adalah nama nama yang akan mengambil barang terlarang, malam ini. Kamu harus memberikannya kepada mereka, karena mereka yang akan menjualnya ke luar kota, bersama saya." Ucap bos Vinson kembali.


"Baik bos. Kami tidak akan merusak pekerjaan anda, dan kami akan setia dengan anda." Jawab Young Soon kembali, sambil melihat daftar nama nama, yang remaja.


"Kalau begitu, saya masih ada pekerjaan. Kalau kalian mau berlatih dulu, kalian langsung saja ke pelatihan." Ucap bak Vinson langsung berdiri.


"Semoga selamat sampai tujuan bos. Kami akan menunggu anda disini." Ucap Young Soon, langsung menundukkan kepalanya, bersama Devian.


"Terima kasih. Saya duluan, mari pengawal." Ucap bos Vinson, langsung pergi bersama pengawalnya yang berjumlah 4 orang, yang berjaga di ruang pribadi bos Vinson.


Setelah bos Vinson pergi. "Mari Devian, kita ke tempat pelatihan dulu. Aku mau berlatih dulu, soalnya aku suka. Yuk." Ucap Young Soon bahagia, langsung menuju ruang pelatihan.


"Begini seramnya pun, dia malah suka. Benar benar wanita yang tidak takut dengan apapun." Ucap batin Devian, sedikit takut dengan pengawal yang menatapnya dengan tatapan tajam.


Sesampai ruang pelatihan, dengan pengawal yang menjaga disana juga. Young soon mengambil pistol, dan langsung menembaknya ke sasaran yang ada didepannya.


"Dor, dor, dor." Bunyi tembakan tersebut dengan keras.


"Fyuh, kena semuanya. Bagaimana, bagus bukan. Kau harus mencobanya juga Devian." Ucap Young Soon langsung memberikan pistol tersebut, kepada Devian.


"Kenapa harus aku sih?." Tanya Devian tidak mau.


"Kau ini pria atau wanita sih. Takut begitu, tidak ada yang seram disini. Yakan teman." Ucap Young Soon kepada pengawal yang berjaga di ruang pelatihan tersebut.


"Benar itu. Kenapa harus takut, kami kan