
Young Soon pun ikut meliriknya. "Apa yang dia lihat, kaki ku. Dasar pria mata buaya." Ucap batin Young Soon langsung menghentakkan kedua kakinya.
Tyger Carl pun menyadarinya, kalau ia ditatap oleh Young Soon, dan ia kembali menatap wajah bos Zax. "Nah Young Soon, kau aku tugaskan untuk menyamar sebagai pembeli di toko emas itu. Dan bodyguard mu itu juga akan membantumu. Tugas bos Tyger Carl di sini, untuk menyiapkan beberapa pengawalnya, untuk membantu kita. Kau paham." Menjelaskan bos Zax kepada Young Soon.
"Baiklah bos, terserah bos saja. Aku ngikut saja." Ucap Young Soon yang sudah pasrah dengan perintah bos Zax.
"Dimana bodyguard mu itu?." Tanya bos Zax kepadanya.
"Dia ada urusan, dan aku juga tidak memberitahukannya, kalau aku akan kemari. Jadi dia tidak tahu bos." Jawab Young Soon kembali menyilangkan kakinya.
"Kalau begitu, kau bisa pulang sekarang, atau mau di sini dulu, juga boleh, untuk menemani bos Tyger." Ucap bos Zax sambil tersenyum tipis.
"Aku mau pulang saja deh bos, jadi gak betah di sini. Aku pulang dulu." Jawab Young Soon langsung keluar dari lokasi bos Zax.
"Saya juga mau pulang dulu, ada hal yang harus saya lakukan Zax." Ucap Tyger Carl juga langsung keluar dengan cepat.
"Baik bos, hati hati," langsung menundukkan badannya, dan kembali duduk.
Di luar, saat Young Soon mau masuk ke dalam mobilnya. Tiba tiba saja tangannya langsung ditarik oleh Tyger Carl dari belakang, dan Young Soon pun langsung masuk ke dalam pelukannya.
Young Soon menatapnya, dan menjauhinya langsung. "Apaan sih, dasar mes*m." Ucap Young Soon langsung.
Tyger Carl langsung memeluk pinggang Young Soon, dan mendorongnya ke pintu mobilnya. "Biarlah aku mes*m. Lagian aku bersikap seperti ini, hanya untuk kamu baby. Apa kamu tidak menyukaiku?." Tanya Tyger Carl, sambil tersenyum miring.
Young Soon memalingkan wajahnya. "Aku sama sekali tidak menyukaimu. Dan aku hanya tahu, kalau kau adalah mafia kejam di kota ini. Urus saja pekerjaan kau itu, kan kau sangat sibuk katanya. Sono urus." Jawab Young Soon sambil menyuruhnya pergi.
"Kalau aku tidak mau pergi bagaimana?." Tanya Tyger Carl kepadanya, sambil menaikkan alisnya.
"Aku akan memukulmu hingga babak belur. mau kau." Jawab Young Soon langsung mendorong Tyger Carl, dari pelukannya.
"Pukul saja kalau bisa. Lagian kamu tidak akan bisa membuatku jatuh. Dan jangan lupa untuk bayaran, karena kamu pernah menggunakanku. masa kamu lupa sih." Kembali menggoda Young Soon, dengan tersenyum tipis.
"Apa kamu mau mencobanya sekali lagi, seperti ciuman?." Tanya Tyger Carl kembali.
"Emangnya aku cewek apaan. Dasar bodoh." Ejek Young Soon langsung.
"Kamu cewek saya. Masa tidak tahu sih sayang." Jawab Tyger Carl kembali menggodanya.
"Sudahlah. Oh ya, soal motorku. Kapan selesai?." Tanya Young Soon kembali, sambil melipatkan kedua tangannya.
"Soal motor kamu, kamu tenang saja sayang. Besok pagi akan datang ke rumah, jadi jangan dipikirkan. Lebih baik kamu pikirkan saja masa depan kita yang bahagia nanti." Jawab Tyger Carl mulai mendekatinya kembali.
"Jangan mendekat, atau akan ku bunuh kau." Menatapnya dengan tatapan tajam. Tapi Tyger Carl tidak takut, dan melihat Young Soon seperti harimau kecil, yang sedang meminta pelukan.
"Benar benar menggemaskan." Ujar Tyger Carl, sambil tersenyum miring, menatap mobil Young Soon.
Young Soon pun langsung pergi dari tempat tersebut, dengan ngebut ngebutan.
Di perjalanan. "Jangan sampai deh aku menjadi pacarnya. Malas banget, benar benar meggelikan. Mana dia terus memanggilku baby lagi. Babi lah itu, banyak di hutan. Hahahah." Tertawa tipis tiba tiba, sambil menyetir.
"Sudahlah, malas aku memikirkannya lagi. Lebih baik aku berpikir soal balas dendam ini. Aku muak melihat Min Hwa dan Min Soo yang masih di rumah itu. Aku ingin mereka tidak ada di pandanganku." Ucap batin Young Soon tersenyum miring.
Sesampai rumah, Young Soon pun langsung memasukkan mobilnya ke garasi. Dan ia pun masuk ke dalam rumahnya.
Di dalam rumah, semua sudah sepi. "Sepertinya semua sudah tidur deh. Syukurlah. Ini kesempatanku, untuk mengambil sidik jari Min Soo." Tersenyum tipis Young Soon, dan masuk ke kamarnya.
Young Soon mengambil kaca tipis yang ia gunakan untuk menjiplak sidik jari. Setelah mengambilnya, ia pun langsung mengendap endap ke kamar Min Soo.
Kebetulan pintu kamar Min Soo tidak di kunci. "Aman deh, untung gak dikunci pintu kamarnya." Ucap batin Young Soon langsung masuk ke dalam secara diam diam.
Ternyata Min Soo sudah tidur. "Sudah tidur juga nenek gayung ini. Syukurlah." Ucap batinnya kembali, langsung berdiri disampingnya.
"Aku cek dulu deh, mana tahu hanya pura pura saja kan." Mengecek Min Soo, apakah sudah benar benar tidur atau belum.
Ternyata Min Soo benar benar tidur, dan Young Soon langsung meraih jari jempol Min Soo, dan menjiplaknya di kaca tipis miliknya.
"Selesai, dan dengan begini, semua akan berjalan dengan baik." Bahagia Young Soon, langsung keluar dari kamar Min Soo dengan memgendap endap kembali.
Young Soon pun langsung masuk ke dalam kamarnya, dan duduk di tempat tidurnya. "Okey, kita tinggal susun dan rencana akan berjalan dengan baik. Young Soon memang pintar deh." Bahagia, dan menyimpan sidik jari tersebut dengan baik.
Tiba tiba saja pintu bel rumahnya berdering. "Siapa lagi itu, malam malam datang ke rumahku. Coba aku cek deh." Langsung meletakkan sidik jari di tempatnya, dan langsung keluar dari kamarnya, untuk mengecek di luar rumahnya.
Saat Young Soon membukakan pintu rumahnya, ternyata tidak ada siapa siapa. "Kenapa tidak ada siapa siapa. Jadi tadi siapa yang membunyikan bel rumah. Aneh." Ucap Young Soon melihat di sekitarnya.
Dan saat Young melihat ke bawah. Tiba tiba saja ada sebuah kotak di bawahnya, tepat di atas karpet rumahnya.
Young Soon pun langsung mengambilnya. "Kotak apa ini. Siapa yang mengirimkan kotak ini. Yaudah deh, aku cek dulu." Ucapnya langsung membawa masuk kotak misterius tersebut.
"Akhirnya dia mengambilnya." Ucap seseorang.
Di dalam rumah. Young Soon pun langsung duduk di ruang tamu. Dan mengecek koyak misterius tersebut. "Apa ini isinya, kenapa harum banget baunya." Penasaran, dan langsung membuka koyak misterius tersebut.
Saat Young Soon membuka kotak misterius tersebut, ternyata di dalamnya, ada sebuah makanan yang begitu enak. Terdiri dari ayam panggang, ayam goreng, kentang goreng, dan minuman kopi cappucino.
Young Soon pun