Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 137: Pemakaman



Di dalam kamar Young Soon. Young Soon pun langsung mengganti pakaiannya, dan memulai merias dirinya kembali.


Selesai bersiap siap. Young Soon langsung keluar dari kamarnya, dan menuju garasi. Untuk mengambil motor baru.


Di dalam garasi, Young Soon kembali memilih motor apa yang akan ia kendarai, menuju lokasi bos Zax.


Saat ia sedang memilih. Tiba tiba saja ponselnya berdering, dan itu adalah panggilan dari bos Zax. Young Soon pun langsung mengangkatnya.


"Halo bos, ada apa?" tanyanya.


"Apa kau baik baik saja. Dimana kau sekarang?" tanya balik bos Zax.


"Aku sudah baik baik kok bos Zax. Bos Zas tahu dari mana, kalau aku sedang tidak baik baik saja?" jawabnya sekaligus bertanya.


"Saya tahu dari pacar mu itu." Jawab bos Zax.


"Pacar, siapa," tanyanya.


"Siapa lagi kalau bukan Tyger Carl. Kan dia pacarmu bukan." Jawab bos Zax sambil tersenyum tipis.


"Hahahah, sudahlah bos Zax. Kalau begitu, sudah dulu ya. Mau memilih motor dulu, dan aku akan berangkat ke sana." Tertawa tipis, dan langsung mematikan ponselnya.


"Kenapa bos Zax bisa tahu. Oh ya, waktu itu kan, di lokasi bos Zax. Tyger terus memanggilku dengan sebutan sayang. Menjijikkan." Jijik Young Soon, dan sudah memilih motor yang akan ia kenakan. Motor tersebut berwarna merah gelap.


Young Soon mengenakan helmnya, dan langsung mengeluarkan motornya dari garasi, dan pergi.


Di perjalanan, "aku ingin ke pemakaman Devian. Ini semua karena dia berusaha menolongku. Jadinya dia meninggal. Sial, sial." Tegas Young Soon, sambil menggas motornya dengan kecepatan tinggi.


"Baru saja mempunyai bodyguard. Malah sudah tidak ada lagi. Kasihan Devian, padahal dia kan masih memiliki hal yang ia inginkan, dan belum terwujudkan. Maafkan aku Devian." Mengerutkan keningnya.


Sesampai lokasi bos Zax. Young Soon pun langsung turun dari motornya, dan masuk ke dalam.


"Halo bos," sapanya langsung duduk di sofa, dan bos Zax sedang meminum kopi dengan santai.


"Halo juga Young Soon. Apa kau tidak datang ke pemakaman Devian?" tanya bos Zax, sambil meminum kembali.


"Aku akan datang nanti kok bos. Jadi bos tenang saja, tidak perlu dipikirkan. Semua aman." Jawab Young Soon sambil tersenyum tipis.


Bos Zax mengambil ponselnya, dan mengirimkan gaji untuk Young Soon. "Gajimu sudah aku kirim ya Young Soon. Itu cukup kan?" tanya bos Zax, kembali meletakkan ponselnya.


Young Soon mengambil ponselnya, dan melihat rekeningnya. "Wow, ini benar benar banyak. 90 milyar, benar benar hebat. Aku suka ini. Terima kasih banyak bos Zax, aku menyayangimu." Bahagia Young Soon, sambil memeluk ponselnya.


"Sudahlah, itu hanya nilai yang sedikit. Berikutnya kita ada misi lainnya." Ucap bos Zax kepadanya.


"Misi apa itu bos?" tanya Young Soon yang penasaran, dan mengambil rokok yang ada di meja bos Zax, dan langsung mematiknya, lalu menghisapnya.


Young Soon pun kembali duduk, sambil menghisap rokok tersebut. "Misi kita selanjutnya, adalah menangkap seorang wanita yang ternyata adalah pembunuh pria." Jawab bos Zax.


"What, pembunuh pria. Yang benar saja. Kenapa dia membunuh pria?" tanya Young Soon.


Young Soon pun mengambil berkas tersebut, dan langsung melihatnya. "Wah, sungguh hebat dia. Dia bisa menangkap pria dan membunuhnya dengan gampang. Dan disini tertera, dia menbunuh pria tersebut, dengan mengajaknya ke sebuah hotel, lalu diberikan minuman tidur. Setelah itu, dia mengikat pria tersebut, lalu menusuknya, dan mulai membunuhnya. Sungguh wanita yang hebat." Tersenyum Young Soon.


"Dia cocok kita jadikan agen rahasia nih bos. Kan dia wanita yang hebat, dan gampang membasmi pria. Tentu dia gampang membasmi para penjahat yang ada." Mempunyai ide.


"Jangan mengada-ngada. Kalau aku mau, aku tidak akan menyuruhmu. Masalahnya, dia pernah menewaskan seorang anak kecil buta. Itu saja, dan setelah itu, dia semakin ingin menghabisi orang yang menghalangi jalannya, dan pekerjaannya." Jawab bos Zax dengan tegas.


"Anak kecil buta. Kurang jahat tuh wanita gila. Gila ya dia, sampai sampai membunuh orang yang tidak bersalah." Marah Young, sambil mengepalkan tangannya, dan melemparkan puntung rokok ke bawah.


"Sabarlah. Maka sebab itu, kau dan Tyger Carl harus menangkapnya." Ujar bos Zax.


"Tidak perlu ajak dia. Aku bisa sendiri menanganinya." Tegas Young Soon.


"Bagaimana kau bisa melakukan ini semua sendiri. Sedangkan kau wanita, dan yang ia incar adalah pria. Tentu kita bisa menggunakan Tyger Carl sebagai umpan. Kau harus mengajak Tyger Carl, karena kau adalah pacarnya. Kalau aku yang mengajaknya, mungkin dia akan menolaknya."


"Kau harus lakukan ini semua. Demi apa, demi uang. Kau tidak mau uang?" tanya bos Zax, kembali menaikkan alisnya.


"Tentu saja aku mau bos. Baiklah, nanti aku akan membujuk Tyger Carl, agar dia mau melakukan misi ini. Semoga saja dia menerimanya." Jawab Young Soon.


"Kalau begitu, aku pergi dulu ya bos. Ada hal yang mau aku urus." Langsung berdiri.


"Ouh ya bos. Kapan misi ini akan dimulai?" tanya Young Soon mengingatnya.


"Masih lama sih, sekitaran 3 minggu lagi. Jadi kau bisa tenang dulu." Jawab bos Zax.


"Baiklah. Kalau begitu, aku duluan." Melambaikan tangannya, dan langsung keluar dari lokasi bos Zax, dan mengendari motornya.


Saat di perjalanan. Young Soon melihat ada toko bunga, dan ia pun berhenti, untuk membelikan bunga untuk Devian.


"Aku akan membelikan bunga untuk Devian. Dia pasti akan suka." Melihat bunga bunga yang ada, dan menghirupnya.


"Berapa bucket bunga mawar putih ini?" tanya Young Soon kepada si penjual.


"Harganya hanya 100 ribu saja. Bagaimana." Jawab si penjual.


"Yaudah, saya mau yang ini, dan ini uang cash nya." Langsung memberikan uang tersebut.


"Terima kasih banyak kak," tersenyum, dan Young Soon membalas senyum tersebut.


Young Soon pun langsung pergi, menuju pemakaman Devian. Di perjalanan, tiba tiba saja ia melihat ada seorang wanita yang sedang digoda oleh dua orang pria.


Young Soon menuju mereka, dan berhenti tepat dihadapan mereka. Young Soon membuka helmnya, lalu menghampiri mereka bertiga.


"Eh, dia kan wanita yang ada difoto itu. Tidak salah lagi, dan dia sengaja menunjukkan body nya, untuk mengelabui para pria itu. Dan setelah ia mendapatkannya, ia akan langsung membunuh pria ini." Ucap batin Young Soon.


"Hei, kenapa kalian mengganggu wanita. Ada hal apa?" tanya Young Soon, sambil menaikkan alisnya.


"Hei kau, jangan ikut campur dengan kami. Kami ingin bermain sedikit saja dengannya. Apa urusannya denganmu?" tegas dua pria tersebut.