
Sesampai restoran. Mereka berdua langsung turun dari mobil, dan masuk kedalam Restoran dengan Young Soon menggandeng tangan Bae.
Di dalam cafe. Ia langsung duduk dan Bae duduk di sampingnya. "Malas banget aku tatapan sama orang gila ini." Ucap batin Young Soon merasa jijik sendiri dengan aktingnya.
"Pesanlah yang kamu mau sayang. Biar aku yang membayarnya." Ucap Bae.
"Eh, aku tidak jadi deh sayang. Soalnya tiba tiba aku ada urusan yang baru aku ingat. Maaf banget ya sayang." Jawab Young Soon memainkan kembali dramanya, untuk mempermalukan Bae.
"Kenapa kamu begitu sih sayang. Kamu jangan bikin aku malu deh, mau ditaruh dimana muka aku ini." Malu Bae dengan sikap Young Soon.
"Kamu kan tidak telanjang, ngapain harus malu. Yuk pulang." Ucap Young Soon langsung keluar duluan dan meninggalkan Bae.
"Anda mau pesan apa kak?." Tanya pelayan tersebut, yang sudah berada di sampingnya.
"Eh, maaf ya mbak. Ada kesalahan, saya tidak jadi beli." Jawab Bae langsung keluar dari Restoran dengan menutupi wajahnya.
Saat Bae keluar, ia tidak melihat Young Soon, ia pun langsung menghubunginya. Padahal Young Soon bersembunyi di bagasi mobilnya, dan ia sudah mematikan daya ponselnya. "Aku akan mengikuti mu, dan kemana kau akan pergi." Ucap batin Young Soon tenang.
"Sial, dia kemana lagi. Sudahlah, lagian dia tidak penting bagiku. Lebih baik aku menghubungi Min Hwa saya." Ucapnya langsung menghubungi Min Hwa.
Tersambung. "Halo sayang. Kamu dimana?." Tanya Bae langsung.
"Aku lagi jalan jalan nih, setelah mengantarkan pakaian wanita aneh mu itu." Jawab Min Hwa.
"Apa kita bisa bertemu di tempat biasanya sayang. Di hotel kesayangan kita." Ucap Bae manja.
"Dia entah pergi kemana. Dia memang sudah gila, seperti yang kamu katakan sayang. Sudahlah, itu tidak penting, karena yang terpenting kita jumpa di Hotel sekarang. Dah sayang, love you." Jawab Bae langsung mematikan ponselnya.
"Young soon sudah pergi, dan aku bisa bermain kuda kudaan dengan Min Hwa ku sayang." Ucap Bae langsung masuk kedalam mobilnya dan menggas mobilnya.
"Ck, dasar bodoh. Kau kira aku masih seperti dulu. Tidak akan ku biarkan kalian berbahagia, diatas penderitaanku dulu." Ucap batin Young Soon sabar.
Bae pun langsung menuju hotel biasanya, dimana ia selalu bermain kuda kudaan dengan Min Hwa.
Sesampai hotel, ia pun langsung turun dari mobilnya, dan langsung masuk kedalam hotel tersebut. Disisi lain, Young Soon mengintip dari dalam, dan sudah tidak ada Bae.
Ia pun langsung membuka bagasi belakang, dan keluar dari bagasi tersebut. "Engap banget mobilnya. Inilah kalau mobil murahan, harga 500JT doang. Murahan." Ucap Young Soon merapikan pakaiannya, dan langsung masuk kedalam Hotel tersebut dengan mengendap endap.
Saat Young Soon mau menyusul Bae. Tiba tiba ia dipanggil oleh staf Hotel tersebut. "Permisi kak. Anda sedang apa ya?." Tanya staf tersebut kepada Young Soon.
Sontak Young Soon langsung berbalik badan, dan langsung menghampiri staf tersebut. "Saya mau mengikuti calon suami saya. Sepertinya dia selingkuh. Kamu harus mempercayai saya. Apa saya boleh masuk kesana." Jawabnya sekaligus bertanya.
"Ouh, ok kak. Semoga berhasil membasmi pelakor jahanam nya. Heheheh." Menyemangati Young Soon.
"Aman, dan jangan bilang siapa siapa, kalau saya mempergoki seorang pria yang mau berselingkuh. Ini rahasia kita berdua, dan ini untuk uang tutup mulutnya." Ucap Young Soon langsung memberikan 10 JT, dan langsung mengejar Bae.
"Astaga,