Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 61: Dress Merah



Didalam bandara. "Jaga diri mu disana ya. Jangan mabuk mabukan, dan jaga pola makan mu juga." Ucap Young Soon mengelus rambutnya.


"Aku menyayangi Young." Langsung memeluk Young Soon dengan erat.


"Aduh, jangan erat erat, nanti aku bisa mati di tempat." Ucap Young Soon.


"Eh, maaf Young Soon. Terima kasih banyak karena sudah mengantarkanku ke bandara. Kau sangat baik kepadaku selama ini. Lain kali, aku yang akan mentraktir mu makan." Ucap Eun Ju menangis.


"Eh, kenapa kau menangis begitu. Jangan menangis, nanti cantik mu hilang bodoh." Ucap Young Soon langsung menjetikkan dahinya.


"Aduh, iya, iya. Namanya juga sedih." Jawab Eun Ju mengelus dahinya.


"Kalau begitu, aku duluan ya Young Soon." Ucapnya langsung mendorong kopernya.


"Tunggu." Menahan Eun Ju.


"Ada apa?." Tanya Eun Ju kembali menatapnya.


"Sudah aku transfer uang untuk mu. Semoga uang itu berguna untuk mu, dan berhematlah disana." Ucap Young Soon kepadanya.


"Eh, kenapa kau repot repot begitu sih sayang. Terima kasih sekali lagi." Kembali memeluk Young Soon dengan bahagia.


"Sudahlah, kalau begitu cepat sana. Nanti ketinggalan pesawat lagi, dan gak jadi pergi. Dah." Ucap Young Soon melambaikan tangannya dengan bahagia.


Eun Ju pun ikut melambaikan tangannya, dan langsung meninggalkan Young Soon di bandara.


Sesampai di rumahnya. Ia pun langsung masuk kedalam, dan saat mau naik ke dalam. Tiba tiba bibi rumahnya memanggilnya.


"Non, non Young Soon." Panggil bibi tersebut langsung menghampiri Young Soon.


Langsung berbalik badan." Eh, iya bi. Ada apa bi?." Tanyanya langsung menatap wajah bibi tersebut.


"Kenapa meja yang ada di kamar non Young Soon terbelah menjadi dua. Padahal masih baru, dan baru di ganti beberapa hari. Kenapa bisa gitu ya non?." Tanya bibi tersebut kepadanya.


"Eh, soal itu saya juga gak tahu bi. Saat aku mau mengambil ponsel yang ada di meja tersebut. Tiba tiba saja, meja tersebut langsung terbelah. Mungkin meja itu tidak bagus. Lebih baik, ganti dengan yang baru saja deh bi. Jangan yang murahan." Jawab Young Soon berbohong dan meminta yang baru.


"Baik non Young Soon. Bibi sudah membereskan meja nya tadi kok. Jadi sudah bersih. Tinggal memesan yang baru saja." Ucapnya.


"Kalau begitu, saya masuk ke kamar dulu ya bi." Langsung masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamarnya. "Fyuh, untung saja bibi percaya denganku. Kalau tidak, bisa ketahuan identitasku ini." Ucap batin Young Soon menghela nafasnya.


"Oh ya, aku harus menyiapkan pakaian untuk nanti malam, bertemu dengan Devian." Ucapnya langsung membuka lemari pakaiannya, dan mencari pakaian yang cocok ia kenakan nanti malam.


"Nah, ini saja deh. Warna merah maroon. Bagus ini, cucok." Bahagia Young Soon sambil mengedipkan matanya.


Malam pun tiba. Dimana Young Soon sudah mandi, dan langsung mengenakan pakaian yang sudah ia pilih tadi siang. "Nah kan, sangat cocok dengan body ku ini. Cantik banget sih Young Soon ini." Ucapnya langsung duduk di meja rias, dan merias wajahnya.


Setelah merias wajahnya dan sudah siap untuk pergi. Tiba tiba ponselnya berdering, dan itu adalah panggilan dari,