Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 120: Cek Kehamilan



Selesai mandi, Young Soon pun langsung mengenakan pakaian yang cukup menarik, dengan style yang ia suka. Young Soon langsung turun ke bawah, dan menuju meja makan.


"Pagi ayah." Sapa Young Soon mencium pipi ayahnya, dan langsung duduk disampingnya.


"Pagi juga sayang. Kamu cantik banget, sampai membuat ayah terpukau." Puji ayahnya sambil tersenyum.


"Oh ya kakak, hari ini kan kita akan ke rumah Bae, untuk pemilihan gaun kalian?." Tanya Young Soon sambil meminum susu hangatnya.


"Tentu saja adikku. Kakak sudah tidak sabar, karena kami akan menikah." Jawab Min Hwa sangat bahagia, dan tidak ada rasa malu, karena sudah merebut Bae dari Young Soon.


"Aku sama sekali tidak cemburu kalau ia rebut pria itu. Lagian, pria itu berterong kecil. Aku gak suka yang kecil kecil." Ucap batin Young Soon tersenyum tipis.


Selesai makan. Young Soon pun menunggu Min Hwa bersiap siap. Min Hwa pun selesai bersiap siap, dan langsung menghampiri Young Soon.


"Kakak sudah siap. Yuk kita pergi sekarang." Ucap Min Hwa kepada Young Soon.


"Yaudah yuk," jawab Young Soon tersenyum paksa, dan langsung pergi bersama Min Hwa, dengan mobil pribadi rumahnya.


Di perjalanan, Young Soon lah yang mengemudi mobil tersebut. "Oh ya adikku. Kenapa kamu bisa mengemudi mobil. Setahu kakak, kamu gak pandai naik mobil deh. Kenapa sekarang malah bisa naik mobil?." Tanya Min Hwa kembali.


"Tentu dengan belajar kak. Kalau kita gak belajar, mana mungkin kita bisa melakukan sesuatu yang kita tidak bisa. Maka sebab itu, diperlukan teknik belajar." Jawab Young Soon tersenyum tipis.


"Seperti dirimu, yang belajar teknik merebut pacar orang. Hahahah, benar benar memalukan sayang." Kata hati Young Soon kembali tersenyum.


Sesampai rumah Bae. Merekapun langsung turun dari mobil bersamaan. "Kakak hati hatilah turun dari mobil. Karena kakak sedang mengandung." Ucap Young Soon sangat bagus memainkan aktingnya.


"Iya," jawabnya turun dengan hati hati.


Merekapun langsung memencet bel rumah tersebut. Dan keluarlah Bae. "Eh, kalian. Kamu rupanya sayang." Ucap Bae langsung memeluk Min Hwa.


"Kamu gak lupa kan, kalau hari ini kita akan memilih busana pengantin kita?." Tanya Min Hwa sambil menaikkan alisnya.


"Tentu saja sayang. Dan katanya ada yang mau kamu tunjukkan kepada kamu. Apa itu sayang?." Jawab Bae sekaligus bertanya.


"Ada deh. Kalau begitu, yang pertama, kita ke rumah sakit dulu ya sayang. Di sanalah aku akan menunjukkan suprise nya untuk kamu sayang." Jawab Min Hwa memeluk Bae terus.


"Baiklah. Kalau begitu, mari kita pergi sekarang. Dan kamu juga mau menemani juga ya Young Soon?." Tanya Bae kembali kepada Young Soon.


"Pakai tanya lagi. Ya mau menemani kalian lah, mau apa lagi." Jawab Young Soon tanpa ekspresi dan mereka langsung masuk ke dalam mobil bersamaan. Dengan Bae yang menyetir mobilnya, dan Young di belakang.


Di perjalanan. "Sebenarnya aku malas bersama mereka. Tapi demi rencanaku, aku rela deh. Yang penting rencanaku berhasil." Ucap batin Young Soon sambil melipat kedua tangannya.


"Oh ya sayang, kelihatannya hari ini kamu cantik banget ya." Puji Bae kepada Min Hwa sambil tersenyum bahagia.


"Tentu saja sayang, kan ini demi kamu sayang. Biar kamu betah sama aku." Jawab Min Hwa ikut tersenyum.


"Muak banget aku terus di sini. Mereka terus mempamerkan kemesraan hasil selingkuhan saja. Iyyuh jijik." Ucap batin Young Soon sambil tersenyum miring.


Sesampai rumah sakit. Merekapun langsung turun dari mobil bersamaan, dan masuk ke dalam rumah sakit.


"Sudahlah sayang. Kamu ikut aja, yuk." Jawab Min Hwa langsung menggandeng tangan Bae.


"Kamu mau ikut Young Soon?." Tanya Min Hwa kepada Young Soon ada di belakangnya.


"Tidak, aku akan menunggu di sini saja. Kalian masuklah." Jawab Young Soon.


Bae dan Min Hwa langsung masuk ke dalam ruang cek kehamilan bersama. Dan di dalam, mereka langsung duduk, dan sudah ada dokter di ruangan tersebut.


"Ada yang bisa saya bantu buk?." Tanya dokter tersebut.


"Saya mau cek kehamilan dok." Jawab Min Hwa sambil tersenyum kepada Bae dan dokter kandungan tersebut.


"Hah, kamu hamil sayang?." Tanya Bae langsung menatap wajah Min Hwa.


Min Hwa menganggukkan kepalanya. "Wah, berarti aku akan menjadi ayah dong." Bahagia Bae, karena akan mendapat warisan.


"Mari buk, saya cek kehamilannya dengan alat kami. Silahkan berbaring di sini." Perintah dokter tersebut, dan Min Hwa mengikuti perintah dokter tersebut.


Dokter pun langsung mengecek perut Min Hwa dengan alat yang sudah tersedia oleh dokter tersebut. "Wah, selamat ya pak, buk. Anaknya sangat sehat, dan berkelamin laki laki. Janin berjalan sudah 1 minggu." Menjelaskan dokter tersebut.


"Kandungan harus di jaga dengan sebaik mungkin ya pak, buk. Karena kandungan masih sangat lemah, karena baru 1 minggu. Dan hindari makan makanan yang tidak diperbolehkan, seperti nanas, dan durian. Kalau begitu, anda bisa duduk, dan akan saya buatkan vitamin khusus untuk kalian." Ucap dokter tersebut kembali ke kursinya.


"Baik dok." Bahagia Min Hwa dan Bae, dan Min Hwa kembali ke kursinya, dengan dituntun oleh Bae.


Setelah mengecek kehamilan mereka. Min Hwa dan Bae langsung keluar dari ruang kehamilan, dan langsung menghampiri Young Soon yang sedang menunggu, sambil menyilangkan kakinya.


Young Soon yang melihatnya pun, langsung berdiri kembali. "Apa semua berjalan dengan baik?." Tanya Young Soon sambil melipat kedua tangannya.


"Kandungan aku sangat baik Young Soon, dan berkelamin laki laki. Sangat menggemaskan." Jawab Min Hwa terus menggandeng tangan Bae.


"Baguslah. Selamat untuk kalian. Kalau begitu, mari kita langsung pergi ke mall gaun pengantin, untuk fitting pakaian kalian." Jawab Young Soon langsung jalan duluan.


Merekapun langsung keluar dari rumah sakit, dan masuk kembali ke dalam mobil, untuk berangkat ke mall busana pengantin.


Sesampainya, merekapun langsung turun bersamaan. Dan masuk ke dalam mall tersebut.


Di dalam, merekapun menuju toko fitting busana pengantin. "Selamat datang di busana pengantin kami." Ucap karyawan tersebut, langsung membungkukkan badannya.


Young Soon pun langsung duduk di sofa yang sudah disediakan oleh toko tersebut. "Saya mau fitting busana pengantin untuk kami berdua kak. Apa kami boleh lihat pakaian pengantinnya dulu?." Jawab Min Hwa sekaligus bertanya.


"Boleh banget mbak. Mari." Jawab karyawan tersebut, langsung menunjukkannya kepada Min dan Bae.


"Kami duluan dulu ya Young Soon." Ucap Min Hwa tersenyum mengejek, dan langsung meninggalkannya.


"Jijik banget lihat senyumannya itu. Jijay." Ucap batin Young Soon jijik.


Min Hwa dan Bae langsung masuk ke ruang pemilihan gaun. Dan Young Soon menunggu di ruang tunggu. "Sendirian aja sayang?." Tanya yang tidak lain lagi ialah