
"Untunglah aku dipertemukan dengan mereka. Jadinya aku bisa membantu mereka berdua." Ucap Young Soon.
"Lebih baik aku memesankan makanan untuk ibunya, dan untuk anak pengamen dan jalanan lainnya. Pasti banyak yang seperti mereka berdua." Ucap batin Young Soon.
"Chiko dan Bunga. Kalian di sini dulu ya. Kakak mau memesankan makanan dulu ya, untuk ibu kalian dan untuk makan kalian nanti." Ujar Young Soon kembali mengelus rambut mereka berdua.
"Iya kakak," kembali tersenyum mereka berdua.
Young Soon pun langsung menuju tempat pesan menu. "Halo mbak, saya mau pesan makanan dan minuman lagi. Tapi dibungkus, bisa kan." Memesan Young Soon.
"Bisa kak. Mau pesan apa kak?" tanya pelayan tersebut.
"Saya mau pesan semua menu yang ada di sini, dan bungkuskan menjadi 100 porsi. Bisa kan." Jawab Young Soon sekaligus bertanya.
"Bisa non. Karena yang non pesan banyak juga. Jadi mohon ditunggu." Ucap pelayan tersebut.
"Baiklah. Nanti diantar ke meja sana," menunjuknya.
Young Soon pun kembali ke mejanya, dan melihat Chiko dan Bunga yang makan lahap, dan sudah menghabiskan makanannya dan minumannya.
"Wah, kalian hebat banget. Sudah menghabiskan banyak makanan dan minuman ini. Apa kalian tidak kekenyangan?" tanya Young Soon dengan lembut dan kembali tersenyum.
"Aman kakak. Kami kan banyak lambung kak. Hahahah." Jawab Chiko sambil tertawa.
"Hahahah, kamu menggemaskan banget sih sayang." Mencubit pipi Chiko dengan lembut.
"Hahahah, kakak juga menggemaskan. Omong omong, apa kakak punya pacar, dan kakak siapa kak?" tanya Chiko kepadanya.
" Nama kakak, kak Young Soon, dan kakak tidak punya pacar kok sayang. Kakak masih single. Kenapa bertanya seperti itu. Apa kamu mau menjadi pacar kakak." Jawab Young Soon, sambil menaikkan alisnya.
"Hahahah, mau banget kak. Hahahah, tapi kan Chiko masih kecil. Tunggu Chiko besar nanti. Setelah itu Chiko akan melamar kakak, menjadi pasangan Chiko." Jawab Chiko sambil tertawa tipis.
"Benar benar menggemaskan kalian berdua. Kalau begitu, kita tunggu makanan dan minuman yang sudah kakak pesan untuk ibu dan untuk kalian makan nanti. Dan juga untuk teman teman kalian yang lainnya." Ucap Young Soon.
Setelah 1 jam berlalu. Pesanan Young Soon pun jadi, dengan pelayan yang banyak, untuk menyelesaikan pesanan Young Soon.
"Non, pesanan anda sudah selesai. Mau diantar ke mana. Atau mau di bawa langsung?" tanya pelayan tersebut.
"Ouh ya, aku harus bawa semua makanan dan minuman ini dengan apa ya. Aku mengendarai motor, sedangkan pesanan yang aku pesan sangat banyak. Masa aku harus meminta bantuan Tyger sih. Tapi, mau bagaimana lagi. Ini demi anak anak ini. Jadi gapapa deh. Lagian dia kan cinta sama saya. Hahahah." Ucap batin Young Soon mengambil ponselnya, dan menghubungi Tyger Carl.
"Bentar ya mbak. Saya mau menghubungi seseorang dulu." Ujar Young Soon kepada pelayan tersebut.
"Baik non, saya tunggu." Jawabnya.
Young Soon pun menghubungi Tyger Carl, dan tersambung. "Halo Tyger." Panggilnya.
"Ada gerangan apa ini, sampai kamu menghubungi aku. Ada apa darling?" tanya Tyger Carl dengan lembut, dan menggodanya.
"Sudahlah, tidak banyak waktu. Aku membutuhkan bantuanmu. Apa aku bisa meminta bantuanmu?" jawab Young Soon.
"Bantuan apa sayang. Tumben banget. Aku bisa saja membantumu. Tapi bantuan apa darling?" tanya Tyger Carl.
"Ditambah aku harus membawa anak pengamen ini. Apa boleh bantu aku?" tanya Young Soon.
"Boleh saja sih. Tapi dengan satu syarat." Ucap Tyger Carl.
"Astaga, syarat apalagi?" tanya Young Soon.
"Bilang dulu, Tyger Carl tampan dan panggil aku sayang. Bagaimana. Kalau tidak mau, aku tidak akan membantumu." Jawab Tyger Carl memanfaatkan waktu yang ada.
"Dasar pria ini. Benar benar membuatku kesal. Rasanya aku ingin menghabisinya. Tapi aku benar benar membutuhkan bantuannya. Aku harus mengikuti semua yang ia inginkan. Lagian ini hanya satu malam saja. Gapapa deh." Ucap batin Young Soon.
"Kenapa diam saja sayang. Bagaimana, mau gak." Tanya Tyger Carl sambil menaikkan alisnya kembali.
"Baik sayang. Tolong bantu aku ya, aku benar benar membutuhkan bantuanmu Tyger tampan. Mau ya sayang." Jawab Young Soon dengan terpaksa, sambil mengatakannya dengan lembut.
"Okey darling. Aku akan berangkat ke sana. I love you." Bahagia Tyger Carl.
"I love you to." Jawab Young Soon juga, langsung mematikan ponselnya.
"Jijik banget yaolo. Malas banget sama pria itu. Benar benar menyebalkan." Mengepalkan tangannya, dan kembali menghampiri meja yang ia duduki.
"Kalau begitu, karena semua sudah selesai. Tolong kamu letakkan saja di atas meja, semua pesanan yang saya pesan. Nanti ada seseorang yang akan mengambilnya." Ucap Young Soon kepada pelayan tersebut.
"Baik non. Kami akan mengatur semuanya. Kalau begitu, saya permisi." Membungkukkan badannya, dan kembali ke dapur.
"Kakak menghubungi siapa kak?" tanya Bunga, sambil tersenyum.
"Ehm, itu. Teman kakak." Jawab Young Soon ikut tersenyum.
"Hayo, nanti pacar kakak. Kakak bilang kepada kami kalau kakak tidak punya pacar. Tahunnya nanti punya pacar. Kakak jujur aja deh. Kakak sudah punya pacar kan. Mana mungkin kakak secantik ini tidak punya pacar. Yakan Bunga." Ucap Chiko tidak percaya dengan ucapan Young Soon.
"Benar itu. Mana mungkin kakak tidak laku. Pasti banyak pria yang mengejar kakak saat ini. Itu pasti telepon dari pacarnya. Hahahah." Tertawa Bunga bahagia.
"Kalian ini. Masih kecil sudah pandai mengintrogasi orang." Mencubit pipi Chiko dan Bunga kembali, dengan tertawa bersama.
"Jawab pertanyaan kami dulu kak. Apa benar kakak punya pacar, atau sebaliknya?" tanya Chiko kembali.
"Halo anak anak. kakak pacar kakak yang sedang kalian introgasi ini." Jawab Tyger Carl yang sudah datang, dan langsung berdiri dibelakang Young Soon.
Sontak Young Soon dan dua anak pengamen tersebut, langsung menatap ke arah Tyger Carl.
"Wah, pacar kak Young Soon sangat tampan." Puji Bunga sambil tersenyum.
"Makasih banyak sayang. Kalian juga tampan dan cantik. Ibu kalian pasti bangga mempunyai kalian. Apa kalian sudah makan?" tanya Tyger Carl, sambil duduk disamping Young Soon, dan mengelus tangan Young Soon, yang berada dibawah.
"Sudah kak. Kakak Young Soon yang mengajak kami makan di sini. Makanan dan minuman di sini benar benar enak. Baru kali ini kami makan makanan seenak ini." Jawab Chiko dengan bahagia.
"Apa kakak benar benar pacar kak Young Soon?" tanya Bunga kepada Tyger Carl.