Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 121: Gandengan



Min Hwa dan Bae langsung masuk ke ruang pemilihan gaun. Dan Young Soon menunggu di ruang tunggu. "Sendirian aja sayang?." Tanya yang tidak lain lagi ialah Tyger Carl.


Sontak Young Soon langsung membalikkan wajahnya, untuk melihat sumber suara. Dan Young Soon pun kaget, sedangkan Tyger Carl mengedipkan sebelah matanya.


"Tyger, ngapain kau ada di sini. Kau mengikutiku?." Tanya Young Soon langsung berdiri dan menatapnya dengan tatapan tajam.


"Aku hanya lewat saja. Dan aku melihat kamu sayang. Jadinya aku masuk ke sini deh." Jawab Tyger Carl sambil menaikkan alisnya.


"Astaga, aku terus menemuimu. Apa kau tidak bisa sehari saja tidak berada di depan mataku." Kesal Young Soon sambil melipat kedua tangannya.


"Halo adik. Bagaimana dengan pakaian pengantin kami?." Tanya Min Hwa langsung menghampiri Young Soon, dan melihat ada pria tampan disampingnya.


"Wah, wah. Kamu sudah memiliki pria ternyata. Pantas saja akhir akhir ini kamu jarang pulang. Ternyata kamu bermain malam dengan pria lain. Benarkah begitu." Menghina Young Soon.


"Jangan menjilat ludahmu sendiri kakak. Apa kau perlu kaca. Atau kakak tidak punya kaca, biar aku belikan yang paling besar. Biar kakak sadar diri, siapa di sini yang bermain malam dengan pria lain. Siapa juga yang sudah merebut pria dari seorang pasangan. Tentu itu disebut pho. Kakak paham kan maksudnya." Ucap pedas Young Soon sambil tersenyum miring.


"Dia benar benar liar. Aku jadi semakin menyukainya." Ucap batin Tyger Carl memandanginya dari belakang, dan tersenyum tipis.


"Hei Young Soon, jangan katakan seperti itu kepada kakakmu itu. Dia itu lebih tua darimu. Kau tahu itu kan." Tegas Bae langsung berdiri dihadapan Young Soon, dan membelakangi Min Hwa.


"Hei Bae. Kau sudah jelek, sok kaya lagi. Sadar diri lah. Aku tidak ingin cari ribut di sini, karena ini tempat umum. Aku tidak ingin mempermalukan kalian berdua. Karena sesama hewan, akan saling bertengkar, kalau sudah malu. Aku pergi dulu, dan semoga pernikahannya berjalan dengan baik." Ujar Young Soon langsung keluar dari toko busana pengantin tersebut.


Tyger Carl berdiri dihadapan mereka. "Jangan coba mengganggu wanitaku. Atau lidahmu itu akan hilang keesokan harinya." Tatapan tajam dari Tyger Carl, dan keluar dari toko busana tersebut, untuk mengikuti Young Soon.


Sontak Bae dan Min Hwa gemetaran, dengan tatapan mengerikan dari Tyger Carl. "Siapa dia sebenarnya. Kenapa tatapannya begitu mengerikan. Dan dari mana Young Soon mengenal pria itu. Sungguh menyeramkan." Ucap Bae langsung membalikkan badannya, dan menatap wajah Min Hwa.


"Sudahlah sayang. Tidak perlu kamu pikirkan soal itu. Lagian itu tidak berguna bagi kita. Mending kita urus pernikahan kita secepatnya." Menenangkan Bae, dan mereka kembali melihat pakaian pengantin lainnya.


Disisi lain. "Hei sayang." Panggil Tyger Carl mengejarnya.


Young Soon pun berhenti, dan membalikkan badannya. "Ada apa mengejarku lagi?." Tanya Young Soon langsung melipat kedua tangannya.


"Kenapa marah terus sih sayang. Mending kita jalan jalan yuk. Biar kau tidak marah terus." Jawab Tyger Carl tersenyum miring.


"Benar benar mafia yang menjengkelkan. Kau ini mafia apa sih sebenarnya. Kenapa sangat menyebalkan?." Tanya Young Soon kembali, sambil menaikkan alisnya.


Tyger Carl langsung menarik pinggangnya, dan mereka saling bertatapan sangat dekat. Sontak jantung Young Soon berdetak dengan kencang. "Jangan menolak ajakan ku. Atau akan tahu akibatnya sayang. Ikuti saja semua perintahku." Bisik Tyger Carl ditelinga Young Soon.


Pipi Young Soon pun sedikit memerah. Dan ia langsung mendorong Tyger Carl. "Apaan sih. Jangan dekat dekat begitu dong bro. Iya deh, aku akan ikut ajakanmu. Tapi jangan macam macam. Kau ingat itu." Jawab Young Soon menerima ajakan Tyger Carl.


"Okey deh, kalau begitu, mari kita pergi sekarang sayang. Dan berikan tanganmu itu, biar saya gandeng." Memintanya.


"Kau mau aku beritahu Zax, untuk dipecat dari pekerjaanmu. Dan kau tidak akan mendapatkan uang lagi. Mau gitu?." Mengancam Tyger Carl.


"Jangan gitu, jangan. Yaudah deh, sini gandeng tanganmu. Tapi jangan kelewat batas." Jawab Young Soon yang pasrah.


"Terima kasih banyak baby." Tersenyum senang, dan Tyger Carl langsung menggandeng tangan Young Soon, dan mereka langsung keluar dari mall, dengan bergandengan tangan.


"Pria ini benar benar sangat mes*m. Aku tidak bisa melakukan apapun. Karena dia atasan bos Zax. Kalau aku menyinggungnya. Bisa gawat aku. Yaudah deh, lagian ini hanya sehari doang kok." Ucap batin Young Soon menghela nafasnya.


Merekapun langsung masuk ke dalam mobil lamborgini milik Tyger Carl. "Bagus juga mobilmu." Puji Young Soon dengan mobil milik Tyger Carl.


"Cash atau kredit?." Tanya Young Soon, mau mengejek Tyger Carl.


Di dalam mobil. "Tentu saja cash sayang. Ini bisa membeli harga rumahmu sayang. Sudahlah, jangan banyak bertanya. Lain waktu aku akan memberikanmu yang seperti ini." Jawab Tyger Carl tersenyum tipis, dan langsung mengendarai mobil tersebut.


Merekapun langsung menuju restoran mahal yang sudah ditentukan oleh Tyger Carl. "Astaga, ini kan restoran termahal. Mampu juga berarti dia membiayakanku di sini." Ucap batin Young Soon tersenyum tipis.


Sesampainya. Merekapun langsung turun dari mobil bersamaan, dan semuanya menatap ke arah mereka.


"Lihat, pasangan yang sangat romantis bukan. Kalau di lihat lihat, vibesnya mereka seperti sepasang mafia." Ucap orang orang yang ada.


"Hei bodoh. Itu adalah mafia terkejam di kota ini. Kau tidak tahu, namanya adalah Tyger Carl. Dia mempunyai banyak penggemar, karena ketampanannya, dan keberaniannya itu. Makanya dia jadi dijuluki di mafia kejam." Ucap temannya.


"Pantas saja. Mereka sangat cocok, dan begitu serasi. Aku suka mereka." Puji orang yang ada di restoran tersebut.


Young Soon dan Tyger Carl langsung duduk di kursi VIP. "Selamat datang di restoran kami tuan dan nona. Anda mau pesan apa." Tanya pelayan tersebut, langsung memberikan menu yang ada di restoran tersebut.


Young Soon langsung mengambil menu tersebut, dan mulai melihat menu menu yang ada.


"Menu di sini benar benar mahal. Masa hanya nasi goreng saja, harganya 5 juta. Lebih baik beli yang di pinggir jalan. Harganya hanya 10 ribu saja." Ucap batin Young Soon tercengang dengan harga harga tersebut.


"Kalau begitu, saya mau lobster panggang, sup kepiting satu, mochi satu, dan jus alpukat nya satu." Memesan banyak Young Soon.


"Saya mau ramen saja, dan kopi americano dingin." Pesan Tyger Carl juga.


"Baik tuan dan nona. Di tunggu pesanannya." Menundukkan badannya, dan kembali ke dapur.


"Apa kau bisa menghabiskan makanan sebanyak ini sayang?." Tanya Tyger Carl, sambil menyilangkan kakinya.