Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 24: Bersenang Senang



Ditengah kebahagiaannya. Tiba tiba ponselnya kembali berdering dan itu telepon dari Eun Ju.


Langsung mengangkatnya. "Halo," panggil Young Soon.


"Halo Young Soon ku sayang. Kau lagi apa?," tanyanya.


"Aku lagi berbaring di kasur ini. Oh ya Eun Ju, kebetulan banget nih. Besok ada yang mau aku beri kejutan kepada mu." Jawab Young Soon.


"Kejutan apa?," tanya Eun Ju kembali.


"Lihat besok deh, kan bukan sekarang kejutannya, tapi besok." Jawab Young Soon membuat Eun Ju penasaran.


"Okey deh, aku akan menunggu besok. Omong omong, untuk apa kau meminta ku mencari wanita malam?." Tanyanya kembali.


"Ada deh, mending ga usah kau pikirkan. Nanti kau juga tidak akan percaya. Udah dulu ya, aku mau tidur dan sampai jumpa untuk kejutan besok." Langsung mematikan ponselnya.


"Besok aku akan mentraktir Eun Ju makan dan berbelanja. Dan sekalian pakaiannya untuk misi juga. Tapi saat aku membeli pakaiannya, aku tidak mau mengajak Eun Ju dulu deh. Bisa bisa dia mengetahui pekerjaan ku pagi." Ucapnya.


"Besok adalah hari yang paling indah dan tentunya malam ini juga." Bahagia Young Soon sambil memeluk ponselnya.


Keesokan paginya. Dimana Young Soon sudah mengenakan pakaian seperti geng motor dan ia bersiap siap mau pergi. Saat Young Soon turun dari tangga dan mau keluar. Tiba tiba ibu tirinya memanggilnya.


"Tunggu Young Soon," panggil ibu tirinya langsung menghampirinya.


"Apa?," tanya Young Soon langsung melipat kedua tangannya.


Tiba tiba ibu tirinya langsung menampar pipi Young soon. "Plak." Bunyi tamparan tersebut.


"Ini adalah balasan atas perbuatan mu tadi malam," ucap ibu tirinya tersenyum.


Young Soon memegang pipinya dan menekuk lehernya. Young Soon juga langsung mendekati wajah ibu tirinya dan langsung berbisik di telinganya. "Aku masih terima, atas perlakuan mu ini. Tapi selamanya aku tetap akan menjadi istri kedua ayahku dan akan tetap menjadi selingkuhan bagi ibuku dan kau perusak hubungan orang."


"Jangan sampai aku melihat mu, menamparku seperti ini lagi. Atau aku tidak akan segan segan untuk menyongkel bola mata mu itu dan aku akan memasaknya." Ancam Young Soon, dan menatapnya dengan tatapan membunuh.


"Kau mengerti maksudku kan. Jangan membangunkan singa yang sedang tidur. Aku pergi dulu." Ucap Young Soon langsung pergi dan tersenyum kepada ibu tirinya.


Setelah Young Soon pergi. Ibu tirinya langsung marah dan memukul pintu dengan kakinya. "Argh, dasar wanita bodoh, gila, j*l*ng. Beraninya dia mencoba mengancamku. Tapi kalau di lihat lihat, sorotan matanya membuatku gemetaran dan dia benar benar sudah berubah." Ujar Min Soo marah besar sambil mengepalkan tangannya.


Di perjalanan. "Enak saja si tua bangka itu menamparku. Untung aku masih bisa menahan emosiku. Kalau tidak, udah habis dia ditempat itu." Ucap batin Young Soon langsung menggas motornya karena kesal dengan kecepatan tinggi.


Young Soon langsung menuju rumah Eun Ju. Sesampai rumah Eun Ju, ia langsung turun dan mengetuk pintu rumahnya.


"Kau di rumah kah Eun Ju," panggil Young Soon dari luar.


Eun Ju pun langsung membuka pintunya," apa." Langsung menatapnya.


"Eh, Young Soon. Ada apa kemari?," tanyanya.


"Eh, iya. Aku mau dong, tunggu sebentar tapi ya. Aku mau ganti pakaian dulu." Ucapnya langsung masuk untuk mengganti pakaian.


Setelah berganti pakaian. Eun Ju langsung keluar dan mereka langsung berangkat ke Mall berbelanja. Sesampai mall, mereka berdua turun dari motor dan masuk ke dalam mall tersebut." Kita mau ke mana dulu nih Young Soon dan tumben banget mau traktir aku pakai barang?." Tanya Eun Ju sedikit bingung.


"Sudahlah, kau tinggal pilih dan tidak usah banyak tanyak sayang. Yuk kita ke toko pakaian dulu." Jawab Young Soon langsung menarik tangan Eun Ju dan mereka masuk ke toko pakaian mahal.


"Wah, cantik banget pakaian ini. Apa aku boleh memilihnya?." Tanya Eun Ju untuk memastikannya lagi.


"Pilihlah yang kau mau atau sekalian kau pilih gaun untuk hadir di pesta ulang tahun kakakku nanti. Biar ga bolak balik juga." Jawabnya tersenyum.


"Terima kasih banyak Young Soon sayang. Aku mau cari pakaiannya dulu. Dah." Mulai mencari pakaian yang cocok untuknya.


Young Soon langsung melihat lihat pakaian yang mana tau sesuai dengannya. Tanpa di sengaja, Young Soon melihat gaun yang di tempatkan di tempat yang gelap dan ia fokus melihat gaun tersebut.


"Halo mbak, saya mau nanyak. Itu kenapa gaunnya di tempatkan di tempat yang gelap ya?." Tanya Young Soon kepada karyawan tersebut.


"Karena gaun tersebut sedang dalam tahap isi daya kak. Dia akan berwarna indah saat di tempat terang dan akan mengeluarkan warna yang begitu indah. Kami akan menunjukkan gaun ini, saat di tempat yang terang." Jawab karyawan tersebut langsung menyalakan lampu di ruang gaun itu.


Saat di nyalakan, gaun tersebut langsung mengeluarkan warna yang indah dengan desain permata diseluruh gaun tersebut dan di warna dengan pakaian hitam dan pertama yang begitu mencolok. "Astaga, ini sangat indah. Berapa harganya?." Tanya Young Soon.


"Karena dia mall kami sedang mengadakan diskon. Jadi gaun ini hanya berkisar 800 JT saja kak." Jawab karyawan tersebut dengan ringan.


"What the ****. Maco banget ya, harga ya bund. Terima kasih banyak mbak." Ucap Young Soon langsung duduk kembali.


Tiba tiba ponselnya berdering. Young Soon langsung mengangkatnya. "Halo." Panggil Young Soon.


"Halo Young Soon ku. Kau sedang bersenang-senang ya?." Tanya tidak lain lagi ialah bos Zax.


"Ya begitulah bos. Ada apa menghubungiku?." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Sebenarnya saya mau memberikan uang tambahan kepada mu. Mungkin yang kemarin itu belum cukup untuk mu. Aku akan langsung transfer uang ya sekarang dan aku juga akan mengirimkan uang muka untuk misi mu selanjutnya." Jawab bos Zax.


"Aku tutup telepon ya." Langsung mematikan ponselnya.


"What, bos Zax sungguh aneh." Mengecek saldo rekeningnya.


Langsung muncul saldo yang bernilai 10M. "Wow, apa ini sungguh gajiku. Baru aku memulai misi dan mau lanjut ke misi ke dua. Sudah diberikan gaji sebanyak ini. Kalau saja bos Zax masih muda, udah gue nikahi tu orang." Ucap Young Soon langsung berdiri dan ke karyawan yang ia tanyakan tadi.


"Permisi mbak," panggil Young Soon.


"Iya kak, ada yang bisa kami bantu?." Tanya karyawan tersebut.


"Tolong bungkus pakaian itu. Pakaian yang harga 800 juta itu, saya beli sekarang. Tapi bisakah pakaian itu di letakkan di sini dulu?." Jawab Young Soon sekaligus bertanya.


"Soal itu kak,