
Disisi lain. Di kamar Young Soon, Young Soon langsung melihat ponselnya, untuk melihat kamera tersembunyi. "Aku harus menyingkirkan video ku yang terekam tadi. Aku tidak bisa menahan emosiku soalnya." Ucap batin Young Soon langsung memukul meja yang ada di sampingnya.
Dan tiba tiba saja, meja tersebut langsung terbelah menjadi dua. "Eh, astaga Young Soon. Aku lupa kalau mempunyai kekuatan. Sudahlah, ayah kan banyak uang, tinggal beli lagi, udah. Kok susah." Ucap Young Soon langsung fokus ke ponselnya.
Setelah membereskan video tersebut. Tiba tiba ponselnya berdering, dan itu adalah panggilan dari Eun Ju. "Eh, Eun Ju. Ada apa dia menghubungiku jam segini." Langsung mengangkatnya.
"Halo Eun Ju. Ada apa?." Tanyanya.
"Aku mau kembali ke Luar Negeri sekarang. Apa kau tidak mau menghampiriku." Jawabnya.
"Apa!. Kamu mau pulang sekarang. Kenapa cepat sekali sayang. Kalau begitu, aku akan kesana secepatnya, dan tunggulah aku." Ucap Young Soon langsung mematikan ponselnya dan langsung bergegas ke rumah Eun Ju.
Di perjalanan. "Aku sampai melupakan Eun Ju, astaga. Aku hanya bisa memberikannya uang saja deh." Ucap batin Young Soon langsung menggas motornya, dengan kecepatan tinggi.
Sesampai rumah Eun Ju. Ternyata Eun Ju sudah menunggu di luar, dengan koper dan tas pakaiannya. Young Soon pun langsung turun dari motornya. "Kenapa kau secepat ini pulang?." Tanya Young Soon langsung memeluknya.
"Katanya ada pekerjaan yang harus di selesaikan disana, dan mereka membutuhkanku. Sebab itu aku harus kesana secepatnya." Jawab Eun Ju menjelaskannya.
"Mau bagaimana lagi. Ini semua sudah pekerjaanku juga." Ucap Eun Ju kembali.
"Kalau begitu, bagaimana kalau kita makan di restoran dulu. Kau masih punya waktu kan, untuk ke bandara?." Tanyanya.
"Masih banyak sih. Mungkin masih sempat untuk makan bersama." Jawabnya sambil melihat jam yang ada di tangannya.
"Kalau begitu, mari kita ke restoran dulu. Sini koper mu, biar aku letakkan di depanku." Ucap Young Soon langsung meletakkan koper Eun Ju di motornya, dan mereka langsung menuju Restoran.
Sesampai restoran tersebut. Young Soon dan Eun Ju langsung turun dan masuk ke Restoran. Mereka berdua duduk berhadapan. "Pesanlah yang kau mau. Aku akan membayarnya." Ucap Young Soon tersenyum kepadanya.
"Boleh banget. Pesan yang kau mau." Jawab Young Soon menganggukkan kepalanya.
"Pelayan." Panggil Eun Ju kepada pelayan tersebut.
Pelayan pun langsung menghampiri mereka berdua. "Iya kak. Apa yang mau anda pesan?." Tanya pelayan tersebut.
"Saya mau pesan makanan dan minuman yang paling mahal disini. Dan gak pakai lama." Jawab Eun Ju dengan bahagia.
"Baik kak. Dan kakak satunya lagi, mau apa?." Tanyanya kepada Young Soon.
"Saya pesan kopi cappucino saja. Karena saya masih kenyang." Jawab Young Soon sambil melipat kedua tangannya.
"Baik kak. Ditunggu pesanannya." Langsung meninggalkan mereka berdua.
Eun Ju pun menatap wajah Young Soon. "Oh ya, beberapa hari ini, kau susah sekali di hubungi. Emangnya kau kemana saja?." Tanya Eun Ju.
"Aku sangat sibuk sayang. Dan aku lupa mengaktifkan notifikasi panggilan ponselku. Itu saja sih." Jawabnya.
"Kau sibuk ngapain emangnya. Kau sudah bekerja kah?." Tanya kembali Eun Ju.
"Kan sudah ku katakan. Pekerjaanku privasi sayang, dan tidak boleh dikatakan oleh siapapun." Jawab Young Soon.
"Oh ya, bagaimana hubungan mu, dengan Bae itu?." Tanyanya kembali.
"Soal itu,