Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 125: Menolong Berujung Menang



"Hei kau. Kenapa diam saja Tyger Carl. Si mafia yang paling kejam?." Tanya Young Soon kembali, sambil merapikan lengan pakaiannya.


Tyger Carl langsung turun dari motornya. "Aku ingin mengajakmu balapan motor. Bagaimana." Jawab Tyger Carl, sambil menaikkan alisnya.


"What, balapan. Apa hadiahnya." Tanya Young Soon kembali.


"Hadiahnya aku, hahahahah. Bukan, bukan. Hadiahnya semua motor yang dinaiki oleh pengawal saya di sini. Dan kalau kamu yang kalah, kamu harus bekerja denganku, menjadi tangan kananku. Bagaimana sayang." Jawab Tyger Carl, sambil menaikkan alisnya.


Young Soon melihat motor yang ada di belakang Tyger Carl, yang sedang di naiki oleh pengawalnya. "Banyak juga motor yang dikendarai oleh pengawalnya. Berkisar 10 motor tuh. Lumayan kan kalau aku punya motor sebanyak itu. Mana mahal lagi tuh. Terima aja deh, kan kalau aku kalah, hanya jadi tangan kanannya saja. Dan pasti di bayar mahal tuh. Lumayan juga." Ucap batin Young Soon tersenyum tipis.


"Siapa takut, kalau begitu, mari kita balapan." Jawab Young Soon.


"Baiklah, kalau begitu, mari kita ke garis start. Dan siapa yang bisa kembali lagi ke garis ini. Akan aku berikan semua motor pengawalku ini." Ucap Tyger Carl tersenyum miring, dan mereka langsung menuju garis start.


"Apa sudah siap." Tanya pengawal Tyger Carl, sambil mengibarkan bendera kecil, yang ia pegang, untuk balapan tersebut.


Young Soon dan Tyger Carl menganggukkan kepalanya bersamaan. Menandakan sudah siap.


Young Soon merapikan sarung tangannya, dan sudah mengenakan helmnya. "Kalau begitu, kita mulai dari satu, dua, ti, tiga." Bendera langsung di kibarkan. Dan mereka menggas motornya, dengan kecepatan tinggi.


"Dikesempatan ini, aku harus mengeluarkan kekuatanku." Ucap batin Young Soon, tersenyum tipis.


"Semoga saja bisa deh, karena ini bukan motorku. Tapi motor Devian. Aku harus mengalahkan pria itu." Ucapnya kembali, langsung fokus dengan motornya.


Tiba tiba saja Tyger Carl muncul disampingnya. Setelah ketinggalan dari Young Soon di belakang. "Halo baby, jangan lambat begitu dong. Ayo kalahkan aku. Kalau begitu, aku duluan sayang." Mengejek Young Soon, dan Tyger Carl meninggalkan Young Soon dan Young tertinggal di belakang.


"Sial, pria itu mau mengalahkanku. Aku harus mengejarnya." Ucap batin Young Soon kesal, hingga urat tangannya terlihat. Kekuatannya pun keluar, dan ia langsung menggas motornya dengan kecepatan tinggi.


Tiba tiba saja, saat Young Soon sedang fokus. Ia melihat ada seorang nenek nenek yang mau menyebrang. Sontak Young Soon mengerem motornya secara mendadak.


Dan ia berhenti, tepat dihadapan nenek tersebut. "Sitt," bunyi gesekan ban motornya.


Young Soon pun langsung membuka helmnya, untuk melihat kondisi nenek tersebut. Dan ia pun menghampirinya. "Nenek baik baik saja nek?." Tanya Young Soon, sambil menatap wajah nenek tersebut.


Nenek tersebut langsung menatapnya." Nenek tidak apa apa cu. Kamu mau ke mana, kelihatannya terburu buru?." Jawab nenek tersebut, sekaligus bertanya.


"Saya ada urusan mendadak nek, jadinya harus buru buru. Mari saya bantu nek." Jawab Young Soon, langsung menuntun nenek tersebut, ke sisi jalan yang ada di depannya.


Disisi lain. Tyger Carl memberhentikan motornya. Dan melihat ke belakang, untuk melihat Young Soon. "Wah, dia sangat baik banget. Aku kira dia tidak akan memperdulikan orang orang yang ada di sekitarnya. Tidak hanya wajahnya yang cantik, tapi hatinya juga cantik. Pantas saja aku terobsesi dengannya." Ucap batin Tyger Carl tersenyum tipis, dan menunggu Young Soon lewat.


"Sama sama nek, kalau begitu, saya pergi dulu." Ikut tersenyum Young Soon, dan kembali ke motornya, dan langsung mengendarainya.


Di jalan. Ia melihat Tyger Carl berhenti, dan Young Soon ikut berhenti disampingnya. "Kenapa kau berhenti?." Tanya Young Soon, sambil menaikkan alisnya.


"Aku menunggumu sayang. Mana mungkin aku meninggalkan kesayangku ini, yang sedang membantu orang yang kesusahan. Kalau begitu, mari kita mulai kembali." Jawab Tyger Carl, kembali tersenyum kepadanya.


Young Soon pun langsung menggas motornya kembali, dan meninggalkan Tyger Carl. "Benar benar menggemaskan." Tersenyum kembali, dan menyusul Young Soon dari belakang.


Setelah beberapa jam. Akhirnya Young Soon duluan yang sampai di garis finish. Dan ia langsung membuka helmnya. "Yes, aku menang." Bahagia Young Soon, sambil menaikkan kedua tangannya ke atas.


Tyger Carl datang terakhir, dan langsung berhenti disampingnya, lalu membuka helmnya juga. "Bagaimana bos mafia. Aku menang kali ini. Jadi jangan meremehkanku." Tersenyum Young Soon, sambil melipat kedua tangannya.


Tyger Carl pun turun dari motornya dan menghampiri Young Soon. "Kau benar benar wanita yang berbeda ya. Aku heran dengan kekuatan otot yang kau miliki. Dari mana kamu belajar seperti itu. Sampai sampai bisa menghabiskan pengawalku?." Tanya Tyger Carl, sambil menaikkan alisnya kembali.


Sontak Young Soon terdiam. "Ehm, soal itu. Aku berlatih setiap hari tentunya. Mana mungkin aku mempunyai kekuatan aneh. Kau jangan menanyakan hal yang tidak masuk akal deh." Jawab Young Soon.


"Kalau begitu, kalian antar saja langsung ke rumahku. Jangan mengingkari janji. Kamu mengerti." Bisik Young Soon ditelinga Tyger Carl.


"Baik sayang, kau benar benar membuatku senang. Kalau begitu, kalian, antarkan semua motor yang kalian bawa ini, ke rumah kesayangku ini. Jangan sampai ada yang terlewatkan. Saat pulang nanti, kalian jalan kaki. Tidak ada komentar, dan cepat ikuti dia." Perintah Tyger Carl.


"Baik bos." Jawab semua pengawalnya, langsung naik ke motornya masing masing.


"Terima kasih banyak Tyger Carl. Atas semua hadiahnya. Lain kali, berikan yang lebih banyak. Bay." Bahagia Young Soon, kembali mengenakan helmnya, dan langsung pergi dari tempat tersebut, dan di belakangnya sudah banyak pengawal pengawal Tyger Carl.


Di perjalanan. "Aku seperti di jaga anak buah ku. Seperti merasa, aku ini bos besar. Hahahah, enak juga ya kalau jadi pacar Tyger Carl. Boleh juga deh, aku jadi pacarnya." Ucap batin Young Soon sangat bahagia, dan di sepanjang jalan, terus tersenyum.


Sesampainya di rumah. Young Soon pun berhenti di depan garasi nya. Dan ia langsung turun dari motornya. "Kalian masukkan ke dalam semua garasi ini, dan jangan sampai ada yang terlewatkan. Atau aku akan memberitahukannya kepada bos kalian itu." Perintah Young Soon, sambil menunjuk garasi nya.


"Baik," jawab mereka bersamaan, dan langsung memasukkan motor satu per satu ke dalam garasi tersebut.


Setelah memasukkan semua motornya ke dalam garasi. Semua pengawal langsung keluar dari garasi. "Apa semua sudah beres di dalam?." Tanya Young Soon kembali, untuk memastikannya.


"Semua sudah aman. Apa kami bisa pergi sekarang." Jawab mereka semua, sekaligus bertanya.


"Boleh, boleh. Kalau begitu, kalian pergi sana, jangan menggangguku di sini." Jawab Young Soon, langsung mengusir mereka. Dan semua pengawal Tyger Carl, pergi dari tempat tersebut.


Tiba tiba saja