Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 20: Terbuka Kejahatan



Young Soon pun langsung keluar dari ruang pribadi pak Dixon. Saat mau menuju mejanya, tiba tiba ia menabrak seseorang dan ternyata ia adalah Hailey, wanita yang sudah goda oleh pak Dixon.


"Eh, maaf." Ucap Hailey meminta maaf kepada Young Soon.


"Kau Hailey kan?." Tanya Young Soon.


"Iya, kau Jova kan?." Jawab Hailey sekaligus bertanya.


"Kebetulan aku bertemu dengannya. Aku akan membuatnya membungkam kejahatan si pak Dixon itu." Ucap batinnya.


"Apa kau ada waktu nanti sore, ada yang mau aku tanyakan padamu?." Tanya Young Soon.


"Kenapa tiba tiba mengajak saya, kebetulan saya ada waktu nanti sore." Jawab Hailey.


"Bagus kalau begitu, nanti lokasinya akan aku serlok. Sampai jumpa nanti sore." Jawab Young Soon tersenyum dan langsung pergi meninggalkan Hailey.


Young Soon langsung sampai dimejanya. "Bagus, semua sudah selesai dan ini akan cepat berjalan dengan lancar." Ucap batin Young Soon tersenyum tipis.


Saat Young Soon sedang mengerjakan berkasnya. Tiba tiba ponselnya berdering dan ia langsung mengangkatnya.


"Halo." Panggil Young Soon.


"Halo sayang, ini aku Bae. Sudah lama aku tidak menghubungi mu lagi. Kau dimana?." Tanya Bae.


"Aku lagi kerja, kenapa menghubungiku?." Jawab Young Soon sekaligus bertanya.


"Sayang." Terdengar suara wanita dengan pelan.


"Eh, kenapa ada suara wanita. Tidak diragukan lagi, itu pasti Min Hwa. Ck, dasar sampah." Ucap batin Young Soon.


"Aku hanya merindukan mu. Apa sayang ada waktu nanti malam?." Tanyanya.


"Aku tidak punya waktu hari ini, besok saja. Aku sangat sibuk. Dan kau dimana." Ucap Young Soon tanpa ekspresi.


"Aku lagi bekerja nih." Jawabnya.


"Kalau tidak ada lagi, aku matikan dulu." Langsung mematikan ponselnya.


"Ck, dasar pasangan bodoh. Dia pikir aku akan menangis dan galau karena mereka berselingkuh. Sorry, aku bukan Young Soon yang kalian kenal lemah itu." Ucapnya sambil melipat kedua tangannya.


"Sudahlah, aku sudah menyiapkan rencana untuk kalian. Sekarang aku harus fokus untuk mengerjakan tugas dari bos Zax." Ucap batinnya kembali fokus mengerjakan berkasnya.


Sore pun tiba. Dimana Young Soon sudah selesai bekerja dan langsung menuju lokasi yang sudah di tentukan nya untuk bertemu dengan Hailey.


Sesampai lokasi tersebut. Young Soon langsung masuk ke dalam cafe dan Hailey sudah menunggunya disana.


Young Soon langsung menghampirinya. "Maaf membuat mu menunggu lama." Ucap Young Soon langsung duduk tepat di hadapannya.


"Saya juga baru datang kok, santai aja." Jawab Hailey tersenyum.


"Pesanlah kopi dulu, biar aku yang traktir." Ucap Young Soon langsung meletakkan tasnya diatas meja.


"Terima kasih banyak"


Setelah mereka memesan segelas kopi. Mereka berdua langsung masuk ke pembahasan.


Sebelum Young Soon ke lokasi cafe. Young Soon sudah menghidupkan perekam suara dan akan dikirimkan ke istri pak Dixon.


"Apa yang ingin kamu katakan, sampai menyuruhku datang kemari?." Tanya Hailey.


"Ada hal penting yang mau aku tanyakan soal pak Dixon." Jawab Young Soon.


"Apa yang dilakukan pak Dixon kepada mu. Kau tidak perlu menutupi semuanya, aku akan membantu mu. Agar kau tidak di mainkan lagi oleh pak Dixon. Aku disini, untuk membantu mu. Jadi kau tidak perlu takut." Jawab Young Soon meyakinkannya.


Hailey hanya diam dan menundukkan kepalanya. "Katakan saja, kau tidak perlu takut. Aku disini untuk membantu mu, jadi kau tidak perlu takut." Ucap Young Soon memegang tangannya untuk meyakinkannya.


"Baiklah, aku akan mengatakan semuanya kepada mu. Tapi jangan beritahu hal ini kepada karyawan di perusahaan ya." Jawab Hailey.


"Baiklah, aku tidak akan membocorkan semua ini kepada karyawan di perusahaan." Jawab Young Soon tersenyum.


"Maka sebab itu, katakan yang sebenarnya. Okey." Ucapnya kembali sambil menaikkan alisnya.


"Baiklah." Jawabnya sambil menundukkan kepalanya.


"Sebenarnya, waktu itu. Saat aku sedang mengantarkan kopi hangat ke ruang kerja pak Dixon. Tiba tiba saya langsung dipermainkan oleh pak Dixon, saya langsung ditarik dan dia langsung memegang kem*lu*n saya dan dia mulai meraba diseluruh badan saya."


"Dan dari situ saya sangat takut dan benar benar takut." Jawab Hailey sambil mengelus tangannya dan tidak sanggup membayangkan hal itu.


"Dan dia terus mengancam saya, akan di keluarkan dari perusahaan, jika saya memberitahu kepada karyawan lainnya. Dan saya pernah melihat pak Dixon, menjual barang terlarang ke luar negeri. Tapi pak Dixon terus mengancam saya dan dia juga mengancam saya, akan membunuh saya jika memberitahukan semuanya kepada yang lain. Itu sebabnya saya tidak terlalu dekat dengan karyawan lainnya, karena saya takut." Jelas Hailey menjelaskan.


"Astaga, sungguh gila pekerjaan yang sudah dilakukan pak Dixon. Terima kasih atas kerja sama mu, dan ini ada chek senilai 20JT, semoga kau bisa memakainya dengan baik." Langsung memberikan chek tersebut yang berisikan uang kepada Hailey.


"Kenapa sebanyak ini, kau jadi repot repot mengeluarkan uang sebanyak ini." Segan Hailey.


"Ambillah, lagian kau sudah memberitahuku, bagaiman sifat aslinya pak Dixon itu. Ini hanya uang 20JT saja kok, aku bisa memberi mu lebih." Jawab Young Soon tersenyum.


"Terima kasih banyak, aku terima chek uang ini." Langsung mengambil dan memasukkannya ke tasnya.


Minuman pun tiba. "Ini minuman anda, silahkan dinikmati kak." Langsung meletakkannya di atas meja mereka.


"Terima kasih banyak kak." Ucap Young Soon tersenyum dan langsung mengambil kopi dinginnya.


"Sama sama kak." Langsung pergi dari meja tersebut.


"Ini minuman mu, diminum, agar hatimu bisa tenang." Langsung memberikan kopi tersebut kepada Hailey.


"Terima kasih." Jawabnya.


1 jam pun berlalu. Dimana mereka sudah pulang dan memberi salam pulang di depan Cafe.


"Sampai jumpa lagi di perusahaan Hailey, aku duluan." Ucap Young Soon melambaikan tangannya dan langsung masuk ke taxi.


"Sampai jumpa juga." Ikut melambaikan tangannya.


Young Soon pun menuju rumahnya dengan menaiki taxi. Di perjalanan, Young Soon menghubungi seseorang ia adalah istri pak Dixon.


Tersambung. "Halo, ini siapa ya?." Tanya istri Dixon.


"Halo, boleh anda memperkenalkan nama anda." Ucap Young Soon.


"Kenapa saya harus memperkenalkan nama saya?." Tanyanya.


"Ini menyangkut suami anda, saya akan memberitahukan semuanya tentang suami mu." Jawab Young Soon dengan santai.


"Baiklah, nama saya Soon Ju. Jangan macam macam dengan saya, karena saya adalah ketua polisi terbesar di kota ini." Jawab bu Soon Ju sekaligus mengancamnya.


"Sabar dong nyonya Soon Ju. Saya disini untuk membuka kejahatan suami anda. Anda harus datang malam ini jam sekitaran 20.00 atau 21.00 deh. Disana ada peristiwa yang membuat hati anda hancur. Tapi saya tahu, kalau anda bukan wanita yang cengeng. Datanglah ke lokasi yang saya tujukan. Terima kasih." Langsung mematikan ponselnya.


"Beres, sebentar lagi aku akan melihat pemandangan yang wow." Senyum sendiri Young Soon karena rencananya berhasil.


Sesampai rumahnya. Young Soon langsung membayar dan langsung masuk ke dalam rumah. Saat Young Soon masuk ke dalam dia tujukan dengan pemandangan