Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 64: Pulang Bareng



"Tentu saja kau pantas. Kau ini sebenarnya tampan. Hanya perlu merubahnya sedikit, dan kau akan terlihat tampan sayang." Jawab Young Soon sambil menaikkan alisnya, dan sedikit menggodanya.


"Jangan katakan itu. Aku ini bukan siapa siapa diri mu, dan hanya manusia biasa." salting Devian dengan panggilan sayang dari mulut Young Soon.


"Kau begitu menggemaskan ketika salting. Hahahah." Tertawa bahagia Young Soon, karena mengejeknya, dan kembali melahap makanannya yang belum habis.


"Sudahlah. Habiskan cepat makanan mu itu, dan jangan sampai ada yang tersisa." Ucap Devian ikut melahap makanannya, dan keadaan pipinya masih memerah.


Setelah mereka berdua menghabiskan makan malam mereka berdua. "Bagaimana rasanya?." Tanya Devian sambil mengusap bibirnya dengan tisu bersih.


"Tentu saja kenyang. Tapi, biar aku yang bayar saja deh. Karena aku tidak mau bergantung dia siapapun, dan aku tidak mau berutang dengan siapapun. Dengan begitu, bayar makanan dan minuman masing masing. Aku bukan wanita manja, sepeti di luaran sana." Jawab Young Soon kembali memasang wajah datarnya.


"Aku benar benar kagum kepada mu. Kenapa bisa ada wanita se mandiri, dan pandai bela diri seperti diri mu." Ucapnya kagum dengan sikap Young Soon.


"Hanya ada 1 di dunia ini. Hahahah." Jawab Young Soon tertawa tipis.


"Mbak." Panggil Young Soon kepada pelayan tersebut.


Pelayan pun langsung datang menghampiri mereka berdua. "Apa sudah selesai kak?." Tanya pelayan tersebut kepada mereka berdua.


"Sudah mbak. Dan kami akan bayar masing masing. Ini kartu saja, dan hitung makanan saya." Jawab Young Soon langsung memberikan kartu ATM nya kepada pelayan tersebut.


"Dan hitunglah punya saya juga mbak. Ini kartu saya." Ikut Devian langsung memberikan kartu ATM nya juga.


"Baik kak. Ditunggu pembayaran kalian." Mengambil kartunya, dan menuju kasir untuk membayarkannya.


Setelah Membayarnya. Pelayan tersebut langsung mengembalikan kartu ATM tersebut, kepada Young Soon dan Devian. "Terima kasih banyak, karena sudah mampir ke restoran kita." Menundukkan badannya, dan tidak lupa untuk tersenyum.


Di luar restoran bintang lima tersebut. Young Soon langsung menatap wajah Devian kembali. "Bagaimana dengan perkataan ku tadi. Apa kau mau menjadi bodyguard ku?." Tanya kembali Young Soon dan menatap wajahnya.


"Aku masih ragu ragu. Takutnya aku tidak bisa menjadi bodyguard yang baik untuk mu." Jawab Devian sambil menundukkan kepalanya.


"Kenapa kau masih ragu sih. Apa perlu aku melihat perut mu yang indah itu." Ucap Young Soon kembali menggodanya.


"Tidak, tidak, tidak. Baiklah, kalau begitu, aku mau menjadi bodyguard mu. Dan bagaimana pekerjaan nya itu?." Tanya Devian untuk memastikannya dengan jelas.


"Besok akan aku kabari dengan jelas. Datanglah ke tempat yang aku kirim nanti. Dan jangan sampai terlambat. Kau paham kan." Jawabnya kembali menaikkan alisnya.


"Yaudah deh. Kalau begitu, apa mau ku antar?." Tanyanya.


"Boleh deh. Kebetulan aku tidak membawa motor, karena aku mengenakan dress ini. Maaf membuat mu repot repot." Jawab Young Soon tersenyum tipis kepadanya.


Devian pun langsung mengambil mobilnya. Dan Young Soon masuk ke dalam mobil Devian.


Di dalam perjalanan. "Dimana rumah mu?." Tanya Devian sambil menyetir.


"Rumah ku tidak jauh dari sini kok. Hanya rumah kecil saja, dan begitulah." Jawabnya.


"Apa kau punya rokok?." Tanya balik Young Soon kepadanya.


"Aku,