Come Back To Life And Have Power

Come Back To Life And Have Power
Episode 12: Gaun



Setelah Young Soon bersiap siap dan kakak tirinya pun sudah rapi. Merekapun langsung pergi dengan kendaraannya masing masing.


Min Hwa yang menaiki mobil bersama supirnya. Sedangkan Young Soon di belakangnya mengendarai motornya.


Sesampai mall. Young Soon langsung membuka helmnya dan Min Hwa langsung turun dari mobilnya. "Mari Young Soon." Ucap Min Hwa.


"Baiklah." Jawab Young Soon dan mereka berdua langsung masuk ke dalam mall.


Di dalam mall. "Nanti bantu pilihkan kakak gaun yang cocok denganku ya." Ucap Min Hwa tersenyum kepadanya.


"Ya." Jawabnya sambil membalikkan bola matanya.


Sesampai toko gaun. Mereka langsung masuk ke dalam dan mereka berdua langsung dilayani oleh karyawan toko tersebut.


"Mau cari apa kak, apa bisa kami bantu?." Tanya karyawan tersebut.


"Saya mau cari gaun ulang tahun yang paling bagus, pokoknya yang paling bagus di toko ini." Jawab Min Hwa dengan bahagia.


Young Soon langsung duduk dikursinya dan menyilang kakinya. Sedangkan Min Hwa asik memilih gaun yang indah.


"Apa kau tidak mau memilih gaun juga Young Soon?." Tanya Min Hwa menatapnya.


"Tidak perlu, aku bisa membelinya sendiri dan tidak usah peduli. Yang terpenting kakak sudah beli gaun yang indah." Jawabnya tanpa ekspresi apapun.


"Baiklah." Ucap Min Hwa kembali fokus memilih gaun ulang tahunnya.


"Waktu masa lalu, dimana hari ulang tahun kakak tiriku. Aku tidak pernah diajak untuk memilih gaun ulang tahunnya. Tapi kenapa, sekarang malah diajak. Apa waktu akan berubah, aku harus menyiapkan diriku di masa yang akan datang." Ucap batin Young Soon sambil melihat gaun gaun tersebut.


"Saya mau ini mba, apa saya boleh mencobanya?." Tanya Min Hwa mau mencoba gaun tersebut.


"Boleh kak, silahkan diganti di ruang ganti." Jawab karyawan tersebut dengan senyuman.


Min Hwa pun langsung mencoba gaun tersebut di ruang ganti. Disisi lain. Tiba tiba ponsel Young Soon berdering.


"Eh, siapa lagi yang menghubungiku begini." Langsung mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menghubunginya.


"Halo, siapa?." Tanya Young Soon.


"Halo Young Soon ku sayang, aku ada dimana. Ini aku Eun Ju." Jawab ternyata Eun Ju.


"Aku sedang menemani kakak ku di mall untuk membeli gaun ulang tahunnya. Ada apa emangnya?." Jawab Young Soon sekaligus bertanya.


"Tumben banget kau menemani kakak mu itu. Sebelumnya kau tidak mau menemani kakak mu, bahkan ke suatu tempat bersama kakak mu saja kau tidak mau. Aneh." Bingung Eun Ju kembali.


"Sudahlah, yang terpenting, kenapa kau menghubungiku. Apa ada sesuatu?." Tanya Young Soon.


"Sebenarnya aku mau mengajakmu ke bar. Karena ada yang mau aku katakan. Tapi kau sedang menemani kakak mu membeli gaun, jadi gak jadi deh." Jawab Eun Ju dengan nada sedih.


"What, bar. Aku akan kesana dan serlok lokasinya sekarang." Ucap Young Soon langsung bahagia mendengar kata bar.


"Tapi kakak mu." Masih tidak enakan dengan Min Hwa.


"Sudahlah, dia kan sudah besar. Mana mungkin dia masih takut dengan kesendiriannya. Aku akan kesana dan jangan banyak tanya." Langsung mematikan ponselnya.


"Aku harus kesana dan biarkan saja si muka besar itu memilih gaunnya. Dia pasti akan memanasiku nanti. Lebih baik aku ke bar deh." Ucapnya langsung keluar dari toko gaun tersebut dan langsung pergi ke lokasi bar.


Setelah Young Soon pergi meninggalkan mall. Min Hwa pun selesai mencoba gaun ulang tahunnya. "Bagaimana gaunku Young Soon." Meminta pendapat dan langsung menatapnya.


Kaget. "Eh, kemana dia.Apa dia kabur?." Bertanya tanya pada dirinya sendiri.


"Halo mba, apa mba melihat wanita yang berpakaian serba hitam, yang sedang duduk disini tadi?." Tanya Min Hwa kepada karyawan tersebut.


Langsung duduk dikursi. "Dasar gadis j*l*ng, beraninya dia meninggalkanku begini. Aku jadi ingin membunuhnya." Ucap Min Hwa sangat marah dengannya.


Disisi lain. Young Soon yang sudah sampai di lokasi bar tersebut.


Langsung masuk ke dalam bar tersebut dan langsung terlihat Eun Ju. Young Soon langsung menghampirinya.


"Hey sahabat." Panggil Young Soon langsung duduk disampingnya dan tersenyum bahagia.


"Hay juga, apa kau tidak keberatan berada disini?." Tanya Eun Ju menatapnya.


"Aku tidak keberatan sama sekali dan aku sangat bahagia. Baru kemarin itu aku ke bar dan ini adalah yang kedua, dan aku suka itu." Jawab Young Soon tidak keberatan sedikitpun.


Langsung meminum bir yang sudah dihidangkan. "Argh, nikmatnya." Menikmati bir tersebut.


"Santai dong, datang datang, sudah langsung minum aja." Ucap Eun Ju kepadanya.


"Kenapa kau menyuruhku datang kemari?." Tanya Young Soon menatapnya.


"Aku ada pekerjaan yang cocok dengan mu?." Jawab Eun Ju.


"Pasti pekerjaan yang sangat tidak cocok untukku." Tidak percaya dengan pekerjaan yang direkomendasikan Eun Ju.


"Kali ini sangat jelas." Ucap Eun Ju.


"Apa, katakan dong." Mulai penasaran Young Soon.


"Pekerjaan sebagai penjaga hewan peliharaan." Jawab Eun Ju.


"What, astaga Eun Ju aneh, jelas jelas itu pekerjaan yang tidak ku inginkan." Tidak percaya.


"Tapi itu kan menyenangkan, bisa bertemu dengan dokter yang tampan tampan. Bagaimana sih kau." Ucap Eun Ju langsung membayangkan wajah dokter, dokter tampan.


Memeriksa kening Eun Ju. "Kenapa kau memegang keningku?." Tanya Eun Ju bingung.


"Kau tidak panas, kenapa kau gila begini." Ucap Young Soon jujur kepadanya.


"Dasar Young Soon aneh." Langsung mencubit perut Young Soon.


"Ampun, ampun Eun Ju ku sayang." Kegelian Young Soon.


"Habiskan lagi minumanmu itu." Ucap Eun Ju kembali menuangkan bir tersebut ke cangkir Young Soon.


"Asiap bos." Langsung meminum birnya kembali.


Setelah menghabiskan banyak bir. Young Soon tidak mabuk sedikitpun. "Aku baru ingat, kalau aku tidak mabuk karena memiliki kekuatan. Hampir aku kebingungan." Ucap batinnya.


Eun Ju yang sudah mabuk seperti biasanya, karena meminum banyak bir. "Anak ini selalu saja begini, aku harus mengantarnya ke rumahnya." Langsung menggendong Eun Ju yang sudah tertidur dan Young Soon tidak keberatan sama sekali, karena ia memiliki kekuatan khusus yang ada didalam dirinya.


Young Soon langsung mengantarnya ke rumahnya. Sesampai rumah Eun Ju. "Anak ini sangat merepotkan. Hem." Menghela nafasnya dan langsung memasukkan Eun Ju ke dalam rumah dan langsung meletakkan di tempat tidur.


"Beres juga anak ini, aku harus pulang. Mungkin Min Hwa dan ibu tiri itu, akan memarahiku nanti. Aku harus pulang cepat." Langsung pergi meninggalkan rumah Eun Ju dan menggas motornya dengan kecepatan tinggi.


Saat di tengah jalan. Dia dihadang lagi oleh sebuah mobil yang pernah menghadangnya kemarin lalu.


"Ck, lagi lagi mobil penggoda ini. Apa mereka tidak bosan terus menggangguku." Ucap batin Young Soon kembali fokus mengendarai motornya.


Saat Young Soon sedang fokus mengendarai motornya. Tiba tiba