
"Kenapa tiba tiba menarik rambutku sih. Kita kan bisa membicarakan hal ini dengan baik baik?." Tanya Young Soon sok polos di depan Min Hwa.
"Karena aku sangat membenci mu. Aku benar benar membenci mu. Kenapa kau lahir di dunia ini. Seharusnya aku saja yang terlahir. Jadinya, aku bisa menikmati harta ayah mu yang banyak itu. Aku hanya mau berfoya foya dengan uang ayah mu itu. Kau tahu." Jawab Min Hwa mempelototinya.
"Sabar Young Soon, tahan emosi mu." Ucap batin Young Soon, berusaha mungkin untuk menahan emosinya.
"Aku juga tidak ingin di lahirkan. Tapi mau bagaimana lagi, ini semua sudah takdir yang di atas." Jawab Young Soon memasang wajah menyedihkan.
"Kenapa kau jadi takut begini kepadaku. Sebelumnya, kau sangat berani kepadaku. Tunjukkan kemarahan mu itu." Ucap Min Hwa langsung melepaskannya.
"Mana mungkin aku berani kepada kakak. Kakak kan yang paling berkuasa disini. Mana mungkin aku berani." Ucap Young Soon memasang wajah lebih menyedihkan.
"Sudahlah, kali ini kau ku maafkan. Tapi, awas saja kalau kau berani kepadaku lagi. Aku tidak akan segan segan untuk melukai mu, dan melukai ayah tercinta mu itu." Ucap Min Hwa langsung meninggalkannya.
Setelah Min Hwa pergi. Young Soon langsung mengepalkan kedua tangannya. "Dasar wanita bodoh. Kau pikir aku takut dengan ancaman mu itu. Itu sama sekali tidak membuatku takut. Dasar manusia bodoh. Hahahah." Ucap batin Young Soon tertawa puas, karena aktingnya berhasil.
"Sudahlah, aku harus ke GYM sekarang. Karena aku lagi pengen olahraga." Ucapnya langsung keluar rumah, dan menggas motornya menuju GYM.
Sesampai GYM. Young Soon langsung turun dari motornya dengan seksi, karena mengenakan pakaian untuk GYM. Young Soon pun langsung masuk kedalam GYM.
Didalam GYM, semua pria memandanginya, termasuk wanitanya juga. "Ck, seperti tidak pernah melihat wanita saja. Dasar buaya." Ucap batin Young Soon langsung sinis kepada orang yang menatapnya.
Young Soon tidak mempedulikan orang orang, dan ia pun langsung melakukan aktivitas olahraga tersebut, seperti angkat beban, dengan beban yang langsung ia buat adalah yang paling terberat.
"Beginilah kalau kembali terlahir kembali. Aku bisa melakukan apapun, dengan mudah. Karena ada kekuatan ini. Aku sangat berterima kasih kepada tuhan, karena aku bisa membalaskan semua dendam ku di masa lalu."
"Kali ini, aku tidak akan menyia-nyiakannya lagi." Ucap batin Young Soon mengangkat dengan mudah, seperti mengangkat 1 piring kosong.
Tiba tiba ada seorang pria yang menghampirinya, dan bersiul menggodanya. "Halo cantik. Apa kamu datang sendirian?." Tanya pria tersebut.
Young Soon mengabaikannya, dan fokus GYM. "Hei, kenapa kamu mengabaikanku. Aku cukup tampan di antara yang lainnya lho." Ucap pria tersebut menyombongkan dirinya sendiri.
"Emangnya kalau kau tampan, apa yang menguntungkan untukku?." Tanya Young Soon dengan wajah cuek.
"Tentu saja kau akan bahagia kalau membawaku. Aku tidak akan membuat mu malu, dan akan memuaskan mu di atas tempat kebahagiaan." Jawab pria tersebut, sambil menaikkan alisnya.
"Di masa lalu, aku sering seperti ini. Dan sekarang, aku sudah biasa dengan semua ini." Ucap batin Young Soon.
"Pergilah sana, dan jangan menggangguku. Aku mau fokus olahraga." Jawab Young Soon mengusirnya.
"Wah, beraninya kau mengusirku. Kau tidak tahu aku siapa." Ucap pria tersebut mulai kesal.
"Emangnya kau siapa?." Tanya Young Soon langsung menatapnya.
"Aku adalah,