
Young Soon pun meletakkan ponselnya di atas meja kembali, dan saat ia mengobrol lewat ponselnya tadi. Ia memasang speaker, agar bos Zax dan Tyger Carl bisa mendengarnya.
"Jadi besok mereka akan mengumpulkan semuanya di sana. Dan dia meminta uang sedikit itu." Ucap bos Zax.
"Kalau begitu, kita harus membuat rencana untuk besok. Agar mereka bisa lumpuh, dan tidak melakukan apapun di besok hari." Sambil memegang dagunya, dengan tangan kanannya.
"Sebenarnya aku bisa mengurus semua itu. Tapi karena aku ingin dekat dengan kesayanganku. Aku harus berpura pura lemah didekatnya." Ucap batin Tyger Carl, sambil tersenyum misterius, di belakang badan Young Soon.
Keesokan malamnya. Dimana Young Soon dan Tyger Carl sudah bersiap siap untuk pergi ke lokasi bersama.
Di perjalanan, "kalian sudah menyiapkan semuanya kan?." Tanya bos Zax lewat airphonenya.
"Semuanya sudah aman bos. Kami akan berhati hati," jawab Young Soon.
"Baiklah. Kalau begitu, hati hatilah, dan jangan sampai kalian terluka," ucap bos Zax.
Young Soon tidak sadar, kalau dari tadi ia ditatap oleh Tyger Carl yang ada disampingnya. Young Soon pun baru sadar, saat ia menatap Tyger Carl.
"Jangan matamu itu," sedikit tegas Young Soon, langsung melipat kedua tangannya, dan dengan dinginnya.
"Bagaimana aku bisa menjaga mataku, saat aku melihat ada wanita yang begitu indah dimataku." Sahut Tyger Carl kembali tersenyum miring.
"Benar benar pria yang aneh," ucap batin Young Soon, sambil memiringkan bibirnya, dan mengabaikan kata manis Tyger Carl.
Tiba tiba saja Tyger Carl memegang paha Young Soon, dan dengan sigap, Young Soon mengeluarkan pistolnya, dan menyondongkannya ke kepala Tyger Carl.
"Hei, jaga tanganmu itu. Atau aku tidak akan bisa memastikan tanganmu ada besok hari!." Tegas Young Soon, menatapnya dengan tatapan mengerikan.
Anak buah Tyger Carl yang mengendarai mobil tersebut, langsung menggertak Young Soon. "Hei, jangan berani beraninya kau melukai bos ku." Tegas anak buah Tyger Carl.
"Kau diamlah. Jangan coba menggertak pacarku, dan kembalilah fokus menyetir!." Tegas Tyger Carl kepada anak buahnya.
"Tapi tuan,"
"Tidak ada tapi tapian. Fokuslah ke menyetir. Jangan ikut campur urusan saya dengan pacar saya." Tegas Tyger Carl kembali.
"Baiklah bos," menurut, dan kembali fokus menyetir.
Tyger Carl pun kembali fokus menatap wajah Young Soon, "maafkan aku sayang, karena aku sudah membuatmu marah. Jadi, turunkan senjata cantikmu itu." Menenangkan Young Soon yang emosi, dan Young Soon langsung menurunkan pistolnya, dan kembali meletakannya di kantung celananya.
"Lain kali jangan bertindak semena mena. Aku tidak suka itu." Ucap Young Soon kembali melipat kedua tangannya, dan fokus ke depan.
Tyger Carl pun kembali tersenyum, "wanita yang benar benar ganas. Aku suka dirinya yang seperti ini. Ganas dan tajam." Ucap batin Tyger Carl terus tersenyum, sambil melirik wajahnya yang dingin dan cuek.
Sesampai gedung terbengkalai tersebut. Ternyata sudah banyak orang yang berdiri di luar pagar gedung terbengkalai tersebut. "Banyak banget orang orang di sana." Ucap Young Soon melihatnya.
"Mereka juga sudah membawa koper dan tas besar. Mungkin itu uang yang diminta oleh bos gila itu," ujarnya kembali, sedikit kesal.
Mobil merekapun berhenti, dan mereka bersiap siap mengenakan pakaian biasa saja, dan menyembunyikan pistol dibelakang sepatu mereka, dengan diselipkan dicelana mereka berdua.
"Kau sudah siap Young Soon." Memastikan Tyger Carl.
"Tentu saja aku sudah siap. Mari kita turun," jawab Young Soon.
"Kalian laksanakan seperti apa yang saya katakan. Kalian paham kan." Ucap Tyger Carl kepada anak buahnya lewat ponsel.
"Siap bos," jawab mereka bersamaan.
Setelah Young Soon dan Tyger Carl turun. Mobil Tyger Carl pun langsung pergi, sesuai rencana bos Zax. Young Soon dan Tyger Carl ke sisi yang lebih gelap, dan sepi, dan sedikit jauh dari orang orang tersebut.
Pintu pun terbuka, dan sudah ada dua pengawal yang menjaga di dalam gerbang tersebut. Semua orang di minta untuk masuk, dan semua orang yang ada di luar, langsung masuk ke dalam, dan diikuti oleh dua pengawal lainnya dari belakang.
Young Soon dan Tyger Carl bersembunyi dibalik dinding, yang tidak terlihat oleh mereka pengawal bos pencuri tersebut.
Setelah semua masuk ke dalam gedung terbengkalai tersebut. Gerbang pun kembali ditutup, dan ada yang berjaga di luar gedung tersebut.
Young Soon dan Tyger Carl saling bertatapan dan menganggukkan kepalanya, kalau sudah bersiap. Saat dua pengawal tersebut lengah, Young Soon dan Tyger Carl langsung menutup mulut mereka dengan sebuah kain, dan langsung berdiri dihadapan dua pengawal tersebut.
Dengan sigap. Young Soon mengeluarkan kekuatannya, dan hanya dalam 10 detik. Dua pengawal tersebut tewas, dengan tangannya sendiri.
"Sungguh wanita yang hebat," puji batin Young Soon, dan yang berjaga di dalam gerbang tersebut, langsung keluar, karena mendengar suara berkelahi dari dalam.
Dan merekapun langsung berkelahi kembali. Young Soon pun kembali memukul mereka berdua dengan kakinya. Dan dua pengawal tersebut terlempar jauh, dan mati di tempat.
Young Soon menghela nafas panjang, dan mereka berdua langsung masuk ke dalam gedung terbengkalai tersebut.
Mereka kembali bersembunyi di balik pohon besar, karena mereka melihat ada 5 pengawal, sedang berjalan mengawasi gedung terbengkalai tersebut. Dan banyak orang orang yang sudah masuk ke dalamnya.
"Bagaimana ini, mereka sangat banyak. Sebenarnya aku bisa mengatasi mereka semua sendiri. Tapi kita harus mengikuti perintahnya bos Zax." Ucap Young Soon dengan pelan.
"Sesuaikan saja dengan rencanamu bagaimana sayang. Aku lebih baik mengikuti rencanamu saja, asalkan semua berjalan dengan baik." Sahut Tyger Carl dengan pelan juga.
"Kau lihat satu pengawal itu. Dia berjaga hanya di dekat pintu itu saja, dan empat lainnya, berkeliling di sekitar gedung terbengkalai itu."
"Saat pengawal empat itu berjalan ke belakang gedung terbengkalai. Kau langsung keluar dan habisi pengawal yang ada di depan pintu gedung terbengkalai itu. Dan saat pengawal yang empat itu berjalan ke depan. Disitulah kau berdiri dibelakang pengawal yang mati itu. Seolah olah dia masih hidup, dan saat mereka menyadarinya."
"Lalu menghampirimu. Disitulah kau mulai menghabisi mereka semua, dan itulah kesempatanku untuk masuk ke dalam gedung itu, yang semua orang yang butuh bantuan ada di dalam. Kau paham kan." Memiliki ide Young Soon dan menjelaskannya secara detail.
"Bagus juga rencanamu sayang. Kalau begitu, mari kita lakukan dengan sebaik mungkin." Tersenyum miring Tyger Carl.
Saat empat pengawal tersebut berjalan ke belakang gedung tersebut. Disitulah Tyger Carl mulai