Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 67: Belum Saatnya



Ayahnya dan Young Soon pun langsung duduk, dan Young Soon langsung membuka video, yang dimana video tersebut menunjukkan saat Min Soo dan Min Hwa mencoba memfitnah Young Soon saat di tangga tadi.


Ayahnya pun langsung fokus melihat rekaman tersebut.


Isi rekaman tersebut menunjukkan, bahwa Min Hwa jatuh sendiri, dan ia bekerja sama dengan Min Soo untuk memprovokasi Young Soon.


"Ayah bisa lihat sendiri kan. Aku sama sekali tidak membuatnya jatuh. Dia sendiri yang akting jatuh di tangga. Dia mencoba memprovokasi diriku." Ucap Young Soon kepada ayahnya.


Seketika itu juga ayahnya terkejut dengan sikap Min Hwa dan Min Soo yang tidak di ketahui olehnya. "Beraninya dia memfitnah anak kandungku sendiri. Aku tidak bisa biarkan mereka begitu." Tegas ayahnya langsung berdiri dan mau menghampiri Min Hwa dan Min Soo.


Young soon langsung menahan ayahnya." Ayah, tahan emosi ayah itu. Jangan gegabah ayah." Ucap Young Soon.


Ayahnya kembali duduk di samping Young Soon, dan langsung mengelus tangan Young Soon. "Maafkan ayah sayang. Karena ayah tidak bisa membela mu tadi. Padahal, jelas jelas kamu yang benar. Tapi ayah tidak bisa mengetahuinya. Maafkan ayah ya sayang." Merasa bersalah ayahnya.


"Tidak apa apa ayahku. Ayah tidak bersalah kok. Dan ayah juga sudah membantuku kok." Jawab Young Soon tersenyum.


"Omong omong, kamu dapat darimana rekaman ini. Apa kamu memasang kamera tersembunyi?." Tanya ayahnya jadi penasaran.


"Soal itu, itu memang benar ayah. Aku memasang kamera tersembunyi, untuk melihat perlakuan jahat mereka berdua." Jawab Young Soon sambil menganggukkan kepalanya.


"Kenapa kamu harus memasang kamera tersembunyi sayang. Apa kamu memang mau melihat kejahatan ibu dan kakak tiri mu?." Tanya ayahnya kembali.


"Apa!. Racun. Kamu tahu dari mana sayang, kalau di dalam teh itu ada racun?." Tanya ayahnya kembali, dengan wajah penasaran, dan terus menatap wajah Young Soon.


"Yang terpenting itu bukan aku ayah. Tapi, ini belum waktunya aku memberitahukannya kepada ayah. Tapi, ayah harus berjaga jaga. Karena di dalam rumah ini ada pengkhianat. Ayah harus tahan emosi ayah, dan jangan ceritakan hal ini kepada Min Hwa dan Min Soo. Ayah paham." Jawab Young Soon tersenyum.


"Kenapa tidak boleh memberitahukannya kepada ayah dan ibu tiri kamu sayang?." Tanyanya.


"Sudahlah ayah. Yang terpenting ayah tidak boleh mengatakannya kepada mereka berdua. Ayah bisa menjaga rahasia kita ini kan. Ini sudah aku anggap sebagai rahasia kita berdua. Ayah paham." Jawab Young Soon.


"Baiklah. Ayah akan merahasiakan semua ini. Tapi, ayah akan menunggu semua kebongkaran itu." Ucap kembali ayahnya.


"Aman ayahku sayang. Kalau begitu, ayah bisa kembali ke ruang kerja ayah. Dan ayah yang memberitahukan rahasia kita, dan dengarkan laranganku kan."


"Jangan meminum teh buatan Min Hwa maupun buatan Min Soo. Dan ayah katakan saja kalau ayah diabetes, dan tidak mau meminum teh, hanya mau meminum buatanku. Ayah mengerti kan." Ucap Young Soon.


"Paham sayang. Kalau begitu, ayah pergi dulu, dan jangan diri kamu dengan baik." Jawab ayahnya sambil mengelus rambut Young Soon, dan langsung pergi dari kamar Young Soon.


Setelah ayahnya keluar dari kamar Young Soon. Di dalam kamar Young Soon. "Aku,