Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 62: Rokok



Setelah merias wajahnya dan sudah siap untuk pergi. Tiba tiba ponselnya berdering, dan itu adalah panggilan dari Devian.


Young Soon pun langsung mengangkatnya. "Halo." Panggilnya.


"Halo Jova. Apa kau ingat kalau malam ini kita akan bertemu?." Tanyanya.


"Ingat dong. Aku akan kesana secepatnya, dan jangan menjemputku. Karena aku bukan wanita manja." Jawab Young Soon langsung mematikan ponselnya.


"Aku harus menggunakan mobil ayah dulu deh. Besok aku akan membeli mobil baru saja deh." Ucap Young Soon langsung keluar dari kamarnya dan menuju ruang kerja ayahnya.


Di dalam ruang kerja ayahnya. "Ayah sayang." Panggilnya.


Sontak ayahnya langsung menatapnya. "Eh, sayang. Kenapa kamu mengenakan pakaian seperti itu. Kamu mau kemana?." Tanya ayahnya.


"Aku ada pertemuan dengan teman temanku ayah. jadi aku merias diriku, agar tidak membuat malu keluarga kita ayah. Oh ya ayah, apa aku boleh meminjam mobil Lamborgini ayah itu." Jawab Young Soon.


"Boleh saja sayang. Ini kuncinya." Ucap ayahnya langsung memberikan kunci mobil tersebut kepadanya.


"Terima kasih ayahku sayang. Aku mencintai mu." Langsung mencium pipi ayahnya.


"Aku pergi dulu ayah." Melambaikan tangannya.


"Hati hatilah, dan jangan membuat kerusakan di mobil ayah itu." Jawab ayahnya dengan bahagia dan ikut melambaikan tangannya.


Young Soon pun langsung menuju tempat yang sudah di kirimkan oleh Devian, menggunakan mobil mahal ayahnya.


Sesampai tempat tersebut. Young Soon langsung turun dari mobil Lamborgini nya, dan sontak semua orang memandanginya.


"Lihat itu, dia mengendarai mobil termahal di Kota ini. Gila sih." Ucap beberapa pria pria memandanginya.


"Benar itu. Dia pasti berada di keluarga yang ternama. Parah sih." Ucap teman temannya.


"Lihat dia, dia menghampiri kita. Persiapkan diri kalian." Ucap pria pria tersebut.


Young Soon pun langsung menghampiri mereka." Permisi, apa kalian punya sebatang rokok?." Tanya Young Soon tersenyum tipis.


"Eh, ada kok kak. Ini rokok kami." Jawab sekelompok remaja yang langsung memberikan rokok mereka kepada Young Soon.


"Aku hanya mau satu batang saja, dan kenapa kalian semua langsung menyondongkan rokok kalian itu. Kalau begitu, aku ambil yang ini saja." Ucap Young Soon langsung mengambil sebatang rokok dan duduk di samping segerombolan anak remaja tersebut.


"Ada mancis?." Tanya Young Soon kembali.


"Ini kak." Langsung memberikannya kepada Young Soon, dan Young Soon langsung menariknya, dan langsung menghisapnya.


"Omong omong, nama anda siapa ya?." Tanya pria tersebut.


"Aku tidak bisa memberitahukan nama diri ku, karena kalian bukan siapa siapa saya. Kalian paham kan." Jawabnya sambil menghisap kembali rokok tersebut.


"Bagaimana kita tidak kenal. Sekarang kan kita sudah kenal, karena aku sudah memberikan mu sebatang rokok." Ucap pria tersebut.


"Benar itu." Ucap teman temannya juga.


Young Soon langsung berdiri dan meletakkan uang cash di atas meja mereka. "Rokok ku ketinggalan, dan kalian memprovokasi ku hanya karena sebatang rokok."


"Ambillah uang itu, untuk menggantikan rokok yang ku minta ini." Ucap Young Soon langsung meninggalkannya, dengan uang yang di tinggalin nya sebesar 10 JT, untuk sebatang rokok.


Young Soon pun langsung menghampiri Devian yang sudah menunggunya. "Maaf membuat mu menunggu lama." Ucap Young Soon langsung duduk di hadapannya, dan menghisap rokok terakhir, dan langsung membuangnya.


Devian langsung menatapnya, sambil merapikan kacamatanya. "Apa kau suka merokok?." Tanyanya.


"Aku,