Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 63: Bodyguard



Devian langsung menatapnya, sambil merapikan kacamatanya. "Apa kau suka merokok?." Tanyanya.


"Aku hanya menjadikan rokok sebagai pendampingku. Tapi kalau di bilang suka atau tidak, tentu aku suka dengan rokok." Jawab Young Soon langsung membuang puntung rokok tersebut dan langsung melipat kedua tangannya.


"Dia sangat cantik malam ini. Apa dia benar benar Jova. Aku tidak menyangka kalau dia secantik ini." Ucap Devian senyum sendiri.


"Kau kenapa. Dari tadi senyum senyum sendiri begitu?." Tanya Young Soon menatapnya.


"Eh, tidak apa apa kok. Kalau begitu, pesanlah yang kau mau, dan akan aku traktir." Jawab Devian mengubah topik.


Young soon pun langsung memesan makanan, bersama Devian. Setelah memesan makanan dan minuman tersebut. "Apa yang ingin kau katakan, sampai mengajakku kemari?." Tanya Young Soon.


"Aku hanya mau menanyakan pada mu. Apa kau punya pekerjaan?." Tanya Devian kepadanya.


"Kenapa kau begitu penasaran denganku sayang?." Tanya balik Young Soon langsung menaikkan alisnya.


Sontak pipi Devian memerah. Dan langsung buang muka. "Dia terlalu sensitif, hanya karena nama panggilan saja. Astaga." Ucap batin Young Soon tersenyum tipis.


"Apa aku harus membohongi anak selugu dia ini. Aku jadi tidak tega dengannya. Apa aku harus mengatakan nama asliku saja." Ucap Young Soon jadi menatapnya, yang tidak mau menatap wajah Young Soon.


Devian meliriknya. Dan Young Soon kembali menaikkan alisnya, dan tersenyum kepadanya. "Jangan menatap ke sisi lain. Aku disini, dan aku sudah menyiapkan diriku secantik ini, untuk diri mu tahu." Ucap Young Soon sedikit menggodanya.


"Hah, apa benar Jova berdandan rapi untuk diriku. Apa dia menyukaiku." Ucap batin Devian, pipinya langsung memerah dan kembali menatap wajah Young Soon.


"Apa kau benar benar tidak mau kembali ke Universitas?." Tanya Devian kepadanya.


"Untuk apa aku kesana lagi. Karena aku tidak punya urusan lagi disana." Jawabnya sambil membalikkan bola matanya.


"Urusan apa yang kau maksud. Aku sedikit bingung?." Tanya kembali.


Makanan mereka pun tiba. "Ini pesanan anda." Langsung meletakkannya di atas meja mereka.


"Terima kasih banyak." Jawab Devian dan Young Soon bareng.


"Sama sama. Kalau begitu, saya permisi." Ucap pelayan tersebut langsung meninggalkan mereka berdua.


"Makanlah makanan mu. Semoga kau suka." Ucap Devian langsung meminum minuman yang ia pesan.


"Tentu saja aku akan menghabiskannya. Ini kan gratis." Jawab Young Soon langsung melahap makanannya.


"Oh ya Devian. Sebenarnya namaku bukanlah Jova." Ucap Young Soon membuka identitasnya.


Sontak Devian kaget, sampai keselek. "Huk, uhuk. Apa, kenapa nama mu bukan Jova?." Tanya Devian langsung meminum minumannya.


Young soon kembali melipat kedua tangannya, dan fokus menatap wajah Devian. "Aku hanya menyamarkan nama asliku saja. Agar tidak ada yang mengenaliku." Jawabnya.


"Jadi, nama asli mu siapa?." Tanya kembali Devian.


"Nama ku adalah Young Soon. Kau ingat itu, dan apakah kau bisa menjadi bodyguard ku?." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Jadi bodyguard mu. Apa aku yang hanya culun begini, bisa menjadi bodyguard mu?." Tanyanya merasa tidak pantas.


"Tentu saja kau pantas. Kau ini sebenarnya tampan. Hanya perlu merubahnya sedikit, dan kau akan terlihat tampan sayang." Jawab Young Soon sambil menaikkan alisnya, dan sedikit menggodanya.


"Jangan katakan,