Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 84: Direndahkan



Tiba tiba ada yang menghampiri mereka berdua, dan ia adalah penjaga rumah mafia kakek yang bernama pak Vinson.


"Mau apa kalian disini?." Tanya pengawal tersebut dengan tegas, dan berbadan kekar.


"Eh, kami disini mau melamar kerja disini. Katanya disini sedang mencari pengawal baru kan, jadi saya mau melamar, bersama teman saya ini."


"Omong omong, pak Vinson nya ada didalam." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Ada didalam. Mari saya tunjukkan." Jawab pengawal tersebut dengan datar, dan langsung menunjukkan ke dalam rumah.


Di dalam rumah. Merekapun langsung masuk kedalam. "Bos Vinson ada di ruang tamu, anda bisa langsung kesana." Ucap pengawal tersebut, langsung berjaga dibelakangnya.


"Baiklah. Terima kasih banyak." Jawab Young Soon, langsung menuju ruang tamu, bersama Devian.


Sesampai ruang tamu. Bos mafia Vinson sudah duduk, sambil melipat kedua tangannya. "Permisi bos. Ada yang mencari anda, katanya mereka mau melamar kerja disini." Ucap pengawal lainnya.


"Iya bos. Saya mau melamar disini, katanya disini sedang mencari pengawal yang khusus. Kebetulan saya pandai membela diri." Ucap Young Soon menjelaskan dirinya.


Sontak bos Vinson langsung melihat ke arah mereka. "Wah, seorang wanita mau menjadi pengawal disini. Sungguh bagus, dan apa kau bisa memainkan pistol?." Tanyanya yang masih ragu dengan kekuatan Young Soon.


"Tentu saja saya bisa bos. Kalau anda tidak percaya, saya bisa menunjukkannya." Jawab Young Soon dengan tenang.


"Baiklah. Saya akan melihat, seberapa kuat bela diri, dan bermain pistol anda itu." Ucapnya.


"Pengawal, mari kita langsung ke ruang pelatihan bela diri." Perintahnya kepada pengawal pengawalnya.


"Baik bos. Mari, saya akan menunjukkan ruang pelatihan kalian." Ucap pengawal tersebut, langsung menunjukkan ruangan tersebut.


"Cukup mengagumkan." Ucap Young Soon tersenyum tipis, langsung melipat kedua tangannya.


"Kalau begitu, mari kita langsung saja. Untuk anda mencoba memainkan pistol, dan bela diri." Ucapnya kembali.


"Baiklah, siapa takut. Devian, kau tunggu disana, dan aku akan menghabisi semua papan pistol itu." Jawabnya langsung mengambil pistol, dari tangan pengawal tersebut.


Tanpa basa basi. Young soon langsung menembaki tempat pistol, seperti boneka besar, dan balon contohnya.


Tak perlu panjang lebar. Young soon berhasil mempelajarinya pistolnya, hanya dalam waktu 1 menit.


"Wah, sungguh fantastis tembakan anda nona. Omong omong, siapa nama mu?." Tanya bos Vinson langsung duduk yang langsung disediakan oleh pengawal.


"Terima kasih banyak bos." Langsung menundukkan badannya.


"Nama saya Jova, dan ini adalah bodyguard saya Devian." Ucap Young Soon, sambil menembak.


"Sudahlah. Kalau begitu, kalian resmi menjadi pengawalku sekarang. Dan kalian bisa menginap disini, kalau kalian mau." Jawab bos Vinson sambil menyilangkan kakinya.


"Terima kasih banyak bos. Kami sangat berterima kasih kepada anda, karena mau menerima saya." Bahagia Young Soon, karena rencananya akan berhasil.


"Kalau begitu, kalian bisa melaksanakan pekerjaan kalian besok. Dan hari ini, kalian bisa istirahat dulu."


"Pengawal, antarkan mereka ke kamar pribadi. Kan masih ada 5 kamar kosong, berikan mereka kenyamanan, sampai besok." Perintah bos Vinson kembali.


"Baik bos. Soal itu, akan saya laksanakan dengan baik. Oh ya pak, saya