Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 100: Perkelahian



Sontak Young Soon langsung menatapnya. "Apa kalian benar benar sudah mengecek mereka, bahwa mereka sudah tertidur semuanya?." Tanya Young Soon untuk memastikannya.


"Semuanya aman bos, aman terkendali." Jawab semua wanita penghibur tersebut.


"Dan ini kartu ATM mereka semua, sesuai yang kau inginkan." Ucap kembali mereka langsung memberikannya kepada Young Soon.


Dan Young Soon langsung mengambilnya. "Kalian memang hebat, dan tidak sia sia aku menyewa kalian. Kalau begitu, ini untuk kalian, dan didalam kartu itu, sudah ada uang banyak, dan pas untuk membayar kalian." Ucap Young Soon langsung memberikan 1 kartu kepada salah satu kedua wanita penghibur tersebut.


"Kalau begitu, kalian bisa pergi sekarang. Dan jangan katakan apapun kepada siapapun. Kalian bisa pergi." Perintah Young Soon.


"Baik, kalau begitu kami pergi dulu." Ucap wanita penghibur tersebut, langsung pergi bersama yang lainnya, dengan mobil yang sudah disiapkan oleh madamnya.


Setelah mereka pergi," kalau begitu, mari kita langsung berikan minyak ini di sekitar rumah Vinson ini." Ujar Young Soon, langsung menyiram minyak bakar tersebut di sekeliling rumah bos Vinson, bersama Devian.


Setelah menyiram semua minyak di semua rumah bos Vinson. Young Soon dan Devian langsung berdiri di depan rumah bos Vinson.


"Selamat tinggal bos kaya, dan nikmatilah akhirmu disana." Tersenyum Young Soon, langsung mengeluarkan korek apinya, dan langsung melemparkannya, ke rumah bos Vinson, yang sudah disirami oleh minyak bakar.


Sontak api tersebut langsung merangsang ke rumah bos Vinson, dan langsung menyebar mengikuti minyak tersebut.


"Misi selesai, dan kita akan mendapatkan uang secepatnya." Bahagia Young Soon, sambil mengeluarkan rokoknya, dan langsung menyalakannya.


Young Soon langsung mengisap rokok tersebut dan menghembuskan asap asap tersebut. "Mari kita pergi." Ucap Young Soon langsung berbalik badan, dan membelakangi rumah bos Vinson, bersama dengan Devian.


Young Soon dan Devian langsung berjalan menuju mobilnya. Saat mau masuk kedalam mobilnya, tiba tiba saja ada yang teriak dari kejauhan. Dan sontak Young Soon, Devian langsung melihat ke arah sumber suara tersebut.


Sontak Young Soon langsung menjatuhkan rokoknya, dan menginjaknya. "Kenapa kalian masih hidup, dan banyak banget malahan?." Tanya Young Soon sedikit kaget.


"Kami memang ditugaskan bos Vinson untuk mengawasi kalian, dan ternyata dugaan kami memang benar. Kalian memang pengkhianat, dan bos Vinson sudah mempercayai kalian. Tapi kalian malah mengkhianatinya. Aku tidak akan membiarkan kalian hidup di dunia ini." Jawab salah satu pengawal tersebut.


"Benar itu, benar." Ucap pengawal lainnya, dan mereka berjumlah 10 orang.


"Baiklah kalau kalian cari gara gara denganku. Mari kita mulai." Ucap Young Soon langsung menunjukkan tangannya, bagaikan pemain pencak silat.


Merekapun langsung berkelahi bersama, dan Young Soon bersama Devian, melawan pengawal pengawal tersebut.


"Hyah, hyah, hyah," ucap Young Soon langsung memukul perut pengawal tersebut, dengan kakinya, dan pengawal tersebut langsung terlempar cukup jauh.


Dan begitu juga dengan Devian, yang langsung mengeluarkan pistolnya, dan langsung menembaki pengawal pengawal tersebut dengan pistol yang ia miliki.


Dan pada saat Young Soon mau mengeluarkan pistolnya juga. Tiba tiba saja, ada salah satu pengawal yang langsung menusuk bagian tangan kirinya.


Sontak Young Soon langsung kaget dan menatap wajah pria tersebut. "Dasar kau berengsek." Teriak Young Soon langsung menembak pengawal tersebut sampai habis.


"Auh, luka ini benar benar menyusahkan." Ucap Young Soon mau berkelahi kembali dengan pengawal tersebut.


Tapi, saat Young Soon mau memukul bagian perut pengawal tersebut. Tiba tiba saja